Advertise

KABAR RASIKA

Aksi Humanis Polisi Bagikan Nasi Kotak

Aksi Humanis Polisi Bagikan Nasi Kotak

Aksi Humanis Polisi Bagikan Nasi Kotak

JUMAT BERKAH – Aksi humanis Polsek Kedungwuni membagikan nasi kota kepada supir angkot, tukang parkir dan abang becak (13/10/2023 – dok. Humas)

KEDUNGWUNI – Jumat Berkah, Polsek Kedungwuni membagikan nasi kotak kepada tukang becak, sopir angkot dan pengamen di wilayah Kedungwuni, Jumat (13/10). Aksi humanis ini ditunjukkan oleh Plh. Kapolsek kedungwuni Ipda Maman Sugiarto, S.H., M.H bersama anggotanya dengan membagi-bagikan nasi kotak kepada masyarakat.

Ipda Maman saat dikonfirmasi mengatakan, Jumat Berkah merupakan salah satu program sedekah berupa pembagian bingkisan baik bahan makanan ataupun makanan jadi yang diberikan kepada masyarakat sekitar. “Ini semua merupakan hasil penggalangan dana sukarela pribadi dari seluruh anggota Polsek Kedungwuni, ” ujarnya.

Selain bertujuan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Ipda Maman mengungkapkan kegiatan ini juga untuk memupuk semangat berbagi dan rasa kebersamaan juga sebagai sarana penyambung silaturahmi antara Polri dengan masyarakat.

Menurutnya, untuk pembagian nasi kotak Jumat ini ada sebanyak 50 kotak. “Jadi alhamdulillah, kegiatan Jumat Berkah ini berjalan dengan lancar, dan kedepannya mudah-mudahan akan terus dilaksanakan,” jelas Ipda Maman.

Kegiatan bagi-bagi nasi kotak tersebut mendapatkan respon yang positif dari warga masyarakat, Warga menyambut dengan hangat dan menyenangkan atas upaya Polri dalam mendekatkan diri ini. Sesekali terdengar ucapan terima kasih dan doa yang dilontarkan, oleh tukang becak, sopir angkot dan juga pengamen. “Kami berterima kasih kepada pak Polisi, karena telah membantu dengan memberikan makanan,” ujar salah satu tukang becak.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

PENDOPO TRADE
Polemik Sewa Eks Pendopo : FORMASI Desak APH Turun Tangan, Pengelola Pendopo Nusantara Buka Suara
WhatsApp Image 2026-05-11 at 19.58
Investasi PMDN Kabupaten Pekalongan Melonjak 601 Persen, Tertinggi di Jawa Tengah
WhatsApp Image 2026-05-09 at 10.34
Viral di Medsos, Dugaan Penganiayaan Pelajar di Doro Berakhir Damai di Polsek
pendopo
"Rp2,9 Miliar Baru Masuk Rp290 Juta”: FORMASI Desak Pemkab Putus Kontrak Pengelola Pendopo Nusantara

TERKINI

PENDOPO TRADE
Polemik Sewa Eks Pendopo : FORMASI Desak APH Turun Tangan, Pengelola Pendopo Nusantara Buka Suara
Polemik tunggakan sewa Pendopo Nusantara terus memanas. Ketua FORMASI Kabupaten Pekalongan mendesak tindakan tegas, sementara pihak pengelola mengaku hanya menjalankan operasional lapangan. PEKALONGAN...
WhatsApp Image 2026-05-11 at 19.58
Investasi PMDN Kabupaten Pekalongan Melonjak 601 Persen, Tertinggi di Jawa Tengah
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mencatat lonjakan signifikan dalam realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal...
WhatsApp Image 2026-05-09 at 10.34
Viral di Medsos, Dugaan Penganiayaan Pelajar di Doro Berakhir Damai di Polsek
DORO — Jajaran Polsek Doro bergerak cepat menangani kasus dugaan penganiayaan yang sempat viral di media sosial dan terjadi di wilayah Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Peristiwa tersebut terjadi pada...
pendopo
"Rp2,9 Miliar Baru Masuk Rp290 Juta”: FORMASI Desak Pemkab Putus Kontrak Pengelola Pendopo Nusantara
Ketua DPP FORMASI Pekalongan menilai terjadi wanprestasi dalam kerja sama sewa aset daerah di kawasan eks Pendopo Kabupaten Pekalongan. PEKALONGAN – Polemik sewa kawasan eks Pendopo Kabupaten Pekalongan...
BPJS 3
BPJS "Obral" Kemudahan Layanan di Tengah Tantangan Kesadaran Iuran
PEKALONGAN – Upaya mewujudkan masyarakat sehat yang mandiri terus dikebut oleh BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan. Meskipun dihadapkan pada tantangan besar berupa rendahnya angka capaian iuran di beberapa...
Muat Lebih

POPULER

admin-ajax
BOCOR! Kontrak Pendopo Nusantara Rp2,9 Miliar - Tagihan Mandek, Siapa yang Bikin “Kebal Tagihan”?
FATIROH
Bupati Fadia Diisukan Berangkat Haji Melalui TPHD, Ini Penjelasannya
MUNIR DIS1
Dari Rumah Kreatif, Abdul Munir Dorong Disabilitas Pekalongan Lebih Berdaya dan Diakui