Advertise

KABAR RASIKA

Hasil Quick Count Internal, “Sharmila” Melenggang Ke Senayan

Hasil Quick Count Internal, “Sharmila” Melenggang Ke Senayan

Hasil Quick Count Internal, “Sharmila” Melenggang Ke Senayan

Ashraff Abu saat wawancara dengan media dan memastikan diri lolos sebagai calon DPR RI menurut hasil quick count internal partai (dok. Bagus Rasika FM)

KAJEN – Pedangdut 90an yang moncer lewat lagu Sharmila, Ashraff Abu, dalam Pemilu Serentak 2024 digadang-gadang lolos ke Senayan sebagai wakil rakyat. Dirinya maju sebagai calon legislatif melalui partai Golkar dan bersaing dengan calon lainnya di wilayah Jateng X.

Lolosnya suami Bupati Pekalongan itu terungkap saat jumpa pers di Bigboss Resto Kajen, Jumat (16/02/2024) siang. Acara ini juga sekaligus deklarasi kemenangan atas perolehan suara terbanyak untuk pasangan calon Prabowo-Gibran yang maraih 55% suara di Kabupaten Pekalongan.

Ashraff mengungkapkan melalui quick count internal yang dilakukan partai berlambang beringin ini, dirinya mendapatkan 141.241 suara di Kota Santri. Sementara di Kota Pekalongan mendapatkan 10.700 suara. Sememtara untuk wilayah Batang dan Pemalang belum mendapatkan hasil hitung cepat.

Sedangkan jika melihat data real count versi KPU pertanggal 17 Februari 2024 pukul 19:30, Ashraff Abu telah mengantongi 93.342 suara. Ashraff tidak menyangka perolehan suaranya diluar dugaan. Bahkan untuk saat ini perolehan suaranya masuk daftar tertinggi di Jateng X.

“Di Kabupaten Pekalongan, tidak sampai 190 (ribu), saya (perolehan suara) di Kabupaten Pekalongan, hasil quick count itu dapat 141.241. Ya, Alhamdulillah ini baru satu kabupaten Pekalongan, belum Pemalang, belum Batang, belum Kota (Pekalongan),” kata Ashraff.

Meski Ashraff berlatar belakang penyanyi, namun dirinya bertekad untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat dan akan terus “bernyanyi” menyuarakan aspirasi rakyat di gedung Dewan.

“Saya akan memperjuangkan nasib rakyat dapil 10, khususnya Kabupaten Pekalongan. Cuman, saya pakai kepinteran saya nyanyi. Saya akan nyanyi terus di Senayan, supaya mereka pusing mendengar keluhan kami, supaya semua keluhan rakyat itu bisa teratasi dan ada solusinya. Insyaallah,” ungkapnya.

“Karena saya bekerja untuk rakyat, ya jadi saya lebih mementingkan menjadi wakilnya rakyat. Karena rakyat adalah bos saya, karena yang memilih saya adalah rakyat,” pungkasnya. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-05-05 at 16.07
Tak Ngebut Tapi Terguling! Mobil SPPG di Kesesi Mendadak Terbalik Usai Benturan Misterius
WhatsApp Image 2026-05-05 at 13.52
PBB-P2 Pekalongan Baru Tembus 8 Persen, BPKD Gaspol Kejar Target Rp28 Miliar
admin-ajax
BOCOR! Kontrak Pendopo Nusantara Rp2,9 Miliar - Tagihan Mandek, Siapa yang Bikin “Kebal Tagihan”?
BONGOL LAGI
Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN

TERKINI

WhatsApp Image 2026-05-05 at 16.07
Tak Ngebut Tapi Terguling! Mobil SPPG di Kesesi Mendadak Terbalik Usai Benturan Misterius
KAJEN — Sebuah mobil SPPG mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di Jalan Raya Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden terjadi secara...
WhatsApp Image 2026-05-05 at 13.52
PBB-P2 Pekalongan Baru Tembus 8 Persen, BPKD Gaspol Kejar Target Rp28 Miliar
KAJEN – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pekalongan terus menggenjot penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026. Hingga akhir April, realisasi...
admin-ajax
BOCOR! Kontrak Pendopo Nusantara Rp2,9 Miliar - Tagihan Mandek, Siapa yang Bikin “Kebal Tagihan”?
Sudah tiga kali ditagih dan dipanggil, penyewa tak merespons. BPK beri catatan dan bagian pengawasan mengaku belum terima laporan. PEKALONGAN – Tabir persoalan sewa Pendopo Nusantara (Pendopo Lawas) di...
MUSTADJIRIN
Hardiknas 2026 di Pekalongan: Kekurangan 1.730 Guru, Krisis Tenaga Pendidik Makin Nyata
KAJEN – Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan menghadapi tekanan serius di tahun 2026. Kekurangan tenaga pendidik kian nyata, bahkan disebut berada di ambang “bangkrut” jika tidak segera ditangani...
BONGOL LAGI
Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN
KAJEN – Dugaan praktik percaloan tenaga kerja outsourcing mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial Tanto, warga Desa Kwasen, Kecamatan Kesesi,...
Muat Lebih

POPULER

PDIP 2
Instruksi DPP PDIP soal Suara Terbanyak Bikin Panas Internal: Riswadi Buka-bukaan, “Ini Urusan Ruwet”
BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
IMG-20240823-WA0027
Dukung ketahanan Pangan, Kodim Pekalongan Tanam Padi Varietas Protan