[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Polisi Bongkar Prostitusi Online di Pekalongan, Pria 27 Tahun Jadi Operator Akun Aplikasi

Polisi Bongkar Prostitusi Online di Pekalongan, Pria 27 Tahun Jadi Operator Akun Aplikasi

Polisi Bongkar Prostitusi Online di Pekalongan, Pria 27 Tahun Jadi Operator Akun Aplikasi

Terduga pelaku tindak pidana prostitusi online yang telah diamankan Polres Pekalongan (dok. Humas)

KAJEN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pekalongan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) melalui aplikasi online. Seorang pria berinisial MN (27), warga Desa Api-api, Kecamatan Wonokerto, diamankan petugas saat berada di sebuah hotel kawasan Wiradesa, Selasa (12/8/2025) dini hari.

Kasus ini terbongkar setelah Satreskrim menerima laporan adanya praktik prostitusi online di salah satu hotel di wilayah Kecamatan Wiradesa. Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya menggerebek kamar yang digunakan pelaku untuk mengatur transaksi.

Dalam aksinya, MN berperan sebagai joki atau operator akun aplikasi dengan nama samaran “Tania” dan “Sela”. Melalui akun tersebut, ia menawarkan korban AF alias Elsa (29) kepada pelanggan. Dari setiap transaksi, pelaku mendapat keuntungan Rp50 ribu. Hanya dalam empat hari, MN mengaku sudah mengantongi Rp800 ribu.

Dari lokasi, polisi menyita barang bukti berupa tiga unit ponsel, uang tunai Rp1,6 juta, alat kontrasepsi, dan charger. Korban, pelaku, serta saksi langsung dibawa ke Mapolres Pekalongan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasubsi Penmas Si Humas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, S.H, menegaskan pihaknya akan menindak tegas praktik prostitusi online yang melibatkan korban perdagangan orang.

“Pelaku dijerat Pasal 10 dan/atau Pasal 12 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO Jo Pasal 296 KUHP Jo Pasal 506 KUHP. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas melanggar hukum ini, baik sebagai pelaku maupun pengguna jasa,” tegas Warsito, Jumat (15/8/2025).

Saat ini, MN masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam praktik prostitusi online di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Sumber: Humas Polres Pekalongan

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

BAZNAS
BAZNAS Pekalongan Resmi Bantah Isu KPK Datangi Kediaman Ketua: “Hoaks!”
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN

TERKINI

BAZNAS
BAZNAS Pekalongan Resmi Bantah Isu KPK Datangi Kediaman Ketua: “Hoaks!”
KEDUNGWUNI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pekalongan secara resmi membantah informasi di media sosial yang menyebut kediaman Ketua BAZNAS Kabupaten Pekalongan, KH. Muhtarom, didatangi Komisi...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
KEDUNGWUNI – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, mendesak pemerintah daerah segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 tentang...
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB, Hj. Hindun, mengajak generasi muda agar tidak minder menjadi santri. Menurutnya, pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter,...
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan gratifikasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, tidak ada toleransi...
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
SRAGI – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menemukan sejumlah barang inventaris yang tidak berada di tempatnya saat melakukan pemeriksaan di Puskesmas Sragi 2, Senin (19/10/2026). Pemeriksaan ini dilakukan...
Muat Lebih

POPULER

Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan