Advertise

KABAR RASIKA

BUS TABRAK TIANG LISTRIK, KALAU NYUPIR JANGAN NGANTUK & KALAU NGANTUK JANGAN NYUPIR

BUS TABRAK TIANG LISTRIK, KALAU NYUPIR JANGAN NGANTUK & KALAU NGANTUK JANGAN NYUPIR

BUS TABRAK TIANG LISTRIK, KALAU NYUPIR JANGAN NGANTUK & KALAU NGANTUK JANGAN NYUPIR

Wiradesa – Kecelakaan tunggal bus Setia Negara yang bernomor polisi B 7381 TCD, di jalan A Yani atau depan Pasar Wiradesa, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jum’at (10/6/2022) pagi diduga sopir bus mengantuk.

Hal tersebut diungkapkan, Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Munawwarah, S.H., S.I.K., M.H saat meninjau lokasi kejadian kecelakaan.

“Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.30 wib, tepatnya di depan pasar Wiradesa Pantura Pekalongan. Alhamdulillah korban jiwa tidak ada,” kata AKP Munawwarah.

Menurut AKP Ara panggilan akrab Kasat Lantas Polres Pekalongan, menceritakan kronologis kecelakaan tunggal ini pengemudi bus itu mengalami kelelahan, sehingga bus tersebut menabrak dua tiang.

“Supir bus mengantuk, sampai menabrak dua tiang di jalan raya dan baru berhenti ditiang listrik kedua,” ujarnya.

Pihaknya, saat ini masih bekerjasama PLN untuk jaringan listrik dan Dinas Perhubungan mengenai arus lalu lintas rekayasa lalu lintas.

Kemudian untuk arus lalu lintas di sekitar lokasi masih terpantau ramai lancar.

“Saat ini jaringan listrik di lokasi kejadian masih padam, sehingga masih menunggu perbaikan jaringan tersebut. Sedangkan untuk pengemudi masih berada di rumah sakit, walaupun tidak ada luka. Akan tetapi tetap kami bawa ke rumah sakit,” imbuhnya.

AKP Ara menjelaskan, bus tersebut melaju dari arah Semarang hendak ke Jakarta.

Kemudian, pihaknya mengimbau kepada pengguna jalan untuk apabila mengalami kelelahan dan mengantuk untuk segera istirahat sejenak ataupun melakukan pergerangan ringan.

“Atau tidak istirahat diberbagai tempat yang ada di Pantura Pekalongan, karena apabila dipaksakan untuk berkendara bisa berakibat fatal ketika di jalan raya,” tambahnya.

Sumber : Humas Polres pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

KRATON BARU 1
RSUD Kraton Siap Pindah, Operasional Baru Ditargetkan Maret 2027
DKPP 2
Target 2.612 Hektare, Baru 32,5 Hektare! Gerakan Tanam PM AAS di Kabupaten Pekalongan Digeber Lagi
SUKIRMAN jpt
11 Kursi Kepala OPD Jadi Rebutan, Ini Daftar Nama yang Santer Disebut
AUDIENSI
Kasus Viral SDN 2 Langkap, Dua ASN Pekalongan Resmi Diberhentikan

TERKINI

KRATON BARU 1
RSUD Kraton Siap Pindah, Operasional Baru Ditargetkan Maret 2027
KAJEN – RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan bersiap memasuki babak baru. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan itu ditargetkan mulai beroperasi penuh di gedung baru yang berada di kawasan Pantura...
DKPP 2
Target 2.612 Hektare, Baru 32,5 Hektare! Gerakan Tanam PM AAS di Kabupaten Pekalongan Digeber Lagi
KAJEN, PEKALONGAN — Gerakan Tanam PM AAS kembali digeber di Kabupaten Pekalongan. Kali ini, penanaman dilakukan Kelompok Tani Sikunang, Desa Sinangoh Prendeng, Kecamatan Kajen, Selasa (22/9/2026). Areal...
SUKIRMAN jpt
11 Kursi Kepala OPD Jadi Rebutan, Ini Daftar Nama yang Santer Disebut
KAJEN — Bursa pengisian 11 jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan mulai memanas. Sebanyak 33 nama dinyatakan lolos seleksi Jabatan Pimpinan...
AUDIENSI
Kasus Viral SDN 2 Langkap, Dua ASN Pekalongan Resmi Diberhentikan
KAJEN— Kasus dua oknum aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya menjadi sorotan setelah diduga melakukan perbuatan asusila di lingkungan SDN Langkap 2, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, kini...
BKK
BKK Pekalongan Disorot Kejati, Kinerja Tertekan! Debitur Dewan dan Pejabat Ikut Jadi Sorotan
KAJEN — PT BPR BKK Kabupaten Pekalongan (Perseroda) sedang berada dalam situasi yang tak bisa dianggap enteng. Di tengah penyidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah terkait dugaan korupsi penyaluran...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2025-08-25 at 11.07
Odong-Odong Naik Kasta : Jadi Kereta Kencana Istri DPRD Pekalongan
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.44
Pilkades Kabupaten Pekalongan 2026 Masuk Tahap Verifikasi
PC NU
SKNC 2026 Bikin Heboh, PCNU Pekalongan Ungkap Ogoh-ogoh Sudah Dilarang Sejak Awal