Advertise

KABAR RASIKA

Kapolres Pekalongan Benarkan Ada Dua Anggota Terlibat Dugaan Penipuan Jalur Akpol

Kapolres Pekalongan Benarkan Ada Dua Anggota Terlibat Dugaan Penipuan Jalur Akpol

Kapolres Pekalongan Benarkan Ada Dua Anggota Terlibat Dugaan Penipuan Jalur Akpol

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menegaskan pihaknya berkoordinasi dengan Polda Jateng terkait kasus dugaan penipuan jalur masuk Akpol. (Foto: Istimewa)

KAJEN – Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf membenarkan adanya dua anggota Polres Pekalongan yang diduga terlibat dalam kasus penipuan berkedok jalur khusus masuk Akademi Kepolisian (Akpol) yang menjerat seorang warga Pekalongan dengan kerugian mencapai Rp2,6 miliar.

Menurut Rachmad, laporan resmi terkait kasus ini telah dilayangkan ke Polda Jawa Tengah, dan pihaknya kini masih menunggu perkembangan penanganan dari Polda.

“Iya, kami menerima informasi terkait dengan adanya dugaan penipuan berkait dengan rekrutmen anggota Polri. Namun dari hasil perkembangan sendiri, kegiatan pelaporan ini dilaksanakan di Polda. Kami pun juga masih menunggu perkembangan dari Polda,” ujar AKBP Rachmad C. Yusuf kepada wartawan, Kamis (23/10/2025).

Ia mengonfirmasi bahwa dua anggota yang dimaksud merupakan personel Polres Pekalongan. “Yang terduga ini memang dua anggota Polres Pekalongan, inisial A dan F. Selanjutnya kami masih koordinasi dengan Polda terkait dengan penanganan dan penyelidikan di Polda,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, pihaknya sudah mengambil langkah klarifikasi internal terhadap kedua anggota tersebut. Berdasarkan hasil awal, peristiwa dugaan penipuan itu terjadi pada Desember 2024 hingga Januari 2025, bertepatan dengan masa seleksi penerimaan taruna Akpol.

“Kemarin kami sudah mengambil langkah untuk melaksanakan klarifikasi terhadap anggota kami yang melakukan ini, dan juga hasil datanya sendiri, terjadinya ini pada tahun 2024 bulan Desember lalu, bergulir sampai Januari sampai dengan rekrutmen akademi kepolisian sudah selesai,” ujarnya.

Rachmad juga menyebut bahwa salah satu dari dua oknum polisi yang diduga terlibat kini tengah mengikuti pendidikan di Sekolah Pembentukan Perwira (Stukpa Polri). “Untuk salah satu anggota kami itu memang yang inisial A ini masih melaksanakan pendidikan di Stukpa Polri,” katanya.

Polres Pekalongan, kata Rachmad, tetap berkomitmen mendukung penegakan hukum secara profesional dan transparan. “Kami sendiri sudah melaksanakan langkah-langkah kemarin, kami juga sudah koordinasi dengan Polda terkait dengan pelaporan ini, dan kami juga berkoordinasi dengan Polda terkait dengan perkembangan lebih lanjut,” ujarnya menegaskan.

Pernyataan resmi ini menjadi konfirmasi pertama dari Polres Pekalongan terhadap kasus dugaan penipuan “jalur khusus Akpol” yang sebelumnya dilaporkan oleh Dwi Purwanto di Polda Jareng, warga Pekalongan yang kehilangan uang hingga Rp2,6 miliar. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-01-15 at 10.46
DPRD Sebut Ada Penyimpangan Dana Desa Randumuktiwaren
WhatsApp Image 2026-01-14 at 09.47
15 Siswa SDN 01 Kedungwuni Alami Gejala Usai Konsumsi MBG, Polisi Turun Lakukan Penelusuran
WhatsApp Image 2026-01-14 at 09.33
Ranting Pohon Patah Tutupi Jalan Depan SMKN 1 Kedungwuni, Lalu Lintas Sempat Terganggu
Ilustrasi MBG
Belasan Siswa SD di Kedungwuni Diduga Keracunan MBG

TERKINI

WhatsApp Image 2026-01-15 at 10.46
DPRD Sebut Ada Penyimpangan Dana Desa Randumuktiwaren
KAJEN – Puluhan warga Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, menggelar audiensi dengan DPRD Kabupaten Pekalongan pada Rabu (14/1/2026). Mereka menuntut kejelasan dan ketegasan atas...
Casino’s zonder Cruks: Hoe transparante spelvoorwaarden het gevoel van betrouwbaarheid van gokkers versterken.
Online gokken heeft de laatste jaren een enorme verandering doorgemaakt, waarbij gokkers steeds meer vrijheid en flexibiliteit zoeken. Hoewel het Cruks-systeem in Nederland is ingevoerd om bewust gokken...
WhatsApp Image 2026-01-14 at 09.47
15 Siswa SDN 01 Kedungwuni Alami Gejala Usai Konsumsi MBG, Polisi Turun Lakukan Penelusuran
KEDUNGWUNI – Kepolisian turun tangan menelusuri dugaan gangguan kesehatan yang dialami 15 siswa SD Negeri 01 Kedungwuni, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, setelah mengonsumsi Makanan Bergizi...
WhatsApp Image 2026-01-14 at 09.33
Ranting Pohon Patah Tutupi Jalan Depan SMKN 1 Kedungwuni, Lalu Lintas Sempat Terganggu
KEDUNGWUNI – Aktivitas lalu lintas di Jalan Paesan Utara, Kelurahan Kedungwuni Barat, Kabupaten Pekalongan, sempat terganggu pada Selasa (13/1/2026) sore. Sebuah ranting pohon berukuran besar patah dan...
Ilustrasi MBG
Belasan Siswa SD di Kedungwuni Diduga Keracunan MBG
KEDUNGWUNI – Belasan siswa SD Negeri 1 Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-01-07 at 12.06
DPRD Pekalongan Relakan Bangun Gedung Baru Demi UHC
c
Kepala Kantor Imigrasi Pemalang Melantik Lima Orang Pejabat Baru, Ini Daftarnya
kirman
Wabup Sukirman Akan Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Soroti Risiko Kesehatan dan Minimnya Keterlibatan Lokal