Advertise

KABAR RASIKA

Tambang Misterius di Bubak : Siapa di Balik Alat Berat yang Mencabik Lereng Bubak?

Tambang Misterius di Bubak : Siapa di Balik Alat Berat yang Mencabik Lereng Bubak?

Tambang Misterius di Bubak : Siapa di Balik Alat Berat yang Mencabik Lereng Bubak?

Satu unit alat berat tampak mengeruk batu berukuran besar di tepi jalan Desa Bubak, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Aktivitas tersebut diduga merupakan bagian dari kegiatan tambang batu ilegal yang meresahkan warga (dok. Istimewa)

KANDANGSERANG — Aktivitas tambang batu alam yang diduga ilegal di Desa Bubak, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, mulai memantik keresahan warga. Di balik sunyi perbukitan dan jalan desa yang baru diperbaiki, raungan alat berat terdengar mencurigakan — mencabik lereng dan memuntahkan batu-batu besar ke atas truk pengangkut.

Dari hasil penelusuran lapangan dan keterangan warga, lokasi aktivitas itu berada tak jauh dari jembatan utama Desa Bubak. Proses pengambilan batu dilakukan menggunakan alat berat dengan pola kerja layaknya tambang komersial. Batu-batu hasil galian kemudian diangkut truk besar menuju wilayah Jawa Barat, diduga untuk diolah di sekitar Cirebon.

“Iya, ada alat berat yang ngambil batu, lalu dinaikkan ke truk,” ujar salah satu warga setempat yang meminta namanya tidak disebut, Kamis (13/11).

Aktivitas itu bukan hanya menimbulkan kebisingan, tetapi juga membuat warga resah karena lalu lalang truk pengangkut batu melewati jalan desa yang sempit. Tak sedikit pengguna jalan terganggu, sementara kondisi jalan mulai tampak rusak akibat beban berat kendaraan tambang.

“Kalau dibiarkan, pasti merusak lingkungan dan jalan. Padahal pemerintah daerah sedang giat-giatnya memperbaiki infrastruktur,” imbuh warga lainnya dengan nada kecewa.

Hingga kini, belum ada kejelasan siapa pihak yang bertanggung jawab di balik kegiatan tersebut. Warga menduga aktivitas penambangan batu itu tidak mengantongi izin resmi dari instansi berwenang.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Bubak, H. Ali, dilakukan melalui pesan WhatsApp, namun belum mendapat tanggapan hingga berita ini diterbitkan. Sementara dari pantauan dilapangan alat berat berupa eskavator beberapa hari terakhir nampak terparkir di sebelah rumah anaknya Kepala Desa.

Pihak aparat penegak hukum dan dinas terkait di Kabupaten Pekalongan juga belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan tambang ilegal tersebut.

Warga berharap aparat segera turun tangan untuk menghentikan kegiatan yang dinilai melanggar aturan dan berpotensi merusak lingkungan di wilayah pegunungan Kandangserang.

“Kami tidak anti pembangunan, tapi kalau tambangnya tanpa izin, yang rugi masyarakat. Alam rusak, jalan hancur, air bisa tercemar,” ujar salah seorang tokoh pemuda Bubak.

Kini publik menunggu langkah cepat pemerintah daerah dan penegak hukum. Sebab, di balik deru mesin alat berat di lereng Bubak, tersisa satu tanda tanya besar: Siapa sebenarnya yang bermain di balik dugaan tambang batu ilegal itu? (red)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-07-14 at 10.59
DKPP Kabupaten Pekalongan Dorong Peremajaan Tebu Lewat Program Bongkaratoon 2026
DPRD 1
DPRD Kabupaten Pekalongan Perkuat Pengawasan, Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
KTP 1
KTP Kepung Komplek Pemda, Mosi Tak Percaya Sekda Digelar Terbuka: "Turunkan Sekda!"
WhatsApp Image 2026-07-07 at 11.16
Sabu 5,45 Gram Diduga Siap Diedarkan, Pria 24 Tahun di Wiradesa Diciduk

TERKINI

NARKOBOY
Polres Pekalongan Bergerak, Olah TKP Kasus Dugaan Penyiksaan yang Viral, Tiga Saksi Sudah Diperiksa
KAJEN – Penanganan kasus dugaan penyiksaan yang dialami M. Ikhdar akhirnya memasuki tahap penyelidikan. Setelah viral di media sosial dan menjadi perhatian publik, Satreskrim Polres Pekalongan bergerak...
KESESI 1
SMAN 1 Kesesi Perkuat Budaya Integritas, Terapkan Absensi Online dan Targetkan Disiplin Siswa
KESESI – SMAN 1 Kesesi, Kabupaten Pekalongan, mulai memperkuat budaya integritas di lingkungan sekolah dengan meluncurkan sejumlah langkah konkret, salah satunya penerapan sistem absensi siswa secara daring...
KORBAN
Pemuda Tirto Ngaku Disiksa Secara Brutal, Nama Dua Oknum Polisi Ikut Disebut
PEKALONGAN – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menghebohkan publik setelah memuat pengakuan seorang pemuda asal Desa Sepacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, yang mengaku menjadi korban dugaan...
WhatsApp Image 2026-07-18 at 13.37
Diduga Bajak Ponsel Istri Korban untuk Minta Transfer Rp50 Juta, Pemuda Asal Banyumas Ditangkap
KAJEN – Seorang pemuda berinisial AZ (23), warga Kabupaten Banyumas, diamankan polisi setelah diduga melakukan penipuan terhadap seorang warga Kabupaten Pekalongan dengan modus menguasai telepon seluler...
TMMD1
Jalan Desa Wonorejo Jadi Sasaran Utama TMMD Tahap III, Pembangunan 800 Meter Resmi Dimulai
PEKALONGAN – Upaya membuka akses dan memperkuat konektivitas di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonopringgo, mulai dijalankan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026....
Muat Lebih

POPULER

KESESI 1
SMAN 1 Kesesi Perkuat Budaya Integritas, Terapkan Absensi Online dan Targetkan Disiplin Siswa
WhatsApp Image 2024-08-08 at 11.23
Ponpes Syarif Hidayatullah Wonopringgo Dapat Hibah Tanah
WhatsApp Image 2026-06-10 at 12.11
34 Kades Segera Turun Tahta, Pilkades Serentak Pekalongan Mulai Dipanaskan