Advertise

KABAR RASIKA

Rizqon: Kader JKN yang Dedikasikan Tugasnya Lebih dari Sekadar Penagihan Iuran

Rizqon: Kader JKN yang Dedikasikan Tugasnya Lebih dari Sekadar Penagihan Iuran

Rizqon: Kader JKN yang Dedikasikan Tugasnya Lebih dari Sekadar Penagihan Iuran

(Dok Istimewa)

PEKALONGAN – Muhammad Rizqon (35) menjalani hari-harinya sebagai Kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sejak bergabung pada tahun 2019, Rizqon telah membuktikan bahwa peran kader JKN tidak hanya sebatas menagih iuran, tetapi juga menjadi penghubung penting antara peserta BPJS Kesehatan dengan layanan kesehatan. Ia kerap menjadi tempat pertama masyarakat mencari solusi atas berbagai permasalahan kesehatan.

Menjadi kader JKN di Pekalongan bukan tanpa tantangan. Rizqon bertugas di wilayah Pekalongan Utara dan sebagian Pekalongan Barat, dua kawasan yang kerap dilanda banjir rob. Namun, bagi Rizqon, hal ini adalah bagian dari pengabdian yang tulus.

“Kadang saya harus melintasi genangan air untuk menemui peserta. Bahkan, tidak jarang saya harus membawa perlengkapan tambahan seperti sepatu bot agar tetap nyaman saat bekerja. Yang terpenting bagi saya adalah memastikan peserta merasa terbantu dan tidak terhambat oleh kondisi apapun,” ungkap Rizqon.

Selain banjir, ancaman lain juga kerap muncul. Salah satu pengalaman mendebarkan terjadi ketika ia hampir digigit anjing peliharaan peserta yang menunggak iuran. Meski sudah diperingatkan oleh tetangga, Rizqon tetap melanjutkan tugasnya.

“Untung pemilik rumah segera keluar dan mengusir anjingnya. Saya sempat deg-degan, tapi tetap mencoba tenang. Setelah itu, saya langsung menjelaskan maksud kedatangan saya dan syukurlah peserta menerima dengan baik,” kenangnya dengan senyum.

Tugas utama Kader JKN adalah memastikan peserta memahami kewajibannya, termasuk membayar iuran tepat waktu. Namun, Rizqon tidak berhenti di sana. Ia juga membantu peserta yang menghadapi kendala, mulai dari memberikan edukasi tentang prosedur BPJS Kesehatan, membantu menyelesaikan tunggakan, hingga mengarahkan peserta untuk mengakses program bantuan pemerintah.

Salah satu pengalaman yang paling membekas bagi Rizqon saat membantu Diana Safrina (36), seorang peserta BPJS Kesehatan segmen pekerja mandiri yang kesulitan ekonomi pasca berpisah dengan suaminya. Diana, yang sebelumnya rutin membayar iuran, terpaksa menunggak hingga jutaan rupiah.

“Setelah mengajukan permohonan kepada pemerintah setempat, kami berhasil membantu Diana dan anak-anaknya menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Saat ini, iuran mereka ditanggung oleh Pemkot Pekalongan melalui dana APBD,” jelas Rizqon.

Tak hanya itu, Rizqon juga membantu keluarga Diana mencicil tunggakan mereka hingga akhirnya lunas. Usahanya ini menunjukkan bahwa kader JKN memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan manfaat BPJS Kesehatan tanpa terbebani masalah administratif.

Rizqon mengakui bahwa salah satu tantangan terbesarnya adalah rendahnya pemahaman masyarakat tentang manfaat dan prosedur BPJS Kesehatan. Banyak peserta yang belum sepenuhnya mengerti hak dan kewajiban mereka, sehingga sering terjadi kesalahpahaman terkait program ini.

“Banyak peserta yang merasa tidak memiliki utang tapi ditagih. Ini karena mereka belum memahami alur dan kewajibannya. Edukasi menjadi hal utama yang harus terus kami lakukan agar masyarakat lebih memahami hak dan kewajiban mereka,” tuturnya.

Untuk mengatasi hal ini, Rizqon memberikan edukasi dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Ia menjelaskan kepada peserta bahwa BPJS Kesehatan bukan hanya soal membayar iuran, tetapi juga menyediakan perlindungan kesehatan yang esensial.

Meskipun tugasnya penuh tantangan, Rizqon merasa puas dengan perannya. Baginya, menjadi kader JKN adalah kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Melihat peserta yang saya bantu akhirnya memahami pentingnya program ini adalah kepuasan tersendiri. Saya merasa apa yang saya lakukan benar-benar bermanfaat,” ujarnya dengan penuh semangat.

Rizqon berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya program JKN dan terlibat aktif di dalamnya. Ia juga berharap pemerintah terus mendukung program ini, baik melalui kebijakan maupun peningkatan fasilitas, agar kader JKN dapat bekerja lebih efektif di lapangan.

“Program JKN ini sangat membantu masyarakat, tetapi diperlukan dukungan semua pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas. Semoga ke depannya, semakin banyak orang yang sadar pentingnya perlindungan kesehatan melalui Program JKN,” tutup Rizqon penuh harapan. (ns)

Tag :

BACA JUGA :

IMG-20260110-WA0020
Tersengat Listrik Tiang Lampu Jalan, Buruh Bongkar Muat di Wiradesa Meninggal Dunia
kirman
Wabup Sukirman Akan Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Soroti Risiko Kesehatan dan Minimnya Keterlibatan Lokal
IMG-20260107-WA0012
Pemkab Pekalongan Pastikan Layanan UHC Tetap Aman Hingga Juni
WhatsApp Image 2026-01-07 at 12.06
DPRD Pekalongan Relakan Bangun Gedung Baru Demi UHC

TERKINI

IMG-20260110-WA0020
Tersengat Listrik Tiang Lampu Jalan, Buruh Bongkar Muat di Wiradesa Meninggal Dunia
WIRADESA – Seorang buruh bongkar muat asal Desa Kauman, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik dari tiang penerangan jalan, Jumat (9/1/2026) sore. Korban...
kirman
Wabup Sukirman Akan Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Soroti Risiko Kesehatan dan Minimnya Keterlibatan Lokal
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan berencana melakukan pengecekan langsung terhadap seluruh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), baik yang sudah beroperasi maupun yang masih dalam tahap persiapan....
IMG-20260107-WA0012
Pemkab Pekalongan Pastikan Layanan UHC Tetap Aman Hingga Juni
KAEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui skema Universal Health Coverage (UHC) tetap berjalan normal dan tidak mengalami pengurangan hingga Juni 2026....
WhatsApp Image 2026-01-07 at 12.06
DPRD Pekalongan Relakan Bangun Gedung Baru Demi UHC
Kajen – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya untuk mendahulukan kepentingan masyarakat di tengah polemik penonaktifan kepesertaan Universal Health Coverage (UHC) yang dikeluhkan warga sejak...
WhatsApp Image 2026-01-05 at 16.08
Dinkes Pekalongan Jelaskan Polemik KIS Tak Aktif di RSUD Kraton
KAJEN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan memberikan penjelasan resmi terkait keluhan warga mengenai pelayanan kesehatan di RSUD Kraton Kajen yang ramai diperbincangkan di media sosial dalam...
Muat Lebih

POPULER

c
Kepala Kantor Imigrasi Pemalang Melantik Lima Orang Pejabat Baru, Ini Daftarnya
LOGO HARI JADI 403 (1)
Makna dan Filosofi Logo Hari Jadi Kabupaten Pekalongan 2025
WhatsApp Image 2025-07-11 at 18.55
Waspada! Operasi Patuh Candi 2025 Mulai 14 Juli, Ini Target Pelanggarannya