Advertise

KABAR RASIKA

Dibawah Pengaruh Narkoba, Pengemudi Panik dan Tabrak Lari

Dibawah Pengaruh Narkoba, Pengemudi Panik dan Tabrak Lari

Dibawah Pengaruh Narkoba, Pengemudi Panik dan Tabrak Lari

TABRAK LARI – Diduga takut dikejar debt collector dan dibawah pengaruh narkoba, pengemudi panik hingga terlibat tabrak lari (15/09/2023 – dok. Bagus Rasika FM)

KAJEN – Sempat kejar-kejaran dengan anggota patroli Sat Lantas Polres Pekalongan, pelaku tabrak lari di Pekalongan berhasil ditangkap, Jumat (15/09). Dari hasil pemeriksaan aksi nekad pengemudi ini diketahui karena dalam pengaruh Narkoba lantaran didapati 3 butir obat jenis hexymer.

Pelaku diketahui berinisial K (48) warga Desa Menawan Kec. Gebok Kab. Kudus bersama teman wanitanya AXV (23) warga Desa Kwigaran Kesesi Kab. Pekalongan.

Terkait kejadian ini dijelaskan Kasat Lantas AKP Fitriyanto, S.H., M.M., bahwa pihaknya Satgas Turjagli Ops Zebra Candi 2023 yang sedang melaksanakan patroli, mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya kejadian tabrak lari di seputaran Bojong mengarah ke Sragi.

“Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas, diketahui ciri-ciri kendaraan tersebut adalah Honda Brio Nopol K 8630 RK warna putih,” ujarnya.

Kronologi berawal dari adanya laporan warga perihal kejadian tabrak lari. Dengan respon cepat petugas Satlantas di Pos Pait langsung melakukan penyekatan dengan memasang barikade. Namun pelaku nekad menerobos dan hampir menabrak petugas lalu melaju ke arah barat menuju Pemalang. Hingga perbatasan dengan Pemalang, pelaku berputar arah menuju ke Wiradesa dan terus dilakukan pengejaran.

Sesampainya di depan Rasika FM di seputaran Wiradesa, akhirnya pelarian pelaku dapat dihentikan dan selanjutnya petugas mengamankan pelaku dari amukan warga dan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Dari pemeriksaan tersebut, didapati seorang pengemudi dan seorang penumpang.

“Selain itu, kita juga mendapati beberapa butir pil yang diduga psikotropika jenis Hexymer. Selanjutnya pelaku kami serahkan kepada sat narkoba guna penyidikan lebih lanjut,” ungkap AKP Fitriyanto.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-05-07 at 08.59
Puluhan Mobil dan Motor KDKMP Mulai Disebar ke Desa, Plt Bupati Pekalongan: Gunakan untuk Produktifitas Ekonomi
WhatsApp Image 2026-05-05 at 16.07
Tak Ngebut Tapi Terguling! Mobil SPPG di Kesesi Mendadak Terbalik Usai Benturan Misterius
WhatsApp Image 2026-05-05 at 13.52
PBB-P2 Pekalongan Baru Tembus 8 Persen, BPKD Gaspol Kejar Target Rp28 Miliar
admin-ajax
BOCOR! Kontrak Pendopo Nusantara Rp2,9 Miliar - Tagihan Mandek, Siapa yang Bikin “Kebal Tagihan”?

TERKINI

WhatsApp Image 2026-05-07 at 08.59
Puluhan Mobil dan Motor KDKMP Mulai Disebar ke Desa, Plt Bupati Pekalongan: Gunakan untuk Produktifitas Ekonomi
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai mendistribusikan puluhan kendaraan operasional untuk Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ke berbagai titik desa di wilayah Kabupaten Pekalongan, Rabu...
WhatsApp Image 2026-05-05 at 16.07
Tak Ngebut Tapi Terguling! Mobil SPPG di Kesesi Mendadak Terbalik Usai Benturan Misterius
KAJEN — Sebuah mobil SPPG mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di Jalan Raya Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden terjadi secara...
WhatsApp Image 2026-05-05 at 13.52
PBB-P2 Pekalongan Baru Tembus 8 Persen, BPKD Gaspol Kejar Target Rp28 Miliar
KAJEN – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pekalongan terus menggenjot penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026. Hingga akhir April, realisasi...
admin-ajax
BOCOR! Kontrak Pendopo Nusantara Rp2,9 Miliar - Tagihan Mandek, Siapa yang Bikin “Kebal Tagihan”?
Sudah tiga kali ditagih dan dipanggil, penyewa tak merespons. BPK beri catatan dan bagian pengawasan mengaku belum terima laporan. PEKALONGAN – Tabir persoalan sewa Pendopo Nusantara (Pendopo Lawas) di...
MUSTADJIRIN
Hardiknas 2026 di Pekalongan: Kekurangan 1.730 Guru, Krisis Tenaga Pendidik Makin Nyata
KAJEN – Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan menghadapi tekanan serius di tahun 2026. Kekurangan tenaga pendidik kian nyata, bahkan disebut berada di ambang “bangkrut” jika tidak segera ditangani...
Muat Lebih

POPULER

IMG-20260124-WA0009
Hujan Deras, Tiga Wilayah di Kedungwuni Terendam Banjir hingga 50 Sentimeter
WhatsApp Image 2026-05-05 at 13.52
PBB-P2 Pekalongan Baru Tembus 8 Persen, BPKD Gaspol Kejar Target Rp28 Miliar
PDIP 2
Instruksi DPP PDIP soal Suara Terbanyak Bikin Panas Internal: Riswadi Buka-bukaan, “Ini Urusan Ruwet”