Advertise

KABAR RASIKA

DPRD Kabupaten Pekalongan Kawal Proses Pembangunan Tanggul Sungai Meduri dan Bremi

DPRD Kabupaten Pekalongan Kawal Proses Pembangunan Tanggul Sungai Meduri dan Bremi

DPRD Kabupaten Pekalongan Kawal Proses Pembangunan Tanggul Sungai Meduri dan Bremi

: Dok. Bagus Rasika FM

RAKER – Komis I DPRD Kabupaten Pekalongan menggelar rapat kerja dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan dengan agenda pembebasan lahan di Jeruksari dan PTSL (31/07/2023)

KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menggelar rapat kerja Pimpinan DPRD dalam hal ini Komisi I bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan. Agenda rapat kerja ini membahas dua hal penting yaitu pembebasan lahan di Jeruksari untuk pembangunan tanggul di sungai Bremi dan Meduri. Sedangkan agenda kedua berkaitan dengan prognosis pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Pekalongan. Rapat kerja di laksanakan diruang rapat Komisi I DPRD Kabupaten Pekalongan, Senin (31/07/2023).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Sumar Rasul mengatakan pembebasan lahan untuk persiapan pembangunan tanggul di Sungai Bremi-Meduri yang berada di Desa Jeruksari. Proses pembebasan lahan masih berjalan terus dan sesuai dengan pengecekan dari ATR/BPN ada terindikassi masuk ke dalam tanah musnah. Merupakan tanah yang sudah tidak ada bentuknya karena tanah tersebut telah tenggelam pada kedalaman 2 meter. Jadi menyulitkan bagi proses pengukuran tanah karena batas atau patok tanah sudah hilang karena sudah tidak ada bentuk tanahnya.

Untuk itu, DPRD dan pihak-pihak terkait berencana untuk menerapkan penyelesaian terkait tanah musnah, dengan mempelajarinya ke daerah yang sudah berhasil menyelesaikan permasalahan tersebut. Seperti yang ada di Kabupaten Demak.

Setelah kegiatan itu, Pemda akan bersurat kepada pemerintah pusat jika kegiatan pembebasan lahan masih dalam proses. Kemudian akan ada tim bersama bentukan ATR/BPN dengan Pemda yang diberi waktu 2 bulan untuk menmberi pernyataan tertulis guna penetapan tanah musnah dan selanjutnya akan diberi uang kerohiman sebagai pengganti tanah milik warga.

DPRD Kabupaten Pekalongan menggelar rapat kerja Pimpinan DPRD dalam hal ini Komisi I bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan. Agenda rapat kerja ini membahas dua hal penting yaitu pembebasan lahan di Jeruksari untuk pembangunan tanggul di sungai Bremi dan Meduri.
: Dok. Bagus Rasika FM

Adapun untuk pembangunan tanggul direncanakan berlangsung pada 2025, sesuai dengan pertemuan antara eksekutif dan legislatif Kabupaten Pekalongan bersama Kementerian PPN/Bappenas. Pembangunan akan diarahkan pada anggaran pinjaman dari kementerian tersebut di 2025.

”Namun, semua proses harus terus dilangsungkan mulai dari sekarang. Nanti juga akan bersinergi dengan Kementerian PUPR”, pungkasnya (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
PAN 1
Candra Saputra Didorong Maju Jadi Wakil Bupati Pekalongan
RAkor
OTT KPK Guncang Pekalongan, Abdul Munir Gerak Cepat Jaga Pemerintahan Tetap Jalan

TERKINI

BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
KAJEN – Skandal dugaan kredit bermasalah di PT BPR BKK Kabupaten Pekalongan (Perseroda) kian menggelinding. Kasus yang sempat terkesan jalan di tempat itu kini resmi masuk radar Kejaksaan Tinggi...
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak bisa lagi dijalankan dengan pola tambal sulam atau program seremonial yang berjalan sendiri-sendiri. Ketua DPRD Kabupaten...
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati tidak dapat menjalankan seluruh kewenangan kepala daerah secara bebas layaknya bupati definitif. Sejumlah kewenangan strategis...
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras
KAJEN – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengguncang lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai memantik sikap politik dari legislatif. DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan akan menghormati proses...
CALO
ASN Diduga Jadi Broker Outsourcing, Puluhan Juta Menguap — Janji Tinggal Janji
KAJEN — Dugaan praktik percaloan tenaga kerja (outsourcing) kembali mencuat di lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial T diduga menjadi “broker” outsourcing...
Muat Lebih

POPULER

RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras