[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Jelang Pelantikan Kepala Daerah, Kepala Kesbangpol : Anggaran PAM Pelantikan Bupati Pekalongan Sudah Siap

Jelang Pelantikan Kepala Daerah, Kepala Kesbangpol : Anggaran PAM Pelantikan Bupati Pekalongan Sudah Siap

Jelang Pelantikan Kepala Daerah, Kepala Kesbangpol : Anggaran PAM Pelantikan Bupati Pekalongan Sudah Siap

Haryanto Nugroho – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pekalongan (Dok. Bagus Rasika FM)

KAJEN – Penetapan pasangan calon terpilih hasil Pilkada Kabupaten Pekalongan Tahun  2024 telah dilaksanakanoleh KPU pada 9 Januari lalu, selanjutnya esok harinya surat pengusulan pelantikan dari KPU juga telah disampaikan kepada DPRD untuk diparipurnakan.

Pelaksanaan paripurna di DPRD  ditargetkan oleh Ketua  DPRD,  Abdul Munir maksimal 5 hari  sejak  diterimanya  surat Ketua  KPU, dan  pada hari  Rabu,  15  Januari  2025  pun telah terlaksana sidang paripurna dengan 2 agenda yaitu Pengumuman AMJ Bupati -Wakil Bupati periode 2021-2025 dan Pengumuman Penetapan Paslon Bupati-Wakil Bupati terpilih Pilkada 2024.

Hasil  dari  paripurna  ini  nantinya  sebagai  dasar DPRD  untuk  menyampaikan  usulan pelantikan  kepada Pemerintah  melalui  Gubernur Jawa Tengah. Pemerintah  dalam  hal ini  Kemendagri  sebelumnya  telah  merencanakan  pelantikan  pada  7  Februari  2025 untuk   Gubernur  dan   10   Februari  2025   untuk   Bupati/  Walikota.  Namun    dengan pertimbangan  keserentakan  sehingga  pelantikan  nantinya  akan   menunggu  semua daerah selesai  dalam  proses sengketa di  MK yang  diperkirakan  sekitar  bulan  Maret 2025.

Menyikapi hal  tersebut, Kepala Badan Kesbangpol  Haryanto saat  ditemui  awak  media di  sela-sela  paripurna  DPRD  menyampaikan  sedikit  gambaran kesiapan  pemerintah daerah dalam rangka menuju hari H Pelantikan Kepala Daerah.

“Penundaan pelantikan  sementara belum  ada   kepastian  regulasi  dari  pusat (pemerintah), jadi acuan Perpres Nomor  80  Tahun  2024  masih kita pegang untuk  itu Pemerintah  Daerah tetap   komitmen  mempersiapkan  Pelantikan  Bupati-Wakil  Bupati terpilih kapanpun itu dilaksanakan“. Tegas Haryanto.

“Jika   mengacu  regulasi   yang    ada    saat   ini   maka    pelantikan   Bupati/  Walikota dilaksanakan di Ibukota propinsi, jadi kita ke semarang. Namun  meski demikian, pengamanan dari daerah (Kabupaten Pekalongan) tetap  sudah disiapkan dan anggaran untuk itupun sudah teralokasikan,” tambahnya.

Pemerintah  Daerah  telah  tuntas  menyalurkan  Dana   Hibah  PAM  Pilkada  TA  2024 kepada Polri & TNI yang  didalamnya sudah termasuk untuk  pengamanan pelantikan meski pelantikan misalnya nanti diundurpun, anggaran tersebut masih sah untuk digunakan oleh kawan-kawan polres dan  kodim. Termasuk pertanggungjawaban yang melewati Tahun  anggaran 2024  (sampai 2025)  pun tidak jadi soal.

Hal  ini  diperkuat  dengan terbitnya  Surat   Edaran Mendagri  pada tanggal  14  Januari 2025  tentang Juklak Hibah untuk pengamanan Pilkada Serentak Tahun  2024. Dalam edaran tersebut ditegaskan salah satunya bahwa pelaporan penggunaan dana hibah dan  penyetoran sisa dana hibah ke rekening kas umum  daerah dilakukan secara sekaligus paling lambat 3 (tiga) bulan setelah pelantikan.

Terpenting dari semua itu adalah bahwa sampai dengan akhir tahapan pilkada, kami mengajak seluruh komponen bangsa warga  masyarakat Kabupaten  Pekalongan  untuk terus  bersama-sama  menjaga   iklim   kondusif   demi   Kabupaten   Pekalongan   yang semakin  maju  dan   sejahtera,  mari  kembali  ke   sila  3  Pancasila  yaitu  Persatuan Indonesia.

Sumber : rilis Bakesbangpol Kabupaten Pekalongan

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-27 at 13.04
Cegah Korupsi dari Birokrasi hingga Sekolah, Pemkab Pekalongan Perkuat Budaya Integritas
BAZNAS
BAZNAS Pekalongan Resmi Bantah Isu KPK Datangi Kediaman Ketua: “Hoaks!”
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-27 at 13.04
Cegah Korupsi dari Birokrasi hingga Sekolah, Pemkab Pekalongan Perkuat Budaya Integritas
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui pengawasan internal, pembenahan tata kelola pemerintahan, serta edukasi antikorupsi yang menyasar...
BAZNAS
BAZNAS Pekalongan Resmi Bantah Isu KPK Datangi Kediaman Ketua: “Hoaks!”
KEDUNGWUNI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pekalongan secara resmi membantah informasi di media sosial yang menyebut kediaman Ketua BAZNAS Kabupaten Pekalongan, KH. Muhtarom, didatangi Komisi...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
KEDUNGWUNI – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, mendesak pemerintah daerah segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 tentang...
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB, Hj. Hindun, mengajak generasi muda agar tidak minder menjadi santri. Menurutnya, pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter,...
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan gratifikasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, tidak ada toleransi...
Muat Lebih

POPULER

Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
RSUD KESESI utm
Pusaran Utang Rp. 1.8 Milyar di RSUD Kesesi