PEKALONGAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 resmi digelar di Desa Sawangan, Kecamatan Doro. Fokus utamanya bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menyasar persoalan mendasar: akses jalan poros desa yang selama ini membatasi mobilitas warga.
Pembukaan program dilakukan langsung oleh Plt Bupati Pekalongan, H. Sukirman, Rabu (22/4/2026), di Lapangan Desa Sawangan. Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 200 peserta lintas unsur, mulai dari TNI, pemerintah daerah hingga masyarakat setempat.
Dalam amanatnya, Sukirman menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar agenda tahunan, melainkan instrumen percepatan pembangunan di wilayah yang belum tersentuh optimal.
“Program ini sudah terbukti memberi dampak nyata. Di Sawangan, fokus kita jelas, pembangunan jalan poros desa untuk memperlancar mobilitas warga,” tegasnya.
Ia juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat agar hasil pembangunan tidak berhenti pada seremoni, melainkan berkelanjutan.

“Harus dikerjakan bersama dan dijaga bersama. Kalau tidak, manfaatnya tidak akan maksimal,” lanjutnya.
Di sisi teknis, perwakilan Kodim 0710/Pekalongan melalui Pabung Mayor Cpl Yulian Cahyono memaparkan pekerjaan fisik yang akan digarap. Pengaspalan jalan dibagi dalam dua segmen, yakni sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter, serta 150 meter dengan lebar 3,5 meter.
Namun TMMD kali ini tidak berhenti pada pembangunan fisik. Sejumlah program non-fisik juga disiapkan untuk menyasar peningkatan kapasitas masyarakat desa.
Mulai dari penyuluhan wawasan kebangsaan dan keamanan, edukasi kesehatan dan pertanian, hingga pemberdayaan UMKM, PKK, penguatan BUMDes, serta sosialisasi penanggulangan bencana.
Langkah ini dinilai penting agar pembangunan tidak hanya terlihat secara kasat mata, tetapi juga berdampak pada kualitas sumber daya manusia.
Pengaspalan jalan poros desa ini diharapkan menjadi titik balik bagi Desa Sawangan. Akses yang lebih baik diyakini akan memperlancar distribusi barang dan jasa, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Doro.
Dengan kata lain, keberhasilan TMMD di Sawangan akan diuji bukan saat peresmian, tetapi ketika jalan tersebut benar-benar dimanfaatkan dan dirawat oleh masyarakat dalam jangka panjang. (Gus)