[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Tukang Bangunan Meninggal Akibat Tersengat Listrik

Tukang Bangunan Meninggal Akibat Tersengat Listrik

Tukang Bangunan Meninggal Akibat Tersengat Listrik

Lokasi kejadian yang menewaskan tukang bangunan saat memasang lampu penerangan akibat tersengat listrik (dok. Humas)

WIRADESA – Seorang pekerja bangunan di Kecamatan Wiradesa meninggal dunia saat bekerja. Pasalnya, Suyitno (46) warga Keurahan Mayangan Kecamatan Wiradesa meninggal dunia tersengat listrik ketika sedang memasang lampu. Saat dikonfirmasi, Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiarto, S.H., M.H membenarkan kejadian itu.

Disampaikannya, pada Rabu siang (19/03/2025) sekitar pukul 14.30 wib, pihaknya telah menerima laporan orang meninggal dunia.

“Memang telah terjadi peristiwa orang meninggal dunia tersengat listrik. Korban tersengat listrik pada Rabu, 19 Maret 2025 sekitar pukul 13.30 wib, ketika sedang memasang lampu,” ujarnya.

Iptu Maman menjelaskan, hari itu, korban bersama ketiga rekannya bekerja di rumah Novinda (27) di Kelurahan Mayangan Rt. 013 / Rw. 005 Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

“Saat itu korban mengatakan kepada rekan-rekannya bahwa penerangan di dalam ruangan tidak ada dan meminta pemilik rumah untuk membeli lampu dan juga kabel,” terangnya.

Setelah dibelikan, korban dan rekannya akhirnya memasang lampu tersebut, dimana posisi saklar sudah dalam keadaan off. Rekan korban memegang kabel, sedangkan korban yang memasang lampu. Namun saat pemasangan, tangan korban dalam keadaan basah dan ada kabel yang terbuka sehingga langsung tersengat listrik.

Seketika itu juga, rekan korban langsung menolongnya dengan cara melepaskan kabel tersebut agar tidak tersengat lagi.

“Korban langsung tergeletak terbaring di tanah, dan saat melihat kejadian itu, pemilik rumah segera mematikan saklar utama pada box PLN,” ungkap Kapolsek.

Korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit dan kejadian tersebut segera dilaporkan ke Polsek

Sementara itu, dari pihak keluarga korban menerima bahwa kejadian tersebut sebagai sebuah musibah.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-27 at 13.04
Cegah Korupsi dari Birokrasi hingga Sekolah, Pemkab Pekalongan Perkuat Budaya Integritas
BAZNAS
BAZNAS Pekalongan Resmi Bantah Isu KPK Datangi Kediaman Ketua: “Hoaks!”
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-27 at 13.04
Cegah Korupsi dari Birokrasi hingga Sekolah, Pemkab Pekalongan Perkuat Budaya Integritas
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui pengawasan internal, pembenahan tata kelola pemerintahan, serta edukasi antikorupsi yang menyasar...
BAZNAS
BAZNAS Pekalongan Resmi Bantah Isu KPK Datangi Kediaman Ketua: “Hoaks!”
KEDUNGWUNI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pekalongan secara resmi membantah informasi di media sosial yang menyebut kediaman Ketua BAZNAS Kabupaten Pekalongan, KH. Muhtarom, didatangi Komisi...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
KEDUNGWUNI – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, mendesak pemerintah daerah segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 tentang...
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB, Hj. Hindun, mengajak generasi muda agar tidak minder menjadi santri. Menurutnya, pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter,...
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan gratifikasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, tidak ada toleransi...
Muat Lebih

POPULER

Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
RSUD KESESI utm
Pusaran Utang Rp. 1.8 Milyar di RSUD Kesesi