Advertise

KABAR RASIKA

Sosialisasi Empat Pilar di Pekalongan, Ashraff Abu Soroti Pentingnya Perlindungan Nilai Pancasila

Sosialisasi Empat Pilar di Pekalongan, Ashraff Abu Soroti Pentingnya Perlindungan Nilai Pancasila

Sosialisasi Empat Pilar di Pekalongan, Ashraff Abu Soroti Pentingnya Perlindungan Nilai Pancasila

Peserta mengikuti sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar anggota DPR RI Ashraff Abu di Kabupaten Pekalongan, Sabtu (8/2/2026). Kegiatan ini diisi dengan pemaparan materi dan diskusi tentang penguatan nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika (dok. Istimewa)

KAJEN – Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Golkar, Ashraff Abu, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa.

Sebanyak 150 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti kegiatan tersebut, termasuk tokoh masyarakat setempat. Dalam forum itu, Ashraff menegaskan bahwa pemahaman terhadap nilai dasar negara tidak cukup berhenti pada tataran teori, tetapi harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini bukan hanya soal akses informasi, tetapi juga soal ketahanan nilai. Ia menilai, lemahnya pemahaman terhadap Pancasila dapat membuka ruang bagi masuknya paham yang bertentangan dengan prinsip kebangsaan.

“Sosialisasi ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah upaya membentengi masyarakat, terutama remaja, agar tidak kehilangan arah di tengah perubahan sosial yang cepat,” ujarnya di hadapan peserta.

Ia juga menekankan bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia hanya dapat dirawat jika seluruh elemen masyarakat menjunjung nilai toleransi dan persatuan. Dalam konteks itu, Empat Pilar dinilai sebagai rujukan utama dalam menjaga keutuhan bangsa.

Ashraff menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan tujuan negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia menilai, penguatan karakter dan wawasan kebangsaan menjadi modal penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berdaya saing dan berintegritas.

Sosialisasi berlangsung dengan format pemaparan materi, diskusi, serta sesi tanya jawab. Peserta terlibat aktif menyampaikan pandangan dan pengalaman terkait penerapan nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing.

Sejumlah peserta berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada satu agenda, melainkan dapat dilakukan secara berkelanjutan agar nilai-nilai dasar negara tetap relevan dan dipahami lintas generasi. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-04 at 18.58
Terseret Arus Kaligenteng, Warga Banjarnegara Ditemukan Meninggal di Kandangserang
WhatsApp Image 2026-02-04 at 15.24
Dua Hari Operasi Keselamatan, Ratusan Pelanggaran Lalu Lintas Terdata di Pekalongan
WhatsApp Image 2026-02-03 at 10.52
Tak Cuma Bagi Brosur, Satlantas Pekalongan Turun Tambal Jalan Berlubang di Hari Pertama Operasi Keselamatan
Banggar
60 Ribu Jiwa Terdampak Banjir, DPRD Pekalongan: Jangan Biarkan Pengungsi Kelaparan!

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-04 at 18.58
Terseret Arus Kaligenteng, Warga Banjarnegara Ditemukan Meninggal di Kandangserang
KAJEN – Upaya pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Kaligenteng akhirnya berakhir. Memasuki hari kedua, tim gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (4/2/2026) siang. Korban...
WhatsApp Image 2026-02-04 at 15.24
Dua Hari Operasi Keselamatan, Ratusan Pelanggaran Lalu Lintas Terdata di Pekalongan
KAJEN – Pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 di wilayah Kabupaten Pekalongan mencatat ratusan pelanggaran lalu lintas hanya dalam dua hari pertama. Data tersebut menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan...
WhatsApp Image 2026-02-03 at 10.52
Tak Cuma Bagi Brosur, Satlantas Pekalongan Turun Tambal Jalan Berlubang di Hari Pertama Operasi Keselamatan
KAJEN – Hari pertama Operasi Keselamatan Candi 2026 di Kabupaten Pekalongan diwarnai langkah tak biasa. Selain membagikan selebaran keselamatan, petugas Satlantas Polres Pekalongan ikut turun langsung...
Banggar
60 Ribu Jiwa Terdampak Banjir, DPRD Pekalongan: Jangan Biarkan Pengungsi Kelaparan!
Kajen – Bencana banjir berdampak pada sekitar 60.000 warga di Kabupaten Pekalongan. Dari jumlah tersebut, 1.900 jiwa sempat mengungsi, dengan data terakhir tercatat 1.600 jiwa masih berada di lokasi pengungsian....
RAPAT 1
60 Ribu Warga Mengungsi, DPRD Pekalongan Kunci Anggaran: Tak Boleh Ada yang Kelaparan
Kajen – Lebih dari 60 ribu warga Kabupaten Pekalongan masih mengungsi akibat bencana. Kondisi ini mendorong Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Pekalongan mengunci pembahasan anggaran penanggulangan...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2024-04-24 at 19.11
Belum Ada Kejelasan Dari PT. HAI, Warga Bertahan Tutup Jalan
WhatsApp Image 2024-08-08 at 11.23
Ponpes Syarif Hidayatullah Wonopringgo Dapat Hibah Tanah