Advertise

KABAR RASIKA

PPP Targetkan 7 Kursi di Pileg 2024

PPP Targetkan 7 Kursi di Pileg 2024

PPP Targetkan 7 Kursi di Pileg 2024

KAJEN – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendaftarkan34 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) di KPU Kabupaten Pekalongan pada Minggu (14/05/2023). Iring-iringan rombongan dari Partai berlambang Ka’bah ini tiba di gedung KPU sekira pukul 12:00 WIB. Dari seluruh formasi bacaleg yang didaftarkan rata-rata berasal dari kalangan muda.

Ketua DPC PPP Kabupaten Pekalongan, Mirza Kholiq dalam konferensi pers menyampaikan, pihaknya optimis dapat merebut 7 kursi legislatif dari 45 kursi DPRD Kabupaten Pekalongan.

”Hanya saya Bacaleg yang tua, usianya 55 tahun. Sedangkan yang lainnya sebagian besar adalah anak muda,”terangnya.

Mirza menambahkan, Dengan ridho Allah, melihat semangat anak anak muda dari partainya bakal bisa meraih target perolehan kursi di DPRD Kabupaten Pekalongan. Meskipun jumlah Bacaleg yang didaftarkan tidak sesuai dengan kuota kursi yang ada di legislatif Kota Santri.

”Anak anak muda ini dengan suka rela mencalonkan diri sebagai bacaleg dari PPP sehingga dia yakin mereka sudah punya strategi sendiri supaya jadi,” tegas dia.

Dalam kesempatan ini,Mirza juga mengajak semua pihak mulai dari masyarakat dan stake holder di Kabupaten Pekalongan bersama sama mengawasi pelaksanaannya Pemilu yang dijadwalkan berlangsung 14 Februari 2024. Mulai dari awal hingga akhir pelaksanaan Pemilu 2024, harapannya semua berjalan lancar yakni adil, jujur, dan rahasia.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal dan empat komisioner menyambut kedatangan tamunya. Semua berkas bacaleg diserahkan, pihaknya akan melakukan pengecekan. Ada tiga ketentuan dalam pengecekan berkas yakni barang itu ada, lengkap, dan benar.

”Kalau memang sudah memenuhi semua ketentuan, kami akan memberikan surat tanda terima. Namun apabila masih ada kekurangan maka pihak partai harus melengkapinya,” kata dia. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

IMG-20260107-WA0012
Pemkab Pekalongan Pastikan Layanan UHC Tetap Aman Hingga Juni
WhatsApp Image 2026-01-07 at 12.06
DPRD Pekalongan Relakan Bangun Gedung Baru Demi UHC
WhatsApp Image 2026-01-05 at 16.08
Dinkes Pekalongan Jelaskan Polemik KIS Tak Aktif di RSUD Kraton
WhatsApp Image 2026-01-03 at 08.21
Diduga Alami Perampasan Kendaraan, Warga Rogoselo Doro Lapor Call Center 110

TERKINI

Happyslots Casino is de perfecte plek om te spelen in Nederland.
Bij Happyslots Casino word je geabsorbeerd in een dynamische sfeer die moeilijk te weerstaan is. Vanaf het moment dat je de drempel overgaat, creëren de beelden en geluiden een uitnodigende omgeving voor...
IMG-20260107-WA0012
Pemkab Pekalongan Pastikan Layanan UHC Tetap Aman Hingga Juni
KAEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui skema Universal Health Coverage (UHC) tetap berjalan normal dan tidak mengalami pengurangan hingga Juni 2026....
WhatsApp Image 2026-01-07 at 12.06
DPRD Pekalongan Relakan Bangun Gedung Baru Demi UHC
Kajen – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya untuk mendahulukan kepentingan masyarakat di tengah polemik penonaktifan kepesertaan Universal Health Coverage (UHC) yang dikeluhkan warga sejak...
Moje autentyczne testy dokładności prezentacji salda w kasynie Wild Robin w Polsce
Analizując dokładność prezentacji salda w kasynie Wild Robin w Polsce, testy zdradziły ważne spostrzeżenia. Pomimo że platforma w przeważającej mierze zachowywała precyzyjne aktualizacje sald graczy w...
Altar Dedication to Crazy Time Live Casino Success in UK
As you explore the dynamic world of Crazy Time Live Casino in the UK, you might notice a fascinating trend—altar dedications. Many players are embracing this unusual practice, creating personalized spaces...
Muat Lebih

POPULER

Fadia 2
Rotasi Senyap 9 Pejabat Eselon II : Kenapa Fadia Menunggu Tiga Bulan untuk Menekan Tombol Pelantikan?
WhatsApp Image 2024-08-28 at 21.21
Tournament Basket Semarakkan HUT Korem 071/Wijayakusuma, Kodim 0710/Pekalongan
WhatsApp Image 2025-05-29 at 09.54
Truk-Truk Besar Masih Membandel Lewati Pantura, Warga Geram: “Ini Soal Nyawa, Bukan Logistik!”