Advertise

KABAR RASIKA

Polsek Wiradesa Tasyakuran Tempati Gedung Baru

Polsek Wiradesa Tasyakuran Tempati Gedung Baru

Polsek Wiradesa Tasyakuran Tempati Gedung Baru

TUMPENG – Kapolres Pekalongan, AKBP Wayhu Rohadi saat menghadiri tasyakuran Polsek Wiradesa menemapti gedung baru 17/01/2024 – dok. Humas)

WIRADESA – Polsek Wiradesa adakan tasyakuran dan doa bersama menempati gedung baru, Rabu (17/01/2024) yang dihadiri oleh Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi, S.I.K., M.H., Waka Polres Pekalongan Kompol Kholid Mawardi, S. H., M. H., PJU Polres Pekalongan, Kapolsek Jajaran Polres Pekalongan, Camat Wiradesa, Danramil Wiradesa, Danpos AL Wonokerto, Ketua Panwas Wiradesa dan Wonokerto, Ketua PPK Wiradesa dan Wonokerto, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi, S.I.K., M.H mengungkapkan rasa syukurnya atas penempatan gedung baru Polsek Wiradesa. Tak lupa, AKBP Wahyu Rohadi mengucapakan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan yang sudah memberikan hibah kepada Polsek Wiradesa.

Mudah-mudahan penempatan gedung baru ini akan menjadi penyemangat bagi anggota Polsek Wiradesa. Dengan ini semoga membawa keberkahan sehingga dapat meningkatkan kinerja anggota.

“Dengan dibangunnya gedung baru ini, diharapkan bisa bermanfaat bukan hanya untuk anggota Polsek, namun juga masyarakat di Kecamatan Wiradesa dan Wonokerto, dalam memberikan pelayanan Kepolisian untuk masyarakat di wilayah hukum Polsek Wiradesa dan Wonokerto,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu pula, Kapolres menitipkan pesan kepada masyarakat untuk bisa lebih disiplin dalam mentaati peraturan lalu lintas, termasuk pelarangan penggunaan knalpot brong. “Karena selain bising juga sangat mengganggu kenyamanan dan meresahkan masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai acara puncak tasyakuran, dilaksanakan pemotongan tumpeng oleh Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi, S.I.K., M.H untuk diserahkan kepada Kapolsek Wiradesa AKP Aris Suharsono, S.H.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
SRAGI – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan memicu insiden memilukan. Dua unit rumah milik warga di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, roboh...
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
KEDENGWUNI – Penanganan kasus dugaan teror penembakan di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terus bergulir. Kepolisian memastikan penyelidikan dilakukan secara serius,...
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
KAJEN – Suasana malam di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, mendadak mencekam. Satu tembakan misterius dilepaskan orang tak dikenal ke arah rumah Ahmad Muzakhim alias...
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim
KAJEN – Teror senjata api mengguncang wilayah Kabupaten Pekalongan. Rumah milik Ahmad Muzakhim alias Mas Boim yang berada di wilayah Sidodadi Indah Kedungwuni ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) pada...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
MA 1
TPA Bojonglarang Hampir Penuh, Pemkab Siapkan Opsi “Bakar Sampah Jadi Listrik”