Advertise

KABAR RASIKA

Komisi B DPRD Pekalongan Gaspol Perkuat Pertanian dan Perikanan

Komisi B DPRD Pekalongan Gaspol Perkuat Pertanian dan Perikanan

Komisi B DPRD Pekalongan Gaspol Perkuat Pertanian dan Perikanan

Komisi B DPRD Pekalongan Gaspol Perkuat Pertanian dan Perikanan KAJEN – Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perikanan sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi daerah. Dorongan tersebut mengemuka dalam agenda pembahasan program kerja bersama jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di Aula Perindag Kabupaten Pekalongan, Rabu (04/03/2026). Kegiatan dihadiri anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan, Asisten III Pemerintah Kabupaten Pekalongan, perwakilan Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), serta Dinas Perikanan dan Kelautan. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan dan program pembangunan ekonomi, terutama pada sektor unggulan daerah. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan, Asadillah, menyampaikan bahwa fokus kerja Komisi B mencakup urusan perekonomian, koperasi, UMKM, pertanian, dan perdagangan. Menurutnya, sektor pertanian dan perikanan masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Kabupaten Pekalongan sehingga perlu perhatian serius dan berkelanjutan. Ia menegaskan, Komisi B memiliki tugas dan fungsi pengawasan, termasuk melakukan penyesuaian anggaran serta memastikan program pada sektor-sektor ekonomi berjalan efektif dan tepat sasaran. Lebih lanjut, dalam usulan program tahun 2027, Komisi B menitikberatkan pada penguatan ekonomi daerah dan ketahanan pangan. “Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah meningkatkan produktivitas dan produksi sektor pertanian serta perikanan berbasis koperasi, sehingga petani dan nelayan memiliki kelembagaan ekonomi yang kuat dan berdaya saing,” katanya. Selain itu, Komisi B juga mendorong peningkatan daya tarik penanaman modal melalui kebijakan investasi yang lebih adaptif dan berpihak kepada pelaku usaha lokal. Dukungan regulasi yang tepat diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif serta membuka peluang kerja baru bagi masyarakat. Penerapan teknologi tepat guna turut menjadi prioritas dalam pengembangan sektor pertanian dan perikanan. Pemanfaatan teknologi dinilai dapat meningkatkan efisiensi produksi, kualitas hasil panen, serta memperluas akses pasar. Melalui sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Pekalongan diharapkan semakin produktif, berdaya saing, dan mampu menopang ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Gus)

KAJEN – Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perikanan sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi daerah.

Dorongan tersebut mengemuka dalam agenda pembahasan program kerja bersama jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di Aula Perindag Kabupaten Pekalongan, Rabu (04/03/2026).

Kegiatan dihadiri anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan, Asisten III Pemerintah Kabupaten Pekalongan, perwakilan Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), serta Dinas Perikanan dan Kelautan. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan dan program pembangunan ekonomi, terutama pada sektor unggulan daerah.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan, Asadillah, menyampaikan bahwa fokus kerja Komisi B mencakup urusan perekonomian, koperasi, UMKM, pertanian, dan perdagangan.

Menurutnya, sektor pertanian dan perikanan masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Kabupaten Pekalongan sehingga perlu perhatian serius dan berkelanjutan.

Ia menegaskan, Komisi B memiliki tugas dan fungsi pengawasan, termasuk melakukan penyesuaian anggaran serta memastikan program pada sektor-sektor ekonomi berjalan efektif dan tepat sasaran.

Lebih lanjut, dalam usulan program tahun 2027, Komisi B menitikberatkan pada penguatan ekonomi daerah dan ketahanan pangan.

“Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah meningkatkan produktivitas dan produksi sektor pertanian serta perikanan berbasis koperasi, sehingga petani dan nelayan memiliki kelembagaan ekonomi yang kuat dan berdaya saing,” katanya.

Selain itu, Komisi B juga mendorong peningkatan daya tarik penanaman modal melalui kebijakan investasi yang lebih adaptif dan berpihak kepada pelaku usaha lokal. Dukungan regulasi yang tepat diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif serta membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.

Penerapan teknologi tepat guna turut menjadi prioritas dalam pengembangan sektor pertanian dan perikanan. Pemanfaatan teknologi dinilai dapat meningkatkan efisiensi produksi, kualitas hasil panen, serta memperluas akses pasar.

Melalui sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Pekalongan diharapkan semakin produktif, berdaya saing, dan mampu menopang ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-08 at 12.46
Pelunasan Haji 2027 Segera Dibuka, Jamaah Kabupaten Pekalongan Siapkan Dana Rp23 Jutaan
BKPSDM
48 Jabatan Kosong, 10 Camat Masih Plt! BKPSDM Kejar Pengisian 2026
Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
Muslimat 1
Siapa Penerus Ketua Muslimat NU Pekalongan? Konfercab IX Mulai Buka Jalan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-08 at 12.46
Pelunasan Haji 2027 Segera Dibuka, Jamaah Kabupaten Pekalongan Siapkan Dana Rp23 Jutaan
KAJEN – Calon jamaah haji Kabupaten Pekalongan yang masuk daftar berhak lunas diminta mulai menyiapkan dana. Namun, proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah/2027 Masehi belum dimulai...
BKPSDM
48 Jabatan Kosong, 10 Camat Masih Plt! BKPSDM Kejar Pengisian 2026
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan tengah menata kembali personel aparatur sipil negara (ASN) menyusul masih banyaknya jabatan struktural yang kosong. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber...
Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
KAJEN — Hj. Sumarwati kembali dipercaya memimpin Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pekalongan untuk masa khidmat 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) IX PC Muslimat...
Muslimat 1
Siapa Penerus Ketua Muslimat NU Pekalongan? Konfercab IX Mulai Buka Jalan
KAJEN — Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pekalongan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) IX di UIN Gus Dur Pekalongan, Minggu (4/10/2026). Konfercab kali ini mengangkat tema “Merawat Tradisi, Menguatkan...
IMG-20261002-WA0008
Laboratorium Digital Marketing ITSNU Mulai Gerakkan UMKM Pekalongan dari UMKM Center
KEDUNGWUNI – Upaya mendorong pelaku UMKM Kabupaten Pekalongan masuk lebih jauh ke pasar digital mulai dilakukan melalui Laboratorium Digital Marketing Program Studi S1 Bisnis Digital ITSNU Pekalongan. Laboratorium...
Muat Lebih

POPULER

Foto 2
TEI 2026 Jaring Buyer dari 113 Negara, 1.533 Pelaku Usaha Indonesia Siap Tembus Pasar Global
Muslimat 1
Siapa Penerus Ketua Muslimat NU Pekalongan? Konfercab IX Mulai Buka Jalan
DURIAN 1
Musim Durian Dimulai, Doro Punya Durian Lokal Langka Bernama Mingsri