[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Menjelang Musim Hujan, BPBD Pekalongan Ingatkan Pentingnya Cek Fungsi Early Warning System

Menjelang Musim Hujan, BPBD Pekalongan Ingatkan Pentingnya Cek Fungsi Early Warning System

Menjelang Musim Hujan, BPBD Pekalongan Ingatkan Pentingnya Cek Fungsi Early Warning System

Petugas melakukan pengecekan dan pemeliharaan alat Early Warning System (EWS) di wilayah rawan bencana. Langkah ini dilakukan untuk memastikan sistem peringatan dini berfungsi optimal menjelang musim penghujan. (Dok. Istimewa)

KAJEN – Menjelang datangnya musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan mengingatkan kembali pentingnya memastikan fungsi Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini kebencanaan tetap aktif dan dapat berfungsi maksimal.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Pekalongan, Kartika Dewi S, mengungkapkan bahwa sejumlah titik di wilayah pegunungan dan pesisir telah dilengkapi perangkat EWS untuk mendeteksi potensi tanah longsor maupun banjir, Selasa (4/11/2025).

“EWS ini sangat vital sebagai alat peringatan dini bagi masyarakat agar bisa segera mengantisipasi saat terjadi perubahan kondisi alam yang berpotensi bencana,” jelas Kartika.

Menurutnya, perangkat EWS longsor terpasang di beberapa lokasi rawan, antara lain di Kecamatan Kandangserang (Desa Kandangserang, Wangkelang, Gayungwiyoro, Bodas, dan Trajumas), Kecamatan Petungkriyono (Desa Kayupuring dan Muncar), serta Kecamatan Paninggaran (Desa Kaliombo dan Lumeneng).

Sementara itu, untuk EWS banjir berada di Desa Tegaldowo (Kecamatan Tirto), Pecakaran (Kecamatan Wonokerto), dan Jeruksari (Kecamatan Tirto).

Namun, dari seluruh titik tersebut, Kartika menyebut baru EWS di Desa Kasimpar yang dipastikan masih aktif berfungsi dengan baik.

“Yang di Kasimpar itu merupakan tambahan terbaru tahun ini, bantuan dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan EWS di Desa Lumeneng juga baru, hibah dari Universitas Ivet (Unisvet) Semarang,” ujarnya.

Kartika menambahkan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan seluruh unit EWS dalam waktu dekat untuk memastikan alat-alat tersebut kembali siap pakai saat puncak musim hujan.

BPBD juga mengajak masyarakat agar ikut menjaga keberlangsungan alat peringatan dini itu dengan tidak merusak atau memindahkan alat tanpa koordinasi.

“Fungsi EWS hanya akan optimal jika dijaga bersama. Saat alarm berbunyi, masyarakat bisa segera waspada dan melakukan evakuasi mandiri,” tegas Kartika.

Langkah pemeliharaan dan pengecekan rutin ini menjadi penting, mengingat Kabupaten Pekalongan memiliki topografi beragam — mulai dari pesisir hingga pegunungan — yang rentan terhadap banjir, longsor, dan tanah gerak saat curah hujan tinggi. (GUS)

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
MUS FMPB
Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”
WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
WhatsApp Image 2026-10-13 at 11.16
TMMD Sengkuyung IV 2026 di Jrebengkembang, Rp300 Juta untuk Pengaspalan Jalan Sepanjang 822,8 Meter

TERKINI

KONI
Porprov Jateng 2026, Kabupaten Pekalongan Bidik 5 Emas, KONI Keluhkan Anggaran Minim
KAJEN – Kontingen Kabupaten Pekalongan membidik minimal lima medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Namun, target tersebut dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Ketua...
WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna di Kajen, Kamis (15/10/2026). Ketua...
MUS FMPB
Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”
KAJEN – Ketua LSM Forum Masyarakat Pekalongan Bersatu (FMPB), Mustofa Amin, melancarkan gerakan moral untuk mendesak pengusutan tuntas kasus dugaan pengrusakan mobil dinas Bupati Pekalongan. Ia bahkan...
WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
​KAJEN – Tingginya angka penunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Pekalongan memaksa Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) / Samsat Kajen putar otak. Berdasarkan data terakhir, tercatat...
WhatsApp Image 2026-10-13 at 11.16
TMMD Sengkuyung IV 2026 di Jrebengkembang, Rp300 Juta untuk Pengaspalan Jalan Sepanjang 822,8 Meter
KARANGDADAP – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, mulai dilaksanakan pada Selasa (13/10/2026)....
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong
WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
WhatsApp Image 2022-09-29 at 12.42
Executive Karaoke Pekalongan, Tempat Karaoke Terbaik di Jalur Pantura