Advertise

KABAR RASIKA

Makna dan Filosofi Logo Hari Jadi Kabupaten Pekalongan 2025

Makna dan Filosofi Logo Hari Jadi Kabupaten Pekalongan 2025

Makna dan Filosofi Logo Hari Jadi Kabupaten Pekalongan 2025

Logo Hari Jadi Ke – 403 Kabupaten Pekalongan 2025

Pekalongan — Peringatan Hari Jadi ke-403 Kabupaten Pekalongan tahun ini mengusung tema sarat makna: “Kajen Tumandang Kajen Kumandang”. Ungkapan khas masyarakat Jawa ini menggambarkan etos, semangat, dan kesadaran diri untuk bergerak menuju perubahan yang lebih baik. Tekad kuat inilah yang diyakini akan membawa kejayaan yang menggema hingga ke seluruh penjuru.

Tema tersebut mengandung pesan moral dan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk bersama-sama bergerak, bertindak, dan bersinergi demi terwujudnya kabupaten yang berkeadilan, sejahtera, dan merata. Selain itu, tema ini menjadi bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati.

Tidak hanya temanya, logo Hari Jadi ke-403 juga memuat filosofi yang mendalam. Desainnya dirancang untuk menegaskan semangat tema dan merepresentasikan proses pemerintahan, pelayanan publik, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat menuju cita-cita bersama.

Secara rinci, makna filosofis logo tersebut meliputi:

  1. Tangkai Senjata Cakra dengan Siluet Padi dan Kapas – Melambangkan kekokohan tekad untuk mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang sejahtera, gemah ripah loh jinawi.

  2. Angka “0” berbentuk roda cakra dengan 8 jeruji mata angin – Terinspirasi dari senjata pusaka dan konsep Cokro Manggilingan, simbol perjalanan waktu yang terus berputar. Filosofi ini menandakan bahwa di usia ke-403, Kabupaten Pekalongan terus belajar dari masa lalu, memperbaiki diri di masa kini, dan menatap masa depan yang lebih baik. Delapan jeruji melambangkan keterbukaan ke segala arah.

  3. Angka “3” dengan siluet simbol kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur – Menggambarkan fokus pembangunan tahun 2025 tanpa mengesampingkan sektor lain. Terdapat pula ornamen Tugu Alquran sebagai identitas keagamaan daerah.

  4. Canting Batik dengan ornamen Keris – Melambangkan karakter khas Kabupaten Pekalongan sebagai sentra batik nasional. Keris juga memuat makna elemen kehidupan:

    • Bumi: teguh, bermanfaat, dan menjadi pijakan yang kokoh.

    • Matahari: memberi semangat, energi, dan kehangatan.

    • Api: tegas, adil, dan berani mengambil keputusan.

    • Samudra: berpandangan luas dan menerima perbedaan.

    • Langit: memiliki wawasan tinggi dan melindungi rakyat.

    • Angin: cepat tanggap dan adaptif terhadap perubahan.

Dengan perpaduan tema dan logo yang sarat makna ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berharap seluruh warganya dapat terinspirasi untuk terus menjaga nilai-nilai luhur, meningkatkan semangat kebersamaan, serta bergerak bersama menuju kemajuan dan kesejahteraan yang merata.

Sumber : PemKab Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

PC NU
SKNC 2026 Bikin Heboh, PCNU Pekalongan Ungkap Ogoh-ogoh Sudah Dilarang Sejak Awal
PKB 2
Carnival Simbang Kulon Disorot Gegara Dikira Ritual Setan, PKB dan Para Kiai Turun Tangan
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.44
Pilkades Kabupaten Pekalongan 2026 Masuk Tahap Verifikasi
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.07
Kejurkab 404 Pekalongan Digelar, Puluhan SMP Adu Kekuatan: Bibit Atlet Muda Mulai Diburu

TERKINI

PC NU
SKNC 2026 Bikin Heboh, PCNU Pekalongan Ungkap Ogoh-ogoh Sudah Dilarang Sejak Awal
PEKALONGAN – Polemik Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 ikut mendapat sorotan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan. PCNU menilai kreativitas anak muda tetap harus diberi ruang,...
PKB 2
Carnival Simbang Kulon Disorot Gegara Dikira Ritual Setan, PKB dan Para Kiai Turun Tangan
PEKALONGAN – Polemik Simbang Kulon Night Carnival 2026 yang sempat meledak di media sosial akhirnya dibawa ke meja evaluasi. Ketua DPC PKB Kabupaten Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama sejumlah kiai, tokoh...
WhatsApp Image 2026-09-15 at 16.00
Jalan Bukur - Ponolawen Kesesi Rampung, Sukirman Cek Ketebalan Langsung Pakai Meteran
KAJEN — Pembangunan ruas jalan Bukur–Ponolawen, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, telah rampung. Namun, jalan tersebut belum bisa langsung digunakan karena masih menunggu masa waktu teknis sebelum...
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.44
Pilkades Kabupaten Pekalongan 2026 Masuk Tahap Verifikasi
KAJEN — Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Pekalongan 2026 mulai memasuki proses verifikasi berkas pendaftaran bakal calon kepala desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)...
WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.07
Kejurkab 404 Pekalongan Digelar, Puluhan SMP Adu Kekuatan: Bibit Atlet Muda Mulai Diburu
KAJEN — Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai membidik bibit atlet muda melalui Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) 404 Pekalongan. Ajang olahraga tingkat SMP/MTs/sederajat ini mempertandingkan bola voli dan...
Muat Lebih

POPULER

PKB 2
Carnival Simbang Kulon Disorot Gegara Dikira Ritual Setan, PKB dan Para Kiai Turun Tangan
WhatsApp Image 2026-09-15 at 16.00
Jalan Bukur - Ponolawen Kesesi Rampung, Sukirman Cek Ketebalan Langsung Pakai Meteran
BMI 1
Bolone Mase Tiba-Tiba Konsolidasi di Pekalongan, Ada Apa?