Advertise

KABAR RASIKA

Heboh! Rekanan Eks Pendopo Nusantara Ngaku Rp 890 Juta Belum Dibayar

Heboh! Rekanan Eks Pendopo Nusantara Ngaku Rp 890 Juta Belum Dibayar

Heboh! Rekanan Eks Pendopo Nusantara Ngaku Rp 890 Juta Belum Dibayar

Dokumentasi proses pembangunan kawasan eks Pendopo Nusantara atau Pendopo Trade Center di Kota Pekalongan (dok. Istimewa).

KAJEN – Persoalan proyek pembangunan kawasan eks Pendopo Nusantara kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, seorang rekanan mengaku belum menerima pelunasan pembayaran proyek senilai ratusan juta rupiah meski pekerjaan disebut telah lama rampung dikerjakan.

Rekanan bernama Purwanto, yang akrab disapa Sirin, mengungkapkan total nilai pekerjaan yang tertuang dalam Surat Perintah Kerja (SPK) mencapai sekitar Rp 1,6 miliar. Namun hingga saat ini, masih tersisa pembayaran sekitar Rp 890 juta yang belum diterimanya dari pihak pengelola proyek.

“Sudah lama belum ada kejelasan. Kalau ditagih selalu alasannya menunggu investor, pengajuan bank, sampai menunggu ‘Ibu’ waktu itu masih menjabat,” ujar Purwanto pada Selasa (12/05/2026).

Pernyataan itu memunculkan pertanyaan serius mengenai kepastian pembayaran proyek di kawasan eks Pendopo Nusantara. Sebab, menurut pengakuannya, pekerjaan yang dikerjakan bukan proyek kecil dan seluruhnya telah dilaksanakan sesuai kesepakatan.

Purwanto merinci, pihaknya mengerjakan pembangunan tiga gapura utama di bagian depan kawasan dan satu gapura di sisi barat. Selain itu, ia juga menangani renovasi konstruksi bangunan, pembangunan kios Blok H sekitar 23 unit, lapak pedagang sekitar 20 hingga 30 unit, hingga pembangunan 16 kamar mandi.

Tak hanya itu, pekerjaan lain yang turut dikerjakan meliputi pemasangan 16 pintu folding di area barat serta sejumlah pembangunan penunjang lainnya di kawasan tersebut.

Meski proyek telah selesai, proses pembayaran disebut tak kunjung menemui titik terang. Purwanto mengaku telah berkali-kali berupaya melakukan penagihan, namun hasilnya nihil.

“Sudah berulang kali saya mencoba meminta kejelasan. Tapi sampai sekarang belum ada kepastian pembayaran,” katanya.

Ia juga mengaku kerap kesulitan menemui pihak pengelola ketika hendak meminta penjelasan terkait sisa pembayaran proyek tersebut. Kondisi itu membuat persoalan tunggakan semakin menimbulkan tanda tanya.

Di tengah mencuatnya polemik ini, publik kini menanti penjelasan resmi dari pihak pengelola kawasan eks Pendopo Nusantara terkait status pembayaran proyek yang disebut masih menunggak ratusan juta rupiah tersebut.

Kasus ini sekaligus menambah deretan persoalan yang belakangan menyeret kawasan eks Pendopo Nusantara ke sorotan publik, terutama menyangkut transparansi pengelolaan dan penyelesaian kewajiban terhadap para rekanan proyek.

Reporter Rasika FM Pekalongan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola maupun instansi terkait guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi atas kejadian ini. Pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini akan diberikan ruang hak jawab dan hak klarifikasi. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.44
Pilkades Kabupaten Pekalongan 2026 Masuk Tahap Verifikasi
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.07
Kejurkab 404 Pekalongan Digelar, Puluhan SMP Adu Kekuatan: Bibit Atlet Muda Mulai Diburu
WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien

TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-15 at 16.00
Jalan Bukur - Ponolawen Kesesi Rampung, Sukirman Cek Ketebalan Langsung Pakai Meteran
KAJEN — Pembangunan ruas jalan Bukur–Ponolawen, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, telah rampung. Namun, jalan tersebut belum bisa langsung digunakan karena masih menunggu masa waktu teknis sebelum...
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.44
Pilkades Kabupaten Pekalongan 2026 Masuk Tahap Verifikasi
KAJEN — Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Pekalongan 2026 mulai memasuki proses verifikasi berkas pendaftaran bakal calon kepala desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)...
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.07
Kejurkab 404 Pekalongan Digelar, Puluhan SMP Adu Kekuatan: Bibit Atlet Muda Mulai Diburu
KAJEN — Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai membidik bibit atlet muda melalui Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) 404 Pekalongan. Ajang olahraga tingkat SMP/MTs/sederajat ini mempertandingkan bola voli dan...
WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KAJEN – Kesabaran warga Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan sudah habis. Skandal dugaan asusila yang melibatkan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) dan Guru di SDN 02 Langkap sukses membuat...
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
PEKALONGAN – RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan kembali menjalani survei akreditasi. Namun, proses ini tidak diarahkan sekadar mengejar predikat, melainkan menjadi momentum rumah sakit untuk membenahi mutu...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-09-07 at 10.55
Video Guru SD Langkap Bikin Geger, Dindikbud Pekalongan Siapkan Sanksi hingga Pencabutan Jabatan
WhatsApp Image 2026-09-15 at 16.00
Jalan Bukur - Ponolawen Kesesi Rampung, Sukirman Cek Ketebalan Langsung Pakai Meteran
cardinal
TOK..!! Vonis 2 Tahun 4 Bulan Untuk Pemalsu Celana Cardinal