Kajen – Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pekalongan memaksa banyak warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Di tengah situasi darurat, kebutuhan dasar pengungsi masih menjadi persoalan utama, mulai dari makanan siap santap, obat-obatan, hingga perlengkapan bayi.
Merespons kondisi tersebut, seluruh civitas hospitalia RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban banjir. Bantuan yang diberikan berupa selimut, minyak kayu putih, dan air mineral yang dinilai mendesak dibutuhkan di lokasi pengungsian.
Direktur RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan dr. Henny Rosita mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian tenaga kesehatan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Sebagai wujud kepedulian seluruh civitas hospitalia RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan menyumbang beberapa barang yang dibutuhkan pengungsi korban banjir. Barang tersebut di antaranya berupa selimut, minyak kayu putih, dan air mineral,” ujar dr. Henny Rosita, Rabu (21/01/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung ke Kantor BPBD Kabupaten Pekalongan dan diterima oleh Sekretaris Pelaksana BPBD, Budi Rahardjo, untuk kemudian didistribusikan ke wilayah terdampak.

Banjir dipicu curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir yang menyebabkan sejumlah kawasan terendam dan aktivitas warga terganggu. Sejumlah keluarga terpaksa bertahan di pos pengungsian dengan keterbatasan logistik.
Selain kebutuhan pangan dan logistik, aspek kesehatan pengungsi juga menjadi perhatian. Kondisi pascabanjir berpotensi memicu berbagai penyakit seperti diare, infeksi saluran pernapasan, dan penyakit kulit jika tidak ditangani dengan baik.
RSUD Kraton berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga terdampak serta mendukung upaya penanganan bencana yang dikoordinasikan oleh BPBD Kabupaten Pekalongan. (605)