Advertise

KABAR RASIKA

Uji Coba Lima Hari Sekolah Dimulai di 175 Sekolah Pekalongan, Bupati Fadia : Ngaji Tetap Jalan!

Uji Coba Lima Hari Sekolah Dimulai di 175 Sekolah Pekalongan, Bupati Fadia : Ngaji Tetap Jalan!

Uji Coba Lima Hari Sekolah Dimulai di 175 Sekolah Pekalongan, Bupati Fadia : Ngaji Tetap Jalan!

Bupati Fadia dan Wabup Sukirman saat memberikan keterangan akan diberlakukannya uji coba 5 hari sekolah (dok. Istimewa)

KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan mulai pekan ini menggelar uji coba sistem lima hari sekolah di 175 SD Negeri dan SMP Negeri. Uji coba ini akan berlangsung selama enam bulan, dengan evaluasi tiap tiga bulan untuk memastikan tak mengganggu waktu belajar agama di TPQ maupun madrasah diniyah (madin).

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menegaskan pihaknya tidak akan ragu mengembalikan sistem ke enam hari sekolah jika terbukti lima hari sekolah tidak efektif atau mengurangi waktu anak untuk mengaji.

“Jangan sampai gara-gara lima hari sekolah, anak-anak jadi tidak ngaji. Kami atur jam pulangnya supaya mereka tetap punya waktu istirahat sebelum lanjut belajar agama,” tegas Fadia, Senin (11/8/2025).

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan telah diminta untuk menyusun jadwal yang selaras dengan identitas daerah sebagai Kota Santri.

Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Kholid, menyebutkan uji coba kemungkinan dimulai Selasa (12/8/2025). Hari Senin ini pihaknya mengumpulkan para kepala sekolah untuk membahas persiapan teknis.

Dari 175 sekolah yang ikut uji coba, seluruh sekolah di wilayah atas masuk sampel. Sedangkan di wilayah tengah dan pesisir, setiap kecamatan hanya diambil dua SD dan dua SMP. “Untuk Kecamatan Kajen, yang sebagian wilayahnya ada di daerah atas, kemungkinan lebih dari dua sekolah,” jelasnya.

Adapun jadwal pulang diatur berbeda untuk tiap jenjang: SD kelas 1–3 pukul 11.30, SD kelas 4–6 pukul 13.30–14.00, dan SMP pukul 14.30.

“Kami sudah koordinasi dengan sejumlah kiai, salah satunya di Ponpes Al-Utsmanu, yang TPQ-nya dimulai pukul 16.00. Jadi anak masih punya waktu dua jam untuk istirahat di rumah,” tandas Kholid. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-04 at 18.58
Terseret Arus Kaligenteng, Warga Banjarnegara Ditemukan Meninggal di Kandangserang
WhatsApp Image 2026-02-04 at 15.24
Dua Hari Operasi Keselamatan, Ratusan Pelanggaran Lalu Lintas Terdata di Pekalongan
WhatsApp Image 2026-02-03 at 10.52
Tak Cuma Bagi Brosur, Satlantas Pekalongan Turun Tambal Jalan Berlubang di Hari Pertama Operasi Keselamatan
Banggar
60 Ribu Jiwa Terdampak Banjir, DPRD Pekalongan: Jangan Biarkan Pengungsi Kelaparan!

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-04 at 18.58
Terseret Arus Kaligenteng, Warga Banjarnegara Ditemukan Meninggal di Kandangserang
KAJEN – Upaya pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Kaligenteng akhirnya berakhir. Memasuki hari kedua, tim gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (4/2/2026) siang. Korban...
WhatsApp Image 2026-02-04 at 15.24
Dua Hari Operasi Keselamatan, Ratusan Pelanggaran Lalu Lintas Terdata di Pekalongan
KAJEN – Pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 di wilayah Kabupaten Pekalongan mencatat ratusan pelanggaran lalu lintas hanya dalam dua hari pertama. Data tersebut menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan...
WhatsApp Image 2026-02-03 at 10.52
Tak Cuma Bagi Brosur, Satlantas Pekalongan Turun Tambal Jalan Berlubang di Hari Pertama Operasi Keselamatan
KAJEN – Hari pertama Operasi Keselamatan Candi 2026 di Kabupaten Pekalongan diwarnai langkah tak biasa. Selain membagikan selebaran keselamatan, petugas Satlantas Polres Pekalongan ikut turun langsung...
Banggar
60 Ribu Jiwa Terdampak Banjir, DPRD Pekalongan: Jangan Biarkan Pengungsi Kelaparan!
Kajen – Bencana banjir berdampak pada sekitar 60.000 warga di Kabupaten Pekalongan. Dari jumlah tersebut, 1.900 jiwa sempat mengungsi, dengan data terakhir tercatat 1.600 jiwa masih berada di lokasi pengungsian....
RAPAT 1
60 Ribu Warga Mengungsi, DPRD Pekalongan Kunci Anggaran: Tak Boleh Ada yang Kelaparan
Kajen – Lebih dari 60 ribu warga Kabupaten Pekalongan masih mengungsi akibat bencana. Kondisi ini mendorong Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Pekalongan mengunci pembahasan anggaran penanggulangan...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-01-29 at 11.24
Bansos Raib Bertahun-tahun, DPRD Pekalongan Turun Tangan Kawal Aduan
ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra
Wuled Demo 1
Demo Lanjutan Desa Wuled Tirto, Warga: Kades Harus Turun