Advertise

KABAR RASIKA

Nongkrong di Jam Sekolah, 30 Pelajar Digaruk Satpol PP

Nongkrong di Jam Sekolah, 30 Pelajar Digaruk Satpol PP

Nongkrong di Jam Sekolah, 30 Pelajar Digaruk Satpol PP

KAJEN – Sebanyak 30 pelajar di amankan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pekalongan karena kedapatan nongkrong di jam sekolah. Mereka diamankan saat bersantai di bendungan Brondong Kecamatan Kesesi (08/12/2022).

Para siswa yang sedang asyik berkerumun di bendungan Brondong tersebut dijaring Satpol PP beserta motor yang mereka gunakan. Puluhan siswa langsung diamankan untuk naik truk Satpol PP sedangkan sebagian kecil lainnya diamankan bersaa motor yang mereka kendarai untuk di giring ke kantor Satpol PP.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Pekalogan, Elyas Setiyono mengatakan dari data yang ada, 21 siswa merupakan pelajar asal Pemalang sedangkan 9 siswa berasal dari sekolah di wilayah Kota Santri. 30 siswa yang terjaring tersebut nantinya akan diberikan pembinaan dan pihak Satpol PP akan memanggil guru dan orang tua untuk selanjutnya dibuatkan berita acara dan surat pernyataan.

“Kami dalam kesempatan ini melakukan kegiatan penertiban karena ini merupakan adanya informasi banyak anak-anak pelajar yang masih mengenakan seragam namun dalam tanda petik sudah mengganggu ketertiban. Bahkan kemarin sudah ada yang kedapatan mengkonsumsi miras”, jelas Elyas.

Elyas menambahkan apabila sudah di luar jam sekolah para siswa harus sudah mengenakan pakaian yang bebas bukan sereagam sekolah. Sehingga para siswa diharapkan pulang terlebih dahulu kepada orang tua. “Terbukti penertiban hari ini banyak yang masih menggunakan seragam sekolah. (Dengan pulang terlebih dahulu) sehingga orang tua tidak khawatir apabila putra-putrinya belum pulang, padahal informasi dari sekolahan sudah tidak ada jam pelajaran”, pungkas Elyas (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

SU KIRMAN PARIPURNA 01
Sukirman Jawab Pandangan Umum DPRD, Pemkab Pekalongan Akui WDP dan Siap Benahi Tata Kelola APBD 2025
Meneer
Rp68 Miliar Cuma Pajangan! Ketua DPRD Pekalongan Bongkar Piutang yang Tak Pernah Jadi Uang
SU KIRMAN PRK
Lapak PRK Mau Diambil Alih Pemkab, Sukirman: Jual Beli Tempat Dagang Siap Disikat
Kantor Bupati 1
HEBOH! Seleksi Jabatan Pemkab Pekalongan Diterpa Isu Penjegalan, Sekda: Tidak Ada!

TERKINI

SU KIRMAN PARIPURNA 01
Sukirman Jawab Pandangan Umum DPRD, Pemkab Pekalongan Akui WDP dan Siap Benahi Tata Kelola APBD 2025
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memastikan seluruh catatan kritis yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD dalam rapat paripurna terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban...
Meneer
Rp68 Miliar Cuma Pajangan! Ketua DPRD Pekalongan Bongkar Piutang yang Tak Pernah Jadi Uang
KAJEN – Kabupaten Pekalongan tercatat memiliki piutang sekitar Rp68 miliar. Namun, besarnya angka tersebut dinilai tidak mencerminkan kondisi riil keuangan daerah karena sebagian besar piutang belum berhasil...
SU KIRMAN PRK
Lapak PRK Mau Diambil Alih Pemkab, Sukirman: Jual Beli Tempat Dagang Siap Disikat
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai bersiap menghadapi pelaksanaan Pekan Raya Kajen (PRK) yang menjadi rangkaian peringatan HUT RI ke 81 dan Hari Jadi ke 404 Kabupaten Pekalongan. Salah satu...
DPRD 3
DPRD Kabupaten Pekalongan Mulai Bedah APBD 2025, Munir: WDP Harus Jadi Alarm Perbaikan Tata Kelola
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan mulai mengawal secara ketat pertanggungjawaban penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Hal itu ditandai dengan digelarnya Rapat Paripurna...
Kantor Bupati 1
HEBOH! Seleksi Jabatan Pemkab Pekalongan Diterpa Isu Penjegalan, Sekda: Tidak Ada!
KAJEN – Proses Seleksi Secara Terbuka dan Kompetitif Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (PJPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan Tahun 2026 tengah menjadi sorotan. Sejumlah aparatur...
Muat Lebih

POPULER

SU KIRMAN PRK
Lapak PRK Mau Diambil Alih Pemkab, Sukirman: Jual Beli Tempat Dagang Siap Disikat
SPELING
RSUD Kraton Layani 102 Warga Lewat Speling di Rowoyoso, Akses Dokter Spesialis Kian Dekat
KTP 2
Masuk Radar Kejati! KTP Kibarkan Mosi Tidak Percaya, DPRD: Kami Kini Lebih Berani