Advertise

KABAR RASIKA

“KPU Mengajar” Masuk Sekolah, Cetak Pemilih Cerdas di Pekalongan

“KPU Mengajar” Masuk Sekolah, Cetak Pemilih Cerdas di Pekalongan

“KPU Mengajar” Masuk Sekolah, Cetak Pemilih Cerdas di Pekalongan

Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan, Dika Redana dan Kasubbag Parmas dan SDM, Endang Tris Lasmini saat memberikan materi kepada para pelajar dalam program “KPU Mengajar” di MTs Salafiyah Wonoyoso, Buaran, Sabtu (11/4/2026 – dok. Istimewa)

PEKALONGAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan resmi meluncurkan program “KPU Mengajar” sebagai langkah konkret memperkuat pendidikan pemilih di kalangan generasi muda. Program ini mulai dijalankan pada Sabtu (11/4/2026) di MTs Salafiyah Wonoyoso, Kecamatan Buaran.

Kegiatan tersebut diikuti oleh pelajar kelas IX dengan fokus memberikan pemahaman dasar tentang demokrasi, pemilu, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih.

Kadiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Pekalongan, Dika Redana, menegaskan bahwa program ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan pemilih pemula yang berkualitas.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pendidikan pemilih kepada masyarakat, terutama bagi para pelajar. Karena para pelajar ini pada pemilu yang akan datang akan menjadi pemilih pemula, sehingga mereka perlu memahami demokrasi dan dapat berpartisipasi secara cerdas dalam pemilu yang akan datang,” ujarnya.

Tidak berhenti di satu sekolah, KPU Kabupaten Pekalongan menargetkan program ini menjangkau sekitar 80 sekolah sepanjang tahun 2026. Sasaran mencakup tingkat SMP/sederajat hingga SMA/sederajat di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan.

Melalui “KPU Mengajar”, para pelajar diharapkan tidak hanya mengenal proses dan tahapan pemilu, tetapi juga mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab saat menggunakan hak pilihnya di masa mendatang.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa KPU Kabupaten Pekalongan mulai serius membangun fondasi demokrasi dari ruang kelas—menyasar generasi muda sebagai penentu arah demokrasi ke depan. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras

TERKINI

BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
KAJEN – Skandal dugaan kredit bermasalah di PT BPR BKK Kabupaten Pekalongan (Perseroda) kian menggelinding. Kasus yang sempat terkesan jalan di tempat itu kini resmi masuk radar Kejaksaan Tinggi...
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak bisa lagi dijalankan dengan pola tambal sulam atau program seremonial yang berjalan sendiri-sendiri. Ketua DPRD Kabupaten...
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati tidak dapat menjalankan seluruh kewenangan kepala daerah secara bebas layaknya bupati definitif. Sejumlah kewenangan strategis...
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras
KAJEN – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengguncang lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai memantik sikap politik dari legislatif. DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan akan menghormati proses...
CALO
ASN Diduga Jadi Broker Outsourcing, Puluhan Juta Menguap — Janji Tinggal Janji
KAJEN — Dugaan praktik percaloan tenaga kerja (outsourcing) kembali mencuat di lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial T diduga menjadi “broker” outsourcing...
Muat Lebih

POPULER

RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras