Advertise

KABAR RASIKA

Karyawan RSIA Aisyiyah Pekalongan Menjadi Saksi Hingga Merasakan Manfaat Langsung Program JKN

Karyawan RSIA Aisyiyah Pekalongan Menjadi Saksi Hingga Merasakan Manfaat Langsung Program JKN

Karyawan RSIA Aisyiyah Pekalongan Menjadi Saksi Hingga Merasakan Manfaat Langsung Program JKN

Narasumber : Afriska Fitriana

Pekalongan – Afriska Fitriana (34) tidak hanya berdedikasi pada pekerjaannya tetapi juga merasakan manfaat langsung dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sebagai Koordinator Ruang Nifas di RSIA Aisyiyah Pekajangan Pekalongan, dia tidak hanya seorang karyawan tetapi juga peserta aktif dalam program JKN. Afriska telah menjadi saksi sekaligus merasakan sendiri bagaimana program ini memberikan perlindungan kesehatan yang komprehensif, baik untuk orang lain, dirinya sendiri maupun untuk keluarganya.

“Saya telah bekerja di RSIA Aisyiyah Pekalongan sejak tahun 2013 dan menjadi peserta program JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) sejak tahun 2017. Premi JKN yang saya bayar adalah 5%, dengan 4% ditanggung oleh rumah sakit dan 1% dipotong dari gaji saya, yang sudah mencakup perlindungan kesehatan untuk suami dan dua anak saya. Tugas saya sehari-hari meliputi pengelolaan rekam medis, melakukan pelayanan langsung yang melibatkan kunjungan pada pasien serta memastikan kepuasan pasien. Saya secara langsung menyaksikan betapa besar manfaat yang diperoleh pasien yang saya layani dari program JKN,” ungkap Afriska.

Sebagai peserta JKN, Afriska juga merasakan manfaat signifikan dari program tersebut. Manfaat ini tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga mencakup perlindungan kesehatan menyeluruh untuk suami dan dua anaknya, yang semuanya terdaftar sebagai tanggungan dalam kepesertaannya. Program JKN memastikan bahwa seluruh keluarganya memiliki akses ke layanan kesehatan kapan pun mereka membutuhkannya.

“Manfaat yang kami peroleh dari JKN sangat besar; ini terlihat dari pengalaman persalinan saya yang kedua, perawatan anak saya yang sering sakit, hingga kebutuhan medis mendadak lainnya. Program ini membantu kami mengatasi beban finansial dan menjamin ketersediaan perawatan medis tepat waktu,” terang Afriska menekankan betapa pentingnya JKN bagi keluarganya.

Pengalaman pertama yang sangat berkesan bagi Afriska dengan JKN adalah saat melahirkan anak keduanya melalui operasi caesar. Seluruh proses, mulai dari persiapan, operasi, hingga pemulihan, ditangani dengan lancar berkat dukungan dari BPJS Kesehatan. Afriska merasa sangat terbantu karena semua biaya dan administrasi diurus efisien, memungkinkan dia untuk fokus pada pemulihan dan perawatan bayinya tanpa kekhawatiran finansial.

“Saya tidak perlu khawatir tentang biaya atau administrasi. Semuanya dimudahkan oleh BPJS Kesehatan dan rumah sakit, memungkinkan saya untuk fokus pada pemulihan dan menikmati waktu bersama keluarga saya. Ini benar-benar mengurangi beban kami dan memberikan ketenangan pikiran selama periode penting tersebut ” kenangnya.

Kemudian, Afriska juga sering mengandalkan BPJS Kesehatan untuk perawatan medis anak pertamanya Alby Sakhi (7) yang beberapa kali memerlukan rawat inap karena kondisi seperti demam berdarah dan diare. Anaknya mendapat perawatan yang tepat dan efisien, memungkinkan pemulihan yang cepat dan minim gangguan. Afriska menghargai dukungan ini karena membantunya mengatasi masa-masa sulit tanpa khawatir tentang biaya yang biasanya tinggi untuk perawatan tersebut.

“Setiap kejadian membuat saya semakin menghargai keberadaan JKN. Layanan yang cepat dan tidak membebani secara finansial itu sangat berarti bagi kami sebagai keluarga, membantu kami melewati masa sulit tanpa kekhawatiran ekstra. Ini menunjukkan pentingnya memiliki akses ke perawatan kesehatan yang baik dan terjangkau,” imbuhnya dengan haru.

Dalam pekerjaannya, Afriska sering menjadi sumber informasi mengenai BPJS Kesehatan bagi rekan kerjanya dan pasien yang membutuhkan penjelasan tentang bagaimana mereka bisa memanfaatkan program tersebut. Dia memberikan bimbingan dan penjelasan mendetail tentang berbagai manfaat serta membantu mereka memahami cara mengakses layanan kesehatan yang dibutuhkan. Ini memungkinkan pasien dan koleganya untuk menggunakan sepenuhnya fasilitas yang disediakan, sehingga meningkatkan kepercayaan dan kepuasan peserta terhadap program JKN.

“Menjadi informan di tempat kerja memberi saya kesempatan untuk membantu orang lain tidak hanya dalam aspek medis tetapi juga dalam memahami manfaat JKN. Saya dapat memberikan penjelasan rinci tentang manfaat program JKN, hak-hak yang tersedia, dan prosedur penggunaannya, yang sangat berguna dalam situasi kritis. Selain itu juga, memungkinkan saya untuk berkontribusi secara lebih luas dalam mengedukasi pentingnya memiliki perlindungan melalui program JKN,” pungkasnya. (sw/ns)

Tag :

BACA JUGA :

RUMDIN DPRD
Tunjangan DPRD Kab. Pekalongan : Kajian Universitas Diduga Jadi "Tameng" Gelembungkan Anggaran?
WhatsApp Image 2026-05-20 at 13.19
Diciduk di Teras Ruma, Pria di Bojong Pekalongan Simpan Sabu dalam Bungkus Rokok
WhatsApp Image 2026-05-20 at 10.38
Kejar Target Generasi Emas 2045, LPPM Undip dan Dinkes Kab. Pekalongan Bersinergi Perangi Hoaks Imunisasi dan Anak ‘Zero Dose’
KPU
Target 80 Sekolah, KPU Pekalongan Sasar Pemilih Pemula Lewat Program 'KPU Mengajar'

TERKINI

RUMDIN DPRD
Tunjangan DPRD Kab. Pekalongan : Kajian Universitas Diduga Jadi "Tameng" Gelembungkan Anggaran?
KAJEN – Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pekalongan kini tengah mengincar dugaan penyimpangan dalam penetapan Tunjangan Transportasi (TT) dan Tunjangan Perumahan (TP) anggota DPRD setempat. Konon...
WhatsApp Image 2026-05-20 at 13.19
Diciduk di Teras Ruma, Pria di Bojong Pekalongan Simpan Sabu dalam Bungkus Rokok
KAJEN – Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan kembali mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pria berinisial BAI alias Ciblek (30) diringkus petugas...
WhatsApp Image 2026-05-20 at 10.38
Kejar Target Generasi Emas 2045, LPPM Undip dan Dinkes Kab. Pekalongan Bersinergi Perangi Hoaks Imunisasi dan Anak ‘Zero Dose’
​PEKALONGAN – Pusat Penelitian Kesehatan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Diponegoro (Undip) menggandeng Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk menggenjot capaian target...
KPU
Target 80 Sekolah, KPU Pekalongan Sasar Pemilih Pemula Lewat Program 'KPU Mengajar'
PEKALONGAN – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pekalongan menggelar program “KPU Mengajar” di MTs YMI Wonopringgo, Selasa (19/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Wonopringgo itu diikuti...
WhatsApp Image 2026-05-18 at 12.55
Viral! Dugaan Pencurian Kotak Amal di Makam Wali Kayugeritan Jadi Sorotan, Polisi Turun Tangan
Polres Pekalongan – Dugaan pencurian kotak amal di Makam Wali Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, tengah dalam penanganan pihak kepolisian. Kasus tersebut mencuat setelah video...
Muat Lebih

POPULER

KPU
Target 80 Sekolah, KPU Pekalongan Sasar Pemilih Pemula Lewat Program 'KPU Mengajar'
BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
WhatsApp Image 2026-05-20 at 10.38
Kejar Target Generasi Emas 2045, LPPM Undip dan Dinkes Kab. Pekalongan Bersinergi Perangi Hoaks Imunisasi dan Anak ‘Zero Dose’