Advertise

KABAR RASIKA

Kota Santri Darurat Bencana

Kota Santri Darurat Bencana

Kota Santri Darurat Bencana

TINJAU – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir dan Kapolres Pekalongan, Dony Prakoso saat melakukan tinjauan banjir bandang di Kranji Kedungwuni (21/01/2025 – dok. Bagus Rasika FM)

WIRADESA – Hujan deras mengguyur Wilayah Pekalogan terutama bagian selatan sejak senin (20/1/2025) sore hingga dini hari tadi. Akibatnya, tanah logsor serta banjir bandang terjadi sejumlah wilayah di Pekalogan.

Hujan lebat disertai angin memgguyur wilayah Pekalogan terutama wilayah selatan. Tercatat longsor dan banjir bandang parah menimpa desa Kasimpar Kecamatan Petungkriyono.

Matrial Longsor yang menutup ruas jalan mengganggu aktivitas sehari-hari warga, terutama kendaraan roda dua maupun roda empat yang tak dapat melintas.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, Kejadian ini memakan Korban sebanyak 11 orang meninggal dunia dan kemungkinan bertambah. Selain itu lebih dari tiga mobil mengalami kerusakan parah akibat terkena derasnya air bah yang disertai material longsor.

Kabar duka juga menimpa Sekdes desa Kasimpar kecamatan Petungkriyono yang meninggal karena rumah yg digunakan untuk evakuasi justru tertimbun longsor.

Saat ini wilayah Pekalogan masih terselimuti cuaca hitam pekat dan berpotensi kemungkinan akan hujan lebat masih akan terjadi.

Daerah terdampak banjir bandang di wilayah Kabupaten Pekalogan juga terjadi di desa Kranji, desa Paesan kecamatan Kedungwuni, desa Galang Pengampon kecamatan Wonopriongo, kecamatan Petungkriyono, sebagian wilayah Kecamatan Doro dan lainnya.

Di daerah desa Kranji kecamatn Kedengwuni, ada sejumlah PAM dan alat sedot air rumah tangga rusak karena kemasukan lumpur banjir bandabg. Sebagian besar warga belum bisa memberikan sisa material yg didalam rumah karena minim air bersih (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

BONGOL LAGI
Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN
RETRET
Ketua DPRD Pekalongan Ikut Kursus Kepemimpinan di Magelang, Fokus Perkuat Fungsi Pengawasan
wihaji 1
Menteri Wihaji Sidak Program MBG di Pemalang: Kualitas Disorot, Distribusi Bermasalah Langsung Disetop
WhatsApp Image 2026-04-22 at 16.58
Jalan Desa Sawangan Akhirnya Diaspal, TMMD Doro Didorong Jadi Solusi Akses dan Ekonomi

TERKINI

MUSTADJIRIN
Hardiknas 2026 di Pekalongan: Kekurangan 1.730 Guru, Krisis Tenaga Pendidik Makin Nyata
KAJEN – Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan menghadapi tekanan serius di tahun 2026. Kekurangan tenaga pendidik kian nyata, bahkan disebut berada di ambang “bangkrut” jika tidak segera ditangani...
BONGOL LAGI
Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN
KAJEN – Dugaan praktik percaloan tenaga kerja outsourcing mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial Tanto, warga Desa Kwasen, Kecamatan Kesesi,...
PDIP 2
Instruksi DPP PDIP soal Suara Terbanyak Bikin Panas Internal: Riswadi Buka-bukaan, “Ini Urusan Ruwet”
PEKALONGAN – Instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang beredar di media sosial memantik polemik serius di internal partai hingga ke daerah. Dokumen yang diunggah...
RETRET
Ketua DPRD Pekalongan Ikut Kursus Kepemimpinan di Magelang, Fokus Perkuat Fungsi Pengawasan
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas...
wihaji 1
Menteri Wihaji Sidak Program MBG di Pemalang: Kualitas Disorot, Distribusi Bermasalah Langsung Disetop
PEMALANG, 23 April 2026 — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, turun langsung ke lapangan di Kabupaten Pemalang untuk mengecek pelaksanaan program prioritas pemerintah. Fokusnya...
Muat Lebih

POPULER

keselamatan-kerja
Ganjar Sebut Kebakaran Relokasi Pasar Johar MAJT Jadi Pengingat Keselamatan Kerja
IMG-20260124-WA0009
Hujan Deras, Tiga Wilayah di Kedungwuni Terendam Banjir hingga 50 Sentimeter
wihaji 1
Menteri Wihaji Sidak Program MBG di Pemalang: Kualitas Disorot, Distribusi Bermasalah Langsung Disetop