Advertise

KABAR RASIKA

Pria 63 Tahun Tiba-Tiba Ambruk di Depan Rumah Warga Bojong Lor

Pria 63 Tahun Tiba-Tiba Ambruk di Depan Rumah Warga Bojong Lor

Pria 63 Tahun Tiba-Tiba Ambruk di Depan Rumah Warga Bojong Lor

Petugas Polsek Bojong melakukan pemeriksaan dan menunjukkan lokasi tempat korban tiba-tiba ambruk di teras rumah warga Desa Bojong Lor (dok. Humas)

BOJONG – Warga Desa Bojong Lor, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, dibuat geger pada Kamis (20/11/2025) pagi setelah seorang pria tiba-tiba jatuh dan meninggal dunia di depan rumah warga. Korban diketahui bernama Sugiono (63), warga Desa Klunjukan, Kecamatan Sragi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Menurut keterangan dua saksi, Heri Giyantoro dan Heri Supriyanto, korban datang dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario. Sesampainya di lokasi, korban terlihat dalam kondisi lemas dan sempoyongan sebelum akhirnya roboh dan tidak sadarkan diri.

Saksi yang panik langsung memindahkan korban ke dalam rumah dan meminta pertolongan warga sekitar. Kepala Desa kemudian dihubungi untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bojong.

Tak lama berselang, petugas Polsek Bojong tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan Puskesmas Bojong 1. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Tidak Ada Unsur Kekerasan

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, S.H., menjelaskan bahwa hasil olah TKP bersama Unit INAFIS Sat Reskrim Polres Pekalongan memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan petugas medis Puskesmas Bojong 1, korban diperkirakan meninggal karena serangan jantung mendadak,” ungkapnya.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

“Karena tidak ditemukan unsur pidana, jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan menerima dan mengikhlaskan kepergian korban,” tambah Ipda Warsito.

Sumber: Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
Tipiwan
Don't Miss It..!! "Festival Pilihan Nikmat" di Alun-Alun Kajen
WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades