Advertise

KABAR RASIKA

Sholawatan Di Tugu Duren Karanganyar, Bupati Fadia : Jaga Kondusivitas Jelang Pemilu 2024

Sholawatan Di Tugu Duren Karanganyar, Bupati Fadia : Jaga Kondusivitas Jelang Pemilu 2024

Sholawatan Di Tugu Duren Karanganyar, Bupati Fadia : Jaga Kondusivitas Jelang Pemilu 2024

(dok, Prokompim)

KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq menghadiri “Pekalongan Bersholawat” bersama Grup Sholawat Gandrung Nabi dari Grobogan, yang digelar di perempatan Tugu Duren Kecamatan Karanganyar, pada Selasa malam (06/02/2024).

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Forkopimda Kabupaten Pekalongan, para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Pekalongan, para tokoh agama dan tokoh masyarakat serta warga dari berbagai desa di sekitar tempat acara, yang berkumpul untuk bersama-sama melantunkan sholawat bersama Grup Sholawat pimpinan Gus Zaman Ashekhal.

Dalam sambutannya, Fadia Arafiq mengungkapkan bahwa Kabupaten Pekalongan adalah Kabupaten yang Cinta Sholawat, Dimana kegiatan Kabupaten Bersholawat merupakan rutinitas yang digelar setiap selasa malam Rabu Wage, dan dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Pekalongan.

“Kita semua berdoa dan bersholawat bersama mengetuk pintu langit, karena kalau Allah yang berkata mungkin maka yang tidak mungkin terjadi akan menjadi mungkin, dan mudah – mudahan  berkahnya sholawat akan membawa keberkahan bagi semua,” tegas Fadia.

Pada kesempatan tersebut, Fadia juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk tetap menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing selama gelaran Pemilu 2024 pada 14 Pebruari 2024 mendatang.

“Pada saat pelaksanaan Pileg dan Pilpres, yang saya harapkan warga Kabupaten Pekalongan, pilih siapapun yang penting masyarakat saling guyub, rukun, adem ayem, ga boleh saling gelut antar sodara, sodara tetap sodara yang menang tetap orang, yang penting kita mendoakan yang terbaik untuk Kabupaten Pekalongan dan Indonesia,” imbau Fadia menutup sambutan.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2025-12-20 at 10.48
Kapolres Pekalongan Sisir Titik Rawan, Nataru Ditarget Aman
Picture1
RSUD Kajen Raih Penghargaan Nasional BPJS Kesehatan Lewat Inovasi NeuCare untuk Pasien Stroke
WhatsApp Image 2025-12-16 at 13.33
455 Perenang Muda Ramaikan Kejurkab Pekalongan Swimming Competition 2025
WhatsApp Image 2025-12-04 at 13.57
RS HA Zaky Djunaid Perkuat Sinergi Polisi Lewat Pelatihan Penanganan Gawat Darurat Laka Lantas

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
SRAGI – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan memicu insiden memilukan. Dua unit rumah milik warga di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, roboh...
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
KEDENGWUNI – Penanganan kasus dugaan teror penembakan di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terus bergulir. Kepolisian memastikan penyelidikan dilakukan secara serius,...
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
KAJEN – Suasana malam di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, mendadak mencekam. Satu tembakan misterius dilepaskan orang tak dikenal ke arah rumah Ahmad Muzakhim alias...
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim
KAJEN – Teror senjata api mengguncang wilayah Kabupaten Pekalongan. Rumah milik Ahmad Muzakhim alias Mas Boim yang berada di wilayah Sidodadi Indah Kedungwuni ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) pada...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
MA 1
TPA Bojonglarang Hampir Penuh, Pemkab Siapkan Opsi “Bakar Sampah Jadi Listrik”
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka