Advertise

KABAR RASIKA

Gibran dan Bobby Kompak Temui Ganjar, Ada Apa?

Gibran dan Bobby Kompak Temui Ganjar, Ada Apa?

Gibran dan Bobby Kompak Temui Ganjar, Ada Apa?

SEMARANG – Putra sulung dan menantu Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution mendadak mengunjungi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Senin (28/3). Keduanya mendatangi kantor Ganjar dan ditemui di ruangan pribadinya.

Tidak lama ketiganya di dalam kantor Ganjar. Sekitar 30 menit, Gibran dan Bobby keluar dari ruangan. Keduanya keluar didampingi Ganjar sampai pintu kantornya itu.

Saat ditanya awak media, Gibran dan Bobby mengatakan hanya mampir. Kebetulan, keduanya sedang berada di Kota Semarang dan mengikuti acara Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi).

“Tadi pagi ketemu pak Ganjar di acara Apeksi. Ini menyempatkan diri untuk silaturahmi sebentar. Kan habis ini saya juga ada acara sama pak Gubernur di BPKini bareng Bobby karena sama-sama dari acara Apeksi,” kata Gibran.

Ditanya apa hal penting atau politik yang dibicarakan dalam pertemuan itu, Gibran hanya tersenyum. Dirinya mengatakan tidak ada hal penting, hanya makan siang bersama.

“Makan siang aja, nggak ada agenda penting. Apalagi soal politik, enggaklah. Saya hanya laporan saja keadaan di Solo seperti apa, kan sudah lama saya nggak laporan ke pak Ganjar pasca saya terkena Covid-19,” jelasnya.

Memang ada pesan-pesan khusus yang diberikan Ganjar dalam pertemuan singkat itu. Salah satunya adalah menjaga angka Covid-19 menjelang ramadhan.

“Apalagi ada peraturan yang membolehkan tarawih dan mudik. Ini perlu dijaga. Saya laporkan tadi angka Covid-19 di Solo sudah sangat membaik. Nanti kita kejar terus biar bisa turun ke level 2 dalam waktu dekat,” tutupnya.

Sementara itu, Booby juga mengatakan hal yang sama. Dirinya hanya mampir untuk makan siang bersama.

“Abis acara Apeksi tadi, diajak pak Gubernur dan mas Gibran makan siang bersama. Sekalian saya belajar dari pak Ganjar tentang banyak hal. Belajar apa yang bisa kami tiru dari Jawa Tengah untuk diterapkan di Medan,” ucap dia.

Hal senada disampaikan Ganjar. Ia mengatakan, kedatangan Gibran dan Bobby hanya untuk mampir makan siang usai pertemuan Apeksi.

“Mas Bobby juga mau undang saya ke Medan. Kemarin kan ada acara dengan Pujakesuma saya nggak bisa hadir, jadi mau undang lagi. Kalau mas Gibran tadi menyampaikan persiapan besok acara G20 di Solo. Itu aja,” katanya.

Disinggung apakah ada pembicaraan politik, Ganjar hanya tertawa.

“Politik apa, politiknya ya hanya Solo, Jawa Tengah. Wong kene orang lokal aja kok,” pungkasnya.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
SRAGI – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan memicu insiden memilukan. Dua unit rumah milik warga di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, roboh...
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
KEDENGWUNI – Penanganan kasus dugaan teror penembakan di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terus bergulir. Kepolisian memastikan penyelidikan dilakukan secara serius,...
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
KAJEN – Suasana malam di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, mendadak mencekam. Satu tembakan misterius dilepaskan orang tak dikenal ke arah rumah Ahmad Muzakhim alias...
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim
KAJEN – Teror senjata api mengguncang wilayah Kabupaten Pekalongan. Rumah milik Ahmad Muzakhim alias Mas Boim yang berada di wilayah Sidodadi Indah Kedungwuni ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) pada...
IMG-20260215-WA0017
PWI Kab Pekalongan Raih Penghargaan Jateng, Diapresiasi atas Sukses OKK
TEGAL – PWI Kabupaten Pekalongan kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Organisasi wartawan ini meraih penghargaan dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-80 PWI tingkat Jawa Tengah...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
WhatsApp Image 2024-01-25 at 16.14
Pasar Desa Mrican Berdiri Tanpa Koordinasi, Kades Mrican Buka Suara
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka