Advertise

KABAR RASIKA

Konflik Kepemilikan Bikin Pabrik Lumpuh, Ratusan Buruh Jadi Korban

Konflik Kepemilikan Bikin Pabrik Lumpuh, Ratusan Buruh Jadi Korban

Konflik Kepemilikan Bikin Pabrik Lumpuh, Ratusan Buruh Jadi Korban

Ratusan karyawan menggelar aksi damai di depan gerbang timur pabrik di Jalur Pantura, Kabupaten Pekalongan, Rabu (24/9/2025), menuntut pembukaan segel agar mereka bisa kembali bekerja setelah hampir dua bulan kehilangan penghasilan.

KAJEN – Ratusan karyawan PT Target Makmur Sentosa melakukan aksi damai, Rabu (24/9/2025), menuntut agar penyegelan pabrik di Jalur Pantura Kabupaten Pekalongan segera dicabut. Hampir dua bulan pabrik berhenti beroperasi, membuat sekitar 250–300 buruh kehilangan mata pencaharian.

Aksi digelar di depan gerbang timur pabrik saat siang hari. Para pekerja membentangkan spanduk dan poster berisi kekecewaan, lalu memasangnya di pintu masuk pabrik sebagai simbol tuntutan mereka.

Sudarmanto, salah satu karyawan yang sudah mengabdi lebih dari 25 tahun sejak perusahaan lama masih bernama PT Kabana, mengaku terpukul dengan penutupan mendadak tersebut.

“Ini kan sawah ladang kami untuk menafkahi keluarga dan menyekolahkan anak. Tiba-tiba disegel tanpa ada konfirmasi. Kami semua minta segel dibuka supaya bisa bekerja kembali,” ujarnya.

Kuasa hukum PT Target Makmur Sentosa, Rendy Indar Dewantoro, menegaskan kepemilikan pabrik telah sah beralih kepada kliennya. Menurutnya, perusahaan membeli aset itu melalui lelang resmi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) sebelum PT Kabana diputus pailit.

“Ini murni sudah milik PT Target Makmur Sentosa. Tapi tiba-tiba ada surat penyegelan dari pengadilan yang menyatakan tanah dan bangunan masih menjadi harta pailit PT sebelumnya. Menurut kami, ini tidak tepat,” tegas Rendy.

Ia menduga ada miskomunikasi antara kurator dengan pengadilan terkait status kepemilikan. Penutupan pabrik, lanjutnya, justru memperburuk keadaan para pekerja.

“Kalau memang ada barang-barang milik PT sebelumnya, silakan diambil. Kami tidak menghalangi. Tapi jangan sampai menutup pabrik, karena ini menghambat karyawan untuk bekerja,” imbuhnya.

Rendy menambahkan, pihaknya telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Niaga Semarang dan berharap proses hukum dipercepat.

“Kami minta segera dibuka segelnya. Jika pabrik sudah aktif kembali, para pekerja lama juga akan dipanggil kembali untuk bekerja,” jelasnya.

Sementara itu, para buruh berharap keputusan terkait penyegelan segera keluar. Penundaan berkepanjangan membuat keluarga mereka kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Aksi damai ini menjadi peringatan bahwa di balik sengketa hukum, nasib ratusan pekerja dipertaruhkan. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-04-16 at 08.16
BPJS Kesehatan Gaspol 100 Hari! PANDAWA 24 Jam Jadi Senjata Baru Layani Peserta JKN
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK
WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern
BLUD 1
Beda Pilihan, Langsung Dibuang: Dugaan ‘Pembersihan Politik’ Hantam Bidan BLUD Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-04-16 at 08.16
BPJS Kesehatan Gaspol 100 Hari! PANDAWA 24 Jam Jadi Senjata Baru Layani Peserta JKN
Jakarta – Peluncuran 8 Program Quick Wins oleh BPJS Kesehatan dilakukan pada Rabu, 15 April 2026 di Jakarta oleh jajaran Direksi periode 2026 – 2031 sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas...
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK
KAJEN – Audiensi antara Koalisi Transparansi Pekalongan dan DPRD Kabupaten Pekalongan berlangsung dinamis, Senin siang (13/4/2026). Bertempat di ruang rapat komisi DPRD, forum ini diwarnai kritik...
WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern
PEKALONGAN – Transformasi besar tengah dilakukan RSUD Kraton. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan ini bersiap meninggalkan gedung lama di wilayah Kota Pekalongan dan beralih ke fasilitas...
BLUD 1
Beda Pilihan, Langsung Dibuang: Dugaan ‘Pembersihan Politik’ Hantam Bidan BLUD Pekalongan
KAJEN — Dugaan tekanan politik pasca Pilkada 2024 di Kabupaten Pekalongan mulai mencuat ke publik. Dua bidan berstatus karyawan BLUD di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama mengaku kehilangan pekerjaan...
IMG-20260414-WA0010
Polisi Kawal Ketat Evakuasi 15 ABK Kapal Tenggelam di Perairan Batang, Semua Selamat
PEKALONGAN – Aparat kepolisian dari Polsek Wiradesa bergerak cepat mengawal proses evakuasi hingga penyerahan 15 anak buah kapal (ABK) KM Gajah Mada yang menjadi korban kecelakaan kapal tenggelam di perairan...
Muat Lebih

POPULER

RATU 1
RSUD Kraton Pekalongan Perkuat Dukungan Penyintas Kanker Payudara Lewat Halal Bihalal Ratu Sembara Kasih
IMG-20260411-WA0005
“KPU Mengajar” Masuk Sekolah, Cetak Pemilih Cerdas di Pekalongan
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK