Advertise

KABAR RASIKA

Pemilu 2024 KPU Kabupaten Pekalongan Persiapkan Lebih Dari 3000 TPS

Pemilu 2024 KPU Kabupaten Pekalongan Persiapkan Lebih Dari 3000 TPS

Pemilu 2024 KPU Kabupaten Pekalongan Persiapkan Lebih Dari 3000 TPS

KAJEN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan selama enam hari menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) berdasarkan data hasil sinkronisasi Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Terakhir yang telah dimutakhirkan secara berkelanjutan. Rakor Pemetaan TPS dilaksanakan di Aula KPU Kabupaten Pekalongan.

Rapat Koordinasi menghadirkan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Anggota PPK yang membidangi Data Pemilih se-Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat KPU RI nomor 13 tahun 2023 perihal Data Hasil Sinkronisasi Dalam Negeri untuk Pemilu Tahun 2024.

Hasil rekapitulasi data di Kabupaten Pekalongan antara lain, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sebanyak 718.851, Data Padan sebanyak 711.541, DP4 sejumlah 735.967 dan Data Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sejumlah 174, sehingga Hasil Sinkronisasinya adalah sebanyak 735.793. Kemudian data tersebut yang akan dipetakan ke dalam TPS di Kabupaten Pekalongan.

Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Laeatul Izah menyampaikan bahwa hari ini, Selasa (17/01/2023) merupakan kegiatan finalisasi pemetaan TPS untuk kebutuhan Pemilu 2024. Dari data awal KPU Kabupaten Pekalongan menyiapkan sekira 3113 TPS dan hasil dari rakor pemetaan TPS di hari terakhir tercatat sementara jumlah sebanyak 3018 TPS. Jumlah TPS di Kabupaten Pekalongan akan meningkat 125 TPS dari Pemilu 2019 yang berjumlah 2893 TPS.

Finalisasi hasil jumlah sementara TPS ini berdasarkan rilis DP4 dari Kemendagri melalui KPU RI yang selanjutnya di sinkronisasi dengan PDPB dimasing-masing Kota/Kabupaten yang sebelumnya telah diperbaharui setiap bulannya.

“Jadi dari situ (DP4 dan PDPB) disinkronkan dan hasilnya KPU Kabupaten Pekalongan mengalami peningkatan jumlah pemilih”, jelas Izah.

Dari jumlah pemilih sementara, tambah Izah, yang dijadikan rujukan proses pemetakan TPS sesuai dengan jumlah desa atau kelurahan dan RT RW. Selain itu jumlah petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) dan KPPS secara otomatis akan bertambah.

Hasil Rakor Pemetaan TPS ini selanjutnya akan di unggah ke Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) termasuk jumlah pemilih di tiap TPS. Dan selanjutnya KPU akan membentuk petugas Pantarlih untuk melaksanakan Coklit (Pencocokan dan Penelitian).

“Kami menghimbau kepada masyarakat, nanti akan ada petugas pantarlih (pemutakhiran data pemilih) yang akan datang dari rumah ke rumah mulai tanggal 6 Februari sampai dengan 15 Maret 2023. Namun dari sekarang masyarakat juga bisa mengecek apakah anda terdaftar sebagai pemilih atau tidak melalui dptonline.kpu.go.id”, pungkas Izah. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
Tipiwan
Don't Miss It..!! "Festival Pilihan Nikmat" di Alun-Alun Kajen
WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades