[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Dituding Ada Selisih Hibah 3 Miliar, Yulian Akbar: ‘KPK Tidak Temukan Itu’

Dituding Ada Selisih Hibah 3 Miliar, Yulian Akbar: ‘KPK Tidak Temukan Itu’

Dituding Ada Selisih Hibah 3 Miliar, Yulian Akbar: ‘KPK Tidak Temukan Itu’

Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar, memberikan klarifikasi kepada awak media terkait isu dugaan selisih dana hibah senilai Rp3 miliar. Ia menegaskan bahwa pertemuan dengan KPK bersifat evaluatif dan menjadi momentum pembenahan tata kelola keuangan daerah, Rabu (15/10/2025 – dok, Bagus Rasika FM Pekalongan)

KAJEN – Rumor mengenai dugaan temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait selisih dana hibah senilai Rp3 miliar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan akhirnya dijawab langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar.

Dalam keterangannya di gedung Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Rabu (15/10/2025), Yulian dengan tegas menampik kabar tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada temuan spesifik soal hibah seperti yang beredar. Menurutnya, pertemuan antara Pemkab Pekalongan dan KPK beberapa waktu lalu murni bersifat evaluatif dan merupakan bagian dari pembenahan tata kelola keuangan daerah.

“Itu kaitannya dengan evaluasi APBD, khususnya tahun 2024 dan 2025 yang sedang berjalan. Pertemuan itu sangat positif karena intinya adalah perbaikan. Kita diminta memperbaiki tata kelola keuangan daerah secara menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga penganggaran,” jelas Yulian.

Ia menjelaskan, KPK melalui program Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) menyoroti delapan area rawan korupsi yang menjadi fokus pembenahan bersama pemerintah daerah dan DPRD.

“Setahu saya tidak ada yang spesifik soal hibah sekian miliar itu. Kami memang sudah disurati oleh KPK untuk menindaklanjuti hasil pertemuan pada Agustus lalu. Tapi itu konteksnya adalah penyelarasan kegiatan, perencanaan, dan penganggaran, bukan temuan selisih hibah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Yulian menuturkan bahwa catatan dari KPK juga mencakup pengelolaan hibah dan bantuan sosial (bansos), terutama terkait penerima hibah yang memperoleh bantuan pada periode yang sama. Pemkab, kata dia, sudah menindaklanjuti hal tersebut dengan melakukan kajian ulang agar sesuai dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi anggaran.

“Hibah pun akan kami tata sejak awal tahun anggaran. Proposal harus dikaji sejak di depan. Semua kami lakukan bertahap, step by step. Intinya kita berbenah, memperkuat integritas, dan memastikan perencanaan yang terukur,” ujarnya.

Yulian menegaskan bahwa saat ini seluruh proses hibah sudah melalui sistem SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) sehingga mekanisme pengawasan dapat berjalan lebih transparan.

“Semua sudah terekam di SIPD. Dari situ kita bisa mengecek dan memastikan semuanya sesuai aturan,” pungkasnya.

Dengan pernyataan tersebut, Sekda berharap publik tidak mudah terpengaruh isu liar yang belum terbukti kebenarannya. Pemerintah Kabupaten Pekalongan, katanya, tetap berkomitmen memperbaiki tata kelola keuangan daerah secara terbuka dan berintegritas. (GUS)

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
kades 1jpeg
Rudi Prawiro Turun Gelanggang! Ratusan Warga Kawal Pendaftaran Pilkades Karanggondang
BMI 1
Bolone Mase Tiba-Tiba Konsolidasi di Pekalongan, Ada Apa?

TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
KAJEN – Kesabaran warga Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan sudah habis. Skandal dugaan asusila yang melibatkan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) dan Guru di SDN 02 Langkap sukses membuat...
KRATON AKREDIT 1
Akreditasi Bukan Sekadar Predikat, RSUD Kraton Pekalongan Didorong Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
PEKALONGAN – RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan kembali menjalani survei akreditasi. Namun, proses ini tidak diarahkan sekadar mengejar predikat, melainkan menjadi momentum rumah sakit untuk membenahi mutu...
kades 1jpeg
Rudi Prawiro Turun Gelanggang! Ratusan Warga Kawal Pendaftaran Pilkades Karanggondang
KARANGANYAR — Ini bukan pendaftaran calon kepala desa yang berlangsung biasa-biasa saja. Ratusan warga, relawan, dan pendukung mengawal Rudi Prawiro saat mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Karanggondang,...
BMI 1
Bolone Mase Tiba-Tiba Konsolidasi di Pekalongan, Ada Apa?
KAJEN — Relawan Bolone Mase Indonesia kembali merapatkan barisan. Konsolidasi organisasi digelar di Pendopo Wakil Bupati Pekalongan, Kajen, Jawa Tengah, Selasa (8/9/2026). Namun jangan buru-buru mengaitkannya...
WATUSALAM 1
Jalan Watusalam yang Sempat Viral Akhirnya Dibedah: DPRD Turun, Spek Beton Bakal Diuji
PEKALONGAN – Jalan Watusalam yang sempat menjadi sorotan karena kondisinya rusak kini mulai dibenahi. Senin (7/9/2026), Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir dan wakil ketua DPRD Sumar Rosul...
Muat Lebih

POPULER

WATUSALAM 1
Jalan Watusalam yang Sempat Viral Akhirnya Dibedah: DPRD Turun, Spek Beton Bakal Diuji
WhatsApp Image 2026-09-11 at 12.14
Skandal CCTV SDN 02 Langkap: Warga Tolak Kepsek Mesum Cuma Pindah Sekolah, PTDH Harga Mati!
REVIT 1
Revitalisasi SMPN 1 Buaran Telan Rp571 Juta, Halaman Sekolah Diuruk Gara-gara Banjir