Advertise

KABAR RASIKA

Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka

Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka

Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka

: dok. Bagus Rasika FM)

PENJAMASAN – Mas Edi Riyanto saat sedang melakukan penjamasan pusaka untuk mempertahankan keutuhan bilah keris agar tidak rusak akibat korosi (27/07/2023)

Proses Penjamasan

Proses jamasan dilakukan antara lain dimulai dengan menyiapkan benda pusaka yang akan dimandikan, menyiapkan nampan/baskom sebanyak 3 buah yang di taburi kembang 7 rupa atau kembang setaman, setelah itu satu persatu keris dikeluarkan dari warangkanya dan dilepas dari gagang pegangannya.

Alat lain yg disiapkan adalah air dan tikar. Tikar sebagai alas, dan air sebagai media mencuci benda pusaka. Sebelum melakukan penjamasan terlebih dahulu penjamas merapalkan doa agar proses penjamasan berjalan lancar. Satu persatu keris diuapi asap kemenyan dan selanjutnya di jamas atau dimandikan. Untuk tahap pertama di bersihkan dengan sikat halus untuk mengikis kotoran dan karat. Dari baskom pertama di bilas ke baskom kedua dengan dibersihkan menggunakan kembang dan proses pemandian terakhir di baskom ketiga yaitu pembilasan.

Proses akhir yaitu bilah keris dikeringkan dengan kain halus dan dikeringkan dengan hair dryer agar sisa air yang menempel benar-benar hilang. Setelah semua keris selesai di jamas, satu persatu bilah keris diolesi dengan minyak kelapa dan dibiarkan dalam suhu ruangan minimal 24 jam. Apabila memungkinkan esok harinya dilakukan pengeringan dibawah sinar matahari selama satu jam. Sebelum bilah keris tersebut dirangkai kembali sampai dimasukkan kedalam warangka, terlebih dahulu bilah keris diolesi minyak wangi non alcohol.

Saya sendiri melihat keris itu dari nilai estetika atau keindahan saja. Apalagi kita sebagai orang Jawa kita wajib harus punya pusaka sebagai bhakti dan cinta kita sama nenek moyang kita sendiri. Harapannya kita sebagai generasi penerus sudah selayaknya wajib untuk menjaga budaya dan warisan leluhur yang adiluhung baik berbentuk pusaka atau yang lainnya”, pungkasnya. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

Banggar
60 Ribu Jiwa Terdampak Banjir, DPRD Pekalongan: Jangan Biarkan Pengungsi Kelaparan!
RAPAT 1
60 Ribu Warga Mengungsi, DPRD Pekalongan Kunci Anggaran: Tak Boleh Ada yang Kelaparan
Picture1
RSUD Kajen Raih Penghargaan Nasional BPJS Kesehatan Lewat Inovasi NeuCare untuk Pasien Stroke
WhatsApp Image 2025-11-20 at 09.59
PKK Jateng Dorong UMKM Naik Kelas: Talun Jadi Tuan Rumah Pencanangan Bangga Kencana 2025

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
SRAGI – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan memicu insiden memilukan. Dua unit rumah milik warga di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, roboh...
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
KEDENGWUNI – Penanganan kasus dugaan teror penembakan di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terus bergulir. Kepolisian memastikan penyelidikan dilakukan secara serius,...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2025-06-13 at 12.35
Kades Kesesi Korupsi Rp. 950 Juta, Bupati Fadia: “Itu Bukan Warisan Nenek Moyang, Kembalikan!”
Fadia 2
Rotasi Senyap 9 Pejabat Eselon II : Kenapa Fadia Menunggu Tiga Bulan untuk Menekan Tombol Pelantikan?