Advertise

KABAR RASIKA

Bantuan Alat Pertanian Guna Peningkatan Swasembada Pangan

Bantuan Alat Pertanian Guna Peningkatan Swasembada Pangan

Bantuan Alat Pertanian Guna Peningkatan Swasembada Pangan

Bantuan mesin pemanen padi diharapkan dapat mendorong para petani dalam mengolah pertanian dengan peralatan modern (dok. Rasika fm)

KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan memberikan bantuan alat pertanian kepada beberapa kelompok tani di Kabupaten Pekalongan. Bantuan alat pertanian diserahkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM kepada perwakilan Kelompok tani pada kegiatan yang digelar di Desa Krandon Kecamatan Kesesi, Rabu (15/6) siang.

Bantuan alat pertanian yang disalurkan pada kegiatan tersebut sebagaimana dilaporkan Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan Yudi Himawan, ST, M.Sc, MT, meliputi, 1 unit mesin pemanen padi (Combine Harvester) kepada Kelompok Tani Subur Makaryo Desa Krandon Kecamatan Kesesi, 1 Rice Mill Unit (RMU) dan 1 Bangunan RMU kepada Gapoktan Kedungrejo Desa Kedungjaran Kecamatan Sragi. Selain itu juga 2 paket peralatan pasca panen tembakau kepada Kelompok Tani Mangunan Desa Tlogohendro dan Kelompok Tani Watugajah Desa Curug Muncar Kecamatan Petungkriyono.

Selain alat pertanian, pada kegiatan tersebut Pemkab Pekalongan juga menyalurkan bantuan cadangan pangan pemerintah kepada desa yang dinilai rawan pengan, antara lain yaitu Desa Lambanggelun Kecamatan Paninggaran dan Desa Pungangan Kecamatan Doro.

Dalam sambutannya Bupati Fadia Arafiq SE, MM menyampaikan ucapan selamat kepada kelompok tani penerima bantuan dan berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk desanya, serta bermanfaat untuk para petani di daerah lain di Kabupaten Pekalongan.

“Saya yakin mesin panen dan alat-alat lainnya ini bisa bermanfaat tidak hanya untuk desanya saja, tetapi untuk semuanya karena bisa dipinjamkan-pinjamkan,” ujar Fadia. Dengan demikian, harapannya para petani yang sebelumnya kesulitan dapat terbantu sehingga nantinya hasil panennya dapat meningkat.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Fadia juga meminta kepada para penyuluh pertanian di Kabupaten Pekalongan yang merupakan kepanjangan tangan Pemkab Pekalongan dapat memberikan masukan kepada bupati tentang kebutuhan para petani di Kabupaten Pekalongan.

“Karena jika tidak dikomunikasikan secara aktif kita tidak akan tahu apa yang dibutuhkan para petani kita,” tutur Fadia.

Selain itu, para penyuluh pertanian diharapkan dapat memberikan bantuan yang tepat sasaran dan tepat guna kepada para pertani. serta tidak melakukan tindak penyelewengan. Bahkan secara tegas, Fadia mengatakan siap menindak tegas para penyuluh pertanian yang masih melakukan hal tersebut. “Penyuluh tani yang masih tidak sesuai dengan tupoksinya bisa saya tindak tegas,” kata bupati.

Kepala Desa Krandon Kecamatan Kesesi Casnuri, SE. dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas terealisasinya bantuan alat pertanian yang diberikan. Gapoktan kami, dan kelompok tani kami serta warga masyarakat krandon khususnya banyak disupport atas bantuan ini,” ungkap Casnuri.
Dia juga mengatakan, Desa Krandon akan memanfaatkan bantuan yang diberikan dengan baik.

“Dengan adanya bantuan ini insya allah akan kami rawat kami jaga sebaik-baiknya agar bermanfaat untuk seluruh pertani yang ada di desa kami dan petani di sekitar desa krandon ini,” ujarnya. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.44
Pilkades Kabupaten Pekalongan 2026 Masuk Tahap Verifikasi
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.07
Kejurkab 404 Pekalongan Digelar, Puluhan SMP Adu Kekuatan: Bibit Atlet Muda Mulai Diburu
WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien

TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-15 at 16.00
Jalan Bukur - Ponolawen Kesesi Rampung, Sukirman Cek Ketebalan Langsung Pakai Meteran
KAJEN — Pembangunan ruas jalan Bukur–Ponolawen, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, telah rampung. Namun, jalan tersebut belum bisa langsung digunakan karena masih menunggu masa waktu teknis sebelum...
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.44
Pilkades Kabupaten Pekalongan 2026 Masuk Tahap Verifikasi
KAJEN — Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Pekalongan 2026 mulai memasuki proses verifikasi berkas pendaftaran bakal calon kepala desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)...
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.07
Kejurkab 404 Pekalongan Digelar, Puluhan SMP Adu Kekuatan: Bibit Atlet Muda Mulai Diburu
KAJEN — Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai membidik bibit atlet muda melalui Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) 404 Pekalongan. Ajang olahraga tingkat SMP/MTs/sederajat ini mempertandingkan bola voli dan...
WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KAJEN – Kesabaran warga Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan sudah habis. Skandal dugaan asusila yang melibatkan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) dan Guru di SDN 02 Langkap sukses membuat...
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
PEKALONGAN – RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan kembali menjalani survei akreditasi. Namun, proses ini tidak diarahkan sekadar mengejar predikat, melainkan menjadi momentum rumah sakit untuk membenahi mutu...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-09-07 at 10.55
Video Guru SD Langkap Bikin Geger, Dindikbud Pekalongan Siapkan Sanksi hingga Pencabutan Jabatan
WhatsApp Image 2026-09-15 at 16.00
Jalan Bukur - Ponolawen Kesesi Rampung, Sukirman Cek Ketebalan Langsung Pakai Meteran
cardinal
TOK..!! Vonis 2 Tahun 4 Bulan Untuk Pemalsu Celana Cardinal