Advertise

KABAR RASIKA

Viral Aksi Begal, Polisi Turun Tangan

Viral Aksi Begal, Polisi Turun Tangan

Viral Aksi Begal, Polisi Turun Tangan

TKP – Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara atas laporan adanya aksi begal di Bojong (dok. Humas)

BOJONG – Muncul postingan bernarasikan aksi begal di media sosial, Polsek Bojong, Polres Pekalongan bergerak cepat merespon hal itu dengan melakukan pencarian terhadap korban serta mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memastikan kebenaran kabar tersebut.

Terkait kabar viral itu Kasubsi Penmas Sihumas Iptu Suwarti, S.H. menyampaikan sebelumnya viral di sebuah postingan dengan narasi aksi begal yang terjadi di jalan Betikan, Desa Bojongminggir Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Minggu (12/1/2025) dini hari. Namun setelah viral dan ada upaya dari pihak Kepolisian korban baru melaporkan ke Polsek Bojong, Senin (13/1/2025) siang.

“Senin siang, 13 Januari 2025, Polsek Bojong telah menerima laporan dari korban pembegalan yang terjadi pada Minggu (12/1/2025) sekitar pukul 01.30 wib,” ujar Kasubsi Penmas.

Iptu Warti menjelaskan dari awal adanya postingan viral aksi pembegalan tersebut, sebelum korban membuat laporan Polres Pekalongan sudah langsung turun tangan dan gerak cepat untuk memastikan kebenaran dari kejadian itu.

“Sebelumnya dari hasil pantauan di medsos petugas langsung mendatangi lokasi sesuai informasi yang beredar dan mencari korban untuk cek kebenaran kejadian dimaksud,” kata Iptu Warti.

Sementara itu saat ini dari keterangan yang didapat kejadian bermula dari korban yang berinisial WAW (18) dan KAM (19) yang berboncengan mengendarai sepeda motor hendak pulang ke rumah masing-masing. Saat mereka melintas di jalan Betikan yang berada di Desa Bojongminggir Kecamatan Bojong, secara tiba-tiba ada sepeda motor yang mendahului kemudian memepet korban.

“Pelaku berjumlah dua orang, berboncengan dengan mengendarai SPM Honda Scoopy. Mereka (pelaku) memepet hingga sepeda motor korban terjatuh dan menimpa kaki kiri KAM,” kata Kasubsi Penmas.

Melihat korban terjatuh, pelaku kemudian turun dan menodongkan pistol (diduga senjata mainan) ke arah WAW. Namun, korban melawan dan menendang hingga pelaku jatuh. Pelaku selanjutnya memukul korban hingga mengenai pelipis mata kanan. Teman korban juga berusaha untuk menolong, namun pelaku lainnya mengeluarkan sebilah golok dan mengarahkan ke arah kepala KAM.

“Pelaku mengancam supaya korban memberikan handphone nya supaya tidak diapa-apakan oleh mereka,” terang Kasubsi Penmas.

Karena ketakutan, KAM akhirnya menyerahkan handphone miliknya kepada pelaku. Sementara handphone milik WAW terjatuh saat melawan pelaku lainnya, namun akhirnya pelaku mendapatkan handphone yang terjatuh tersebut.

Setelah mendapatkan handphone dari kedua korbannya, para pelaku bergegas meninggalkan lokasi. Kedua korban selanjutnya pulang ke rumah masing-masing dan menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya. Peristiwa ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Bojong pada Senin siang (13/1/2025). Salah satu teman korban juga memviralkan kejadian tersebut ke media sosial.

“Atas kejadian tersebut kedua korban mengalami kerugian total sebesar Rp. 4.592.000. “WAW juga mengalami luka memar dibagian pelipis mata kanan dan luka lecet di dada atas sebelah kanan, sedangkan KAM mengalami luka lecet pada kaki sebelah kiri,” imbuh Iptu Warti.

Saat ini kasus tersebut dalam penanganan Polsek Bojong dan Polres Pekalongan.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-01-15 at 10.46
DPRD Sebut Ada Penyimpangan Dana Desa Randumuktiwaren
WhatsApp Image 2026-01-14 at 09.47
15 Siswa SDN 01 Kedungwuni Alami Gejala Usai Konsumsi MBG, Polisi Turun Lakukan Penelusuran
WhatsApp Image 2026-01-14 at 09.33
Ranting Pohon Patah Tutupi Jalan Depan SMKN 1 Kedungwuni, Lalu Lintas Sempat Terganggu
Ilustrasi MBG
Belasan Siswa SD di Kedungwuni Diduga Keracunan MBG

TERKINI

WhatsApp Image 2026-01-15 at 10.46
DPRD Sebut Ada Penyimpangan Dana Desa Randumuktiwaren
KAJEN – Puluhan warga Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, menggelar audiensi dengan DPRD Kabupaten Pekalongan pada Rabu (14/1/2026). Mereka menuntut kejelasan dan ketegasan atas...
Casino’s zonder Cruks: Hoe transparante spelvoorwaarden het gevoel van betrouwbaarheid van gokkers versterken.
Online gokken heeft de laatste jaren een enorme verandering doorgemaakt, waarbij gokkers steeds meer vrijheid en flexibiliteit zoeken. Hoewel het Cruks-systeem in Nederland is ingevoerd om bewust gokken...
WhatsApp Image 2026-01-14 at 09.47
15 Siswa SDN 01 Kedungwuni Alami Gejala Usai Konsumsi MBG, Polisi Turun Lakukan Penelusuran
KEDUNGWUNI – Kepolisian turun tangan menelusuri dugaan gangguan kesehatan yang dialami 15 siswa SD Negeri 01 Kedungwuni, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, setelah mengonsumsi Makanan Bergizi...
WhatsApp Image 2026-01-14 at 09.33
Ranting Pohon Patah Tutupi Jalan Depan SMKN 1 Kedungwuni, Lalu Lintas Sempat Terganggu
KEDUNGWUNI – Aktivitas lalu lintas di Jalan Paesan Utara, Kelurahan Kedungwuni Barat, Kabupaten Pekalongan, sempat terganggu pada Selasa (13/1/2026) sore. Sebuah ranting pohon berukuran besar patah dan...
Ilustrasi MBG
Belasan Siswa SD di Kedungwuni Diduga Keracunan MBG
KEDUNGWUNI – Belasan siswa SD Negeri 1 Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi...
Muat Lebih

POPULER

c
Kepala Kantor Imigrasi Pemalang Melantik Lima Orang Pejabat Baru, Ini Daftarnya
WhatsApp Image 2026-01-15 at 10.46
DPRD Sebut Ada Penyimpangan Dana Desa Randumuktiwaren
WhatsApp Image 2022-07-29 at 13.04
Kapolres Pekalongan Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kapolsek kajen