Advertise

KABAR RASIKA

Jelang Pilkada, Dandim Pekalongan Tekankan Netralitas TNI

Jelang Pilkada, Dandim Pekalongan Tekankan Netralitas TNI

Jelang Pilkada, Dandim Pekalongan Tekankan Netralitas TNI

Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Rizky Aditya saat mempimpin apel Gelar Pasukan di Makodim Pekalongan (27/08/2024 – Dok. Pendim)

Kota Pekalongan – Dalam rangka menyambut gelaran Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) serentak tahun 2024, khususnya diwilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan, Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan Apel Gelar Pasukan.

Apel gelar pasukan diikuti oleh seluruh Babinsa dan Danramil jajaran Kodim 0710/Pekalongan yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya, bertempat di lapangan apel Makodim setempat pada Selasa, 27 agustus 2024.

Pada kesempatan tersebut Dandim Letkol Rizky menyampaikan, tentang pentingnya menciptakan situasi keamanan dan kenyamanan selama dan sesudah pelaksanaan Pilkada, sehingga pelaksanaan Pilkada bisa berjalan sesuai yang direncanakan.

“ Pada pagi hari ini kita melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka Pilkada tahun 2024, dimana saat ini sudah pada tahapan pendaftaran calon, sehingga sudah banyak pengerahan massa untuk mengantar masing-masing calonnya”, terang Dandim Rizky.

Dandim Letkol Inf Rizky juga berpesan kepada seluruh prajuritnya, agar dalam melaksanakan pengamanan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan betul – betul menjaga netralitas TNI.

“ Saya berharap para prajurit bisa melaksanakan tugas pengamanan dengan baik dan saya tekankan kembali untuk menjaga netralitas TNI. Jangan memberikan fasilitas TNI untuk aktivitas kampanye, mudah-mudahan Pilkada bisa berjalan dengan baik dan lancar”,imbuhnya.

Sumber : Pendim 0710/Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

RAkor
OTT KPK Guncang Pekalongan, Abdul Munir Gerak Cepat Jaga Pemerintahan Tetap Jalan
MUNIR 1
Ketua DPRD Pekalongan Abdul Munir Buka Suara Soal OTT Bupati Fadia
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.56
Polemik Pelarangan Wartawan di Setda Pekalongan Berlanjut, Plt Bupati Sukirman Akui Ada Miskomunikasi
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.47
Wartawan Dicegah Meliput Acara Gubernur Jateng di Pekalongan, Klarifikasi Baru Muncul Setelah Protes

TERKINI

RAkor
OTT KPK Guncang Pekalongan, Abdul Munir Gerak Cepat Jaga Pemerintahan Tetap Jalan
KAJEN — Situasi pemerintahan di Kabupaten Pekalongan pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Fadia oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tidak dibiarkan berlarut. DPRD Kabupaten Pekalongan langsung...
MUNIR 1
Ketua DPRD Pekalongan Abdul Munir Buka Suara Soal OTT Bupati Fadia
KAJEN — Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Pekalongan. Meski demikian, DPRD menegaskan roda pemerintahan tidak boleh...
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.56
Polemik Pelarangan Wartawan di Setda Pekalongan Berlanjut, Plt Bupati Sukirman Akui Ada Miskomunikasi
KAJEN = Polemik pelarangan awak media saat agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan, Senin (9/3/2026), terus bergulir....
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.47
Wartawan Dicegah Meliput Acara Gubernur Jateng di Pekalongan, Klarifikasi Baru Muncul Setelah Protes
KAJEN – Polemik pelarangan awak media dalam agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan akhirnya mendapat tanggapan...
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.22
Wartawan Dilarang Masuk Saat Gubernur Jateng Serahkan SK Plt Bupati Pekalongan
KAJEN – Puluhan wartawan yang hendak meliput agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan justru dilarang masuk oleh petugas saat kegiatan berlangsung di Aula Lantai...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2023-09-14 at 09.30
Tiga Bulan Ngadu Ke Polisi, Korban Penganiayaan Minta Kejelasan
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.22
Wartawan Dilarang Masuk Saat Gubernur Jateng Serahkan SK Plt Bupati Pekalongan
SUKIRMAN
Sukirman Resmi Jadi Plt Bupati Pekalongan, Ini Mekanisme Hingga Bisa Menjadi Bupati Definitif