Advertise

KABAR RASIKA

Kontes Durian Lokal di Festival Durian Doro

Kontes Durian Lokal di Festival Durian Doro

Kontes Durian Lokal di Festival Durian Doro

(Dok. Prokompim)

Kajen – Dalam rangka mendukung UMKM dan meningkatkan popularitas serta penjualan buah durian para petani durian di Kecamatan Doro, Kelompok Petani Durian Kecamatan Doro menggelar Kontes Durian Lokal yang bertempat di Kantor BPL Kecamatan Doro pada Sabtu (13/01/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Festival Durian Kecamatan Doro yang berlangsung selama dua hari yaitu 13-14 Januari 2024.

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq didampingi sang suami yang menjabat selaku Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, turut hadir dalam kegiatan tersebut untuk memberikan dukungan penuh dan apresiasinya.

Dalam pernyataannya, Bupati memuji kekompakan para petani di Kecamatan Doro yang telah bekerja sama dengan baik untuk menyelenggarakan acara tersebut. “Kegiatan hari ini adalah festival durian di Kecamatan Doro. Kegiatan ini merupakan kerjasama yang baik dan bagus dari desa-desa di Kecamatan Doro,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Fadia mengungkapkan bahwa durian Kabupaten Pekalongan merupakan kebanggaan dan telah menjadi sajian wajib bagi tamu kenegaraan yang berkunjung ke Kabupaten Pekalongan.”Saya ini adalah pecinta durian, dan setiap ada tamu yang berkunjung seperti kemarin ada Bapak Presiden, Bapak Manteri, maupun bupati daerah lainnya, kita selalu menyuguhkan durian karena Durian Kabupaten Pekalongan ini memang luar biasa,” ujarnya.

Melalui kegiatan Festival Durian, Bupati berharap durian Kabupaten Pekalongan makin dikenal luas. Ia bahkan mengusulkan pembuatan merek untuk durian asal Kabupaten Pekalongan. “Harapannya durian Kabupaten Pekalongan lebih dikenal, karena kalau sudah enak harus dikenal. Kita bisa punya nama khusus atau brand khusus sehingga brand ini bisa kita naikkan dan bisa dikenal sampai internasional,” katanya.

Sementara itu, dalam rangka mendukung wisata durian di Kawasan Doro, Bupati mengungkapkan rencananya untuk membangun jalan yang merupakan jalur petani durian yaitu jalan Dororejo – Rogoselo dengan anggaran sekitar 2,5 miliar rupiah. Ia berharap infrastruktur ini akan membantu para petani durian untuk lebih mudah dijangkau oleh masyarakat, sehingga durian dapat dinikmati langsung di tempat dengan suasana yang baik dan jalanan yang memadai.

Diketahui bahwa selain di Kecamatan Doro, Festival Durian juga akan diselenggarakan di Alun-alun kajen pada Minggu (14/01/2024). Fetival Durian Kabupaten Pekalongan tersebut akan dimeriahkan oleh berbagai acara menarik seperti Kirab Gunungan Durian, Bazar Durian dan UMKM, Lomba Durian Unggul, dan panggung hiburan dengan penampilan Artis Nasional Ngatmombilung.

Sumber : Perkompim

Tag :

BACA JUGA :

RAPAT 1
DPRD Pekalongan Buka 5 Jurus Tekan Kemiskinan: Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras
CALO
ASN Diduga Jadi Broker Outsourcing, Puluhan Juta Menguap — Janji Tinggal Janji

TERKINI

RAPAT 1
DPRD Pekalongan Buka 5 Jurus Tekan Kemiskinan: Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak bisa lagi dijalankan dengan pola tambal sulam atau program seremonial yang berjalan sendiri-sendiri. Ketua DPRD Kabupaten...
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati tidak dapat menjalankan seluruh kewenangan kepala daerah secara bebas layaknya bupati definitif. Sejumlah kewenangan strategis...
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras
KAJEN – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengguncang lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai memantik sikap politik dari legislatif. DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan akan menghormati proses...
CALO
ASN Diduga Jadi Broker Outsourcing, Puluhan Juta Menguap — Janji Tinggal Janji
KAJEN — Dugaan praktik percaloan tenaga kerja (outsourcing) kembali mencuat di lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial T diduga menjadi “broker” outsourcing...
WhatsApp Image 2026-04-07 at 15.10
ASN Mulai Disisir, KPK Kejar Jejak Korupsi Fadia Arafiq Tanpa Ampun
PEKALONGAN – Penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Pekalongan terus bergerak. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil dan memeriksa sejumlah saksi dari kalangan...
Muat Lebih

POPULER

MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras
WhatsApp Image 2025-12-26 at 19.04
Squad Nusantara Pantura Pekalongan Dikukuhkan, Siap Bergerak Sosial
IMG-20250514-WA0001
Blantik, Perantara Setia di Pasar Hewan