Advertise

KABAR RASIKA

Bupati Hadiri Wisuda Ponpes Al-Husaini

Bupati Hadiri Wisuda Ponpes Al-Husaini

Bupati Hadiri Wisuda Ponpes Al-Husaini

(Dok. Prokompim)

KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menghadiri acara Haflah Akhirussanah dan Wisuda TPQ dan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Husaini yang berlokasi di Desa Pandanarum Kecamatan Tirto, pada Jum’at (01/03/2024) malam.

Dalam kesempatan itu, Bupati hadir didampingi sejumlah Kepala OPD terkait serta Forkopincam Tirto. Turut hadir pula, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Hindun, MH, Para Kyai, para pendidik, orang tua / wali santri, para santri Ponpes Al-Husaini, serta masyarakat sekitar.

 Dalam sambutannya, Bupati Fadia menyampaikan bahwa wisuda adalah bukti dari kerja keras dan perjuangan para santri dalam menuntut ilmu. Bupati optimis bahwa ilmu yang diperoleh para santri selama di ponpes akan membawa manfaat yang luas, “Malam ini adalah malam yang luar biasa dan membahagiakan, kita menyaksikan anak-anak kita baru saja diwisuda. Mereka telah mendapat ilmu yang luar biasa yang akan bermanfaat bagi keluarga, orang tua, desa, Kabupaten Pekalongan, serta bangsa dan negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya peran orang tua dan lembaga pendidikan, terutama pondok pesantren, dalam membentuk karakter anak-anak menjadi anak yang shaleh dan shalihah, “Anak-anak yang sholeh dan sholihah ini tidak bisa tercipta kalau tidak kita ciptakan. Salah satunya menciptakan anak shaleh dan sahlihah adalah dengan kerja keras orang tua dalam mendidik, mengajari, dan para kyai yang membimbing,” tambahnya.

Tak hanya itu, Bupati dalam kesempatan itu juga menghimbau masalah perundungan atau bullying di kalangan anak-anak yang saat ini menjadi perhatian serius. Ia menegaskan bahwa bullying tidak boleh ditoleransi dan meminta seluruh pihak, termasuk teman sebaya dan guru, untuk aktif dalam mencegah dan melaporkan tindakan bullying,”Saya pesan kepada anak-anak semua, musim bullying sedang marak. Membully tidak boleh ada. Jika ada kasus seperti itu, saya minta teman-temannya segera memberitahu. Jangan tunggu terjadi sesuatu baru kita gerak,” tegasnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Husaini Kyai M. Tanjizul Marom mengungkapkan harapannya agar pihaknya dapat menajalankan peran mendidik para santri dengan baik, “Kami memohon doa agar kami diberikan kekuatan dalam mendidik anak-anak menjadi anak-anak yang saleh dan shalihah, baik di dunia maupun di akhirat,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, para tokoh masyarakat turut memberikan masukan dan pemikiran konstruktif terkait berbagai isu yang dihadapi oleh masyarakat setempat seperti infrastruktur dan pembangunan ekonomi. Sementara itu, tokoh agama memberikan pandangan dari sudut pandang spiritual dan moral, serta menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Tokoh pemuda yang hadir juga aktif berpartisipasi dalam diskusi, menyuarakan aspirasi serta ide-ide segar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah mereka.

Bupati Fadia beserta jajaran menanggapi dengan baik setiap pertanyaan, masukan, dan usulan yang diajukan.

Acara ditutup dengan pembacaan doa dan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya membangun Kabupaten Pekalongan yang lebih baik.

Tag :

BACA JUGA :

PENDOPO POJOK
Plt. Bupati Sukirman Buka Suara Soal Eks Pendopo Nusantara: “Sudah Jadi Temuan BPK”
Situs Nogopertolo
Perda Cagar Budaya Pekalongan Resmi Disahkan, Aset Hilang Jadi Sorotan
WhatsApp Image 2026-05-13 at 14.50
Komisi C DPRD Tekankan Pengawasan Melekat pada Pembangunan RSUD Kraton Tahap Akhir
WhatsApp Image 2026-05-13 at 14.43
RSUD Kraton Baru Masuki Tahap Penentuan, Akhir 2026 Ditarget Jadi Pusat Layanan Kesehatan Baru

TERKINI

PENDOPO POJOK
Plt. Bupati Sukirman Buka Suara Soal Eks Pendopo Nusantara: “Sudah Jadi Temuan BPK”
Pemkab Pekalongan mengaku tengah menelusuri persoalan teknis pembayaran sewa aset eks Pendopo Nusantara yang disebut tidak berjalan sesuai perjanjian. PEKALONGAN – Polemik sewa aset eks Pendopo Nusantara...
Situs Nogopertolo
Perda Cagar Budaya Pekalongan Resmi Disahkan, Aset Hilang Jadi Sorotan
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan resmi menyetujui Raperda tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Rabu (13/5/2026). Pengesahan...
WhatsApp Image 2026-05-13 at 14.50
Komisi C DPRD Tekankan Pengawasan Melekat pada Pembangunan RSUD Kraton Tahap Akhir
KAJEN – Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan memberi perhatian serius terhadap progres pembangunan RSUD Kraton Baru di Kampil, Wiradesa. Dalam kunjungan kerjanya, DPRD menegaskan proyek tersebut tidak...
WhatsApp Image 2026-05-13 at 14.43
RSUD Kraton Baru Masuki Tahap Penentuan, Akhir 2026 Ditarget Jadi Pusat Layanan Kesehatan Baru
KAJEN – Proyek pembangunan tahap tiga RSUD Kraton Baru di Kampil, Wiradesa, kembali mendapat sorotan. Di tengah target relokasi yang harus tuntas sebelum akhir 2026, proses lelang kini menjadi titik...
PEMBANGUNAN PENDOPO
Heboh! Rekanan Eks Pendopo Nusantara Ngaku Rp 890 Juta Belum Dibayar
KAJEN – Persoalan proyek pembangunan kawasan eks Pendopo Nusantara kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, seorang rekanan mengaku belum menerima pelunasan pembayaran proyek senilai ratusan juta rupiah...
Muat Lebih

POPULER

BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong
FATIROH
Bupati Fadia Diisukan Berangkat Haji Melalui TPHD, Ini Penjelasannya