[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Syawalan di Pantai Wonokerto: Liburan Hemat dan Sunset Memikat

Syawalan di Pantai Wonokerto: Liburan Hemat dan Sunset Memikat

Syawalan di Pantai Wonokerto: Liburan Hemat dan Sunset Memikat

Sumar Rosul berpose di spot ikonik Pantai Wonokerto, Kabupaten Pekalongan (Dok. Istimewa)

PEKALONGAN — Momentum Syawalan, tradisi tujuh hari pasca Idulfitri, menjadi saat yang tepat untuk mempererat silaturahmi. Di Kabupaten Pekalongan, ajakan merayakan Syawalan tahun ini mengarah ke destinasi wisata bahari yang ekonomis dan ramah keluarga, yakni Pantai Wonokerto di Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto.

Pantai yang berjarak sekitar 30 menit dari pusat Kota Pekalongan ini dikenal sebagai pilihan wisata rakyat dengan biaya terjangkau. Selain akses yang mudah, kawasan ini menawarkan suasana alami yang masih asri dengan deretan pohon cemara rindang yang menjadi ciri khasnya.

Hamparan pasir hitam yang eksotis berpadu dengan debur ombak Laut Jawa menciptakan suasana tenang, cocok untuk bersantai bersama keluarga. Tak hanya itu, Pantai Wonokerto juga menjadi lokasi favorit bagi pengunjung yang ingin menikmati panorama matahari terbenam atau sunset di ufuk barat.

Berbagai aktivitas dapat dilakukan di kawasan ini, mulai dari bermain pasir, berenang, hingga sekadar duduk santai di gazebo sambil menikmati angin pantai. Area ini juga relatif aman untuk anak-anak, sehingga kerap menjadi tujuan wisata keluarga.

Selain itu, pengunjung dapat memanfaatkan sejumlah spot foto menarik dengan latar belakang laut lepas dan pepohonan cemara. Kawasan ini juga memiliki nilai edukatif karena berada tidak jauh dari ekosistem pesisir dan mangrove yang penting bagi lingkungan.

Dari sisi fasilitas, Pantai Wonokerto telah dilengkapi dengan berbagai sarana penunjang seperti warung makan dan minum yang dikelola pelaku UMKM lokal, mushola, gazebo, toilet, hingga area parkir yang luas untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan sekaligus Dewan Pengawas BUMDes pengelola wisata Pantai Wonokerto, Sumar Rosul, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen Syawalan dengan berkumpul bersama di kawasan tersebut.

“Syawalan yuk! Ajak keluarga, teman, dan saudara buat seru-seruan bareng ke Pantai Wonokerto. Wisata rakyat yang terjangkau. Suasana alami dan rindang, bisa berenang dan bermain air. Nikmati indahnya sunset. Momen Syawalan jadi lebih berkesan sambil santai di tepi pantai,” ujarnya kepada reporter Rasika FM, Rabu (25/03/2026) sore.

Ia juga menambahkan bahwa Pantai Wonokerto menjadi ruang kebersamaan yang terbuka bagi semua kalangan. “Yuk merapat ke Pantai Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Jangan sampai ketinggalan kebersamaannya,” tambahnya.

Selain menjadi destinasi wisata unggulan, Pantai Wonokerto juga memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah. Objek wisata ini tercatat sebagai salah satu penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Pekalongan, sehingga keberadaannya tidak hanya menghadirkan manfaat rekreatif bagi masyarakat, tetapi juga kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. (Gus)

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
KEDUNGWUNI – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, mendesak pemerintah daerah segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 tentang...
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB, Hj. Hindun, mengajak generasi muda agar tidak minder menjadi santri. Menurutnya, pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter,...
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan gratifikasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, tidak ada toleransi...
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
SRAGI – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menemukan sejumlah barang inventaris yang tidak berada di tempatnya saat melakukan pemeriksaan di Puskesmas Sragi 2, Senin (19/10/2026). Pemeriksaan ini dilakukan...
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
KABUPATEN TANGERANG — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 mencatat potensi transaksi sebesar USD 22,94 miliar atau 31,1 persen di atas target USD 17,5 miliar. Menteri Perdagangan Budi Santoso menutup pameran...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen