Advertise

KABAR RASIKA

Jangan Baper, Pengaspalan Bumiroso Panumbangan Masih Dalam Masa Pemeliharaan

Jangan Baper, Pengaspalan Bumiroso Panumbangan Masih Dalam Masa Pemeliharaan

Jangan Baper, Pengaspalan Bumiroso Panumbangan Masih Dalam Masa Pemeliharaan

PANINGGARAN – Setelah sempat menjadi perhatian terkait video anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Komisi III yang melakukan sidak proyek pengaspalan jalan yang menghubungkan Bumiroso – Panumbangan Kec. Paninggaran, akhirnya CV Jagad Raya selaku pelaksana proyek buka suara.

Proyek yang bersumber dari anggaran Banprov senilai 4.6 Milyar tersebut dinilai oleh wakil rakyat kurang bagus karena baru beberapa hari selesai pengerjaan telah rusak di beberapa titik. Bahkan dewan pun menduga ada kongkalikong antara dinas terkait dengan kontraktor.

Menanggapi hal tersebut, DIrektur CV Jagad Raya, Sunardi mengatakan bahwa proyek pengaspalan tersebut telah selesai sejak 30 Desember 2022 lalu yang dikerjakan selama 60 hari. Dan enam bulan berikutnya sampai dengan Juni 2023 merupakan masa pemeliharaan dan masih menjadi tanggung jawab rekanan apabila ada kerusakan.

“Iya, ini masih dalam masa pemeliharaan. Karena kemarin dari segala lini melaporkan kalau pekerjaan kurang sempurna sehingga saya selaku direktur (CV Jagad Raya) menyempurnakan pekerjaan sejak hari senin lalu(09/01/2023)”, terang Sunardi, Selasa (10/01/2023).

Sunardi menambahkan saat pengerjaan proyek tersebut terkendala dengan curah hujan yang cukup tinggi sehingga saat proses pemadatan kurang sempurna yang menimbulkan rongga pada aspal jalan.

“Karena ini musim penghujan jadi pemadatannya kurang sehingga jalan tersebut masih ada rongganya. Karena banyak yang ngeklaim (jalannya) mlotot-mlotot sehingga untuk menanggulanginya saya kasih agregat (butir batu pecah) yang paling kecil ukuran 0.5 dan abu batu untuk menutup pori-pori atau rongga dalam proses pengaspalan ini”, tambah Sunardi.

Apabila cuaca mendukung, pihak CV Jagad Raya sendiri menargetkan proses perawatan membutuhkan waktu kurang lebih 10 hari untuk panjang jalan sekira 2.2 KM.

Secara terpisah Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq di sela-sela peresmian jalan di Tajur dan Sigugur Kecamatan Kandangsrerang menegaskan bahwa di tahun ini pihaknya fokus pada prioritas pembangunan jalan sesuai dengan visi misi. Dengan akses jalan yang baik diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat terutama daerah atas. Bupati Fadia juga akan memperhatikan serius hasil pengerjaan yang yang telah dikerjakan oleh rekanan atau kontraktor.

“Kalau ada kerusakan jalan yang baru selesai diaspal dan itu masih dalam masa pemeliharaan, silahkan laporkan ke pemerintah. Nanti melalui Dinas PU & Taru, kontraktornya akan diminta untuk bertangtung jawab memperbaiki yang rusak. Kalau mereka (kontraktor) tidak mau bertanggung jawab maka izin kontraktornya akan di blacklist”, tegas Fadia. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-04 at 18.58
Terseret Arus Kaligenteng, Warga Banjarnegara Ditemukan Meninggal di Kandangserang
WhatsApp Image 2026-02-04 at 15.24
Dua Hari Operasi Keselamatan, Ratusan Pelanggaran Lalu Lintas Terdata di Pekalongan
WhatsApp Image 2026-02-03 at 10.52
Tak Cuma Bagi Brosur, Satlantas Pekalongan Turun Tambal Jalan Berlubang di Hari Pertama Operasi Keselamatan
Banggar
60 Ribu Jiwa Terdampak Banjir, DPRD Pekalongan: Jangan Biarkan Pengungsi Kelaparan!

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-04 at 18.58
Terseret Arus Kaligenteng, Warga Banjarnegara Ditemukan Meninggal di Kandangserang
KAJEN – Upaya pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Kaligenteng akhirnya berakhir. Memasuki hari kedua, tim gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (4/2/2026) siang. Korban...
WhatsApp Image 2026-02-04 at 15.24
Dua Hari Operasi Keselamatan, Ratusan Pelanggaran Lalu Lintas Terdata di Pekalongan
KAJEN – Pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 di wilayah Kabupaten Pekalongan mencatat ratusan pelanggaran lalu lintas hanya dalam dua hari pertama. Data tersebut menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan...
WhatsApp Image 2026-02-03 at 10.52
Tak Cuma Bagi Brosur, Satlantas Pekalongan Turun Tambal Jalan Berlubang di Hari Pertama Operasi Keselamatan
KAJEN – Hari pertama Operasi Keselamatan Candi 2026 di Kabupaten Pekalongan diwarnai langkah tak biasa. Selain membagikan selebaran keselamatan, petugas Satlantas Polres Pekalongan ikut turun langsung...
Banggar
60 Ribu Jiwa Terdampak Banjir, DPRD Pekalongan: Jangan Biarkan Pengungsi Kelaparan!
Kajen – Bencana banjir berdampak pada sekitar 60.000 warga di Kabupaten Pekalongan. Dari jumlah tersebut, 1.900 jiwa sempat mengungsi, dengan data terakhir tercatat 1.600 jiwa masih berada di lokasi pengungsian....
RAPAT 1
60 Ribu Warga Mengungsi, DPRD Pekalongan Kunci Anggaran: Tak Boleh Ada yang Kelaparan
Kajen – Lebih dari 60 ribu warga Kabupaten Pekalongan masih mengungsi akibat bencana. Kondisi ini mendorong Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Pekalongan mengunci pembahasan anggaran penanggulangan...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-01-29 at 11.24
Bansos Raib Bertahun-tahun, DPRD Pekalongan Turun Tangan Kawal Aduan
ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra
Wuled Demo 1
Demo Lanjutan Desa Wuled Tirto, Warga: Kades Harus Turun