Advertise

KABAR RASIKA

BPJS Kesehatan Pekalongan Apresiasi Kepatuhan Badan Usaha dalam Program JKN

BPJS Kesehatan Pekalongan Apresiasi Kepatuhan Badan Usaha dalam Program JKN

BPJS Kesehatan Pekalongan Apresiasi Kepatuhan Badan Usaha dalam Program JKN

(Dok. Istimewa)

Pekalongan, Jamkesnews – Tiga badan usaha telah menunjukkan kepatuhan dan kontribusi signifikan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan memberikan penghargaan kepada badan usaha ini sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka dalam mendukung program JKN melalui pendaftaran seluruh karyawan dan pembayaran iuran tepat waktu.

Penerima penghargaan tersebut adalah PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa Pekalongan, dan PT Urip Sugiharto/Mitra Produksi Sigaret (MPS) Pekalongan. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan dalam acara Gathering Badan Usaha bertema “Bersama Badan Usaha Membangun JKN yang Berkesinambungan” pada Kamis (27/6).

HRD PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), Ganang Ery Putranto, menyatakan rasa bangganya atas penghargaan yang diterima. Dia menjelaskan bahwa seluruh karyawan PT Bhimasena, termasuk karyawan warga negara asing, telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Ia juga menambahkan bahwa manfaat dari kepesertaan BPJS Kesehatan sangat membantu dalam menunjang pelayanan kesehatan bagi karyawan mereka.

“Kami sangat bangga mendapatkan penghargaan dari BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan atas kepatuhan kami. Di PT Bhimasena ada 400 karyawan dan seluruhnya telah terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan, termasuk karyawan warga negara asing. Manfaatnya cukup banyak dalam menunjang pelayanan kesehatan untuk karyawan kami,” ujar Ganang.

Ganang juga mengungkapkan harapannya agar layanan BPJS Kesehatan terus meningkat, sehingga lebih banyak masyarakat dapat menikmati pelayanan kesehatan yang terbaik. Dia menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan aksesibilitas layanan BPJS Kesehatan untuk memastikan bahwa setiap peserta mendapatkan manfaat maksimal.

“Harapannya semoga layanan BPJS Kesehatan semakin bagus sehingga banyak masyarakat mendapatkan pelayanan yang terbaik. Kami percaya bahwa dengan peningkatan kualitas layanan, seluruh peserta akan merasakan manfaat yang lebih maksimal. Semoga BPJS Kesehatan terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi semua orang,” tambahnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran badan usaha dalam keberhasilan program JKN. Ia juga mengapresiasi komitmen badan usaha yang telah membantu meningkatkan cakupan kepesertaan dan memastikan bahwa lebih banyak masyarakat mendapatkan akses ke layanan kesehatan yang memadai.

“Badan usaha memberikan dampak besar terhadap program JKN. Mereka memiliki posisi yang cukup penting, yakni 11,65 persen dari peserta yang terdaftar dalam program JKN. Dengan capaian tersebut, kami merasa perlu memberikan apresiasi kepada seluruh badan usaha yang membantu menyukseskan program JKN dengan mendaftarkan para pekerjanya dalam program JKN, dan melakukan pembayaran tepat waktu,” jelas Cici sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Cici juga menjelaskan bahwa hingga saat ini, semua kabupaten/kota di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan telah mencapai Universal Health Coverage (UHC). Dia memaparkan bahwa cakupan kepesertaan di masing-masing kabupaten/kota telah mencapai lebih dari 95 persen, menunjukkan komitmen kuat terhadap aksesibilitas layanan kesehatan.

“Di Kota Pekalongan, capaian UHC adalah 97,67 persen, di Kabupaten Batang 99,51 persen, dan di Kabupaten Pekalongan 99,67 persen. Sementara itu, di Kabupaten Pemalang, UHC mencapai 100,09 persen dari jumlah penduduk. Itu artinya, akses pelayanan kesehatan kini terbuka lebar bagi semua penduduk di wilayah ini,” paparnya.

Ia juga menekankan bahwa dengan adanya Program JKN, masyarakat tidak perlu khawatir tentang biaya kesehatan. Dia menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan hadir untuk menjamin pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi semua peserta, sehingga mereka tidak perlu menjual aset berharga seperti sawah atau rumah untuk membiayai pengobatan.

“Jadi, sekarang masyarakat tidak perlu khawatir lagi tentang biaya pengobatan. Tidak perlu juga menjual sawah atau rumah seperti dulu. Jika sakit dan harus masuk rumah sakit, biaya pengobatan akan dijamin oleh BPJS Kesehatan bagi yang sudah terdaftar dan aktif kepesertaannya,” tegasnya.

Cici berharap bahwa melalui kegiatan seperti ini, BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan dapat terus memperkuat kerjasama dengan badan usaha untuk membangun JKN yang berkesinambungan. Dia menekankan bahwa kolaborasi yang kuat antara BPJS Kesehatan dan badan usaha sangat penting dalam mencapai tujuan jangka panjang program JKN.

“Kami berharap acara ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kerjasama antara BPJS Kesehatan dan badan usaha. Dengan kerjasama yang solid, kita dapat bersama-sama membangun JKN yang berkesinambungan dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh peserta,” tutupnya. (ns)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-06-18 at 06.38
Peredaran Rokok Ilegal Masih Ditemukan, Pemkab Pekalongan Minta Masyarakat Aktif Melapor
KTP 3
Kejati Sudah Turun, BPK Sudah Temukan, Kini Pengakuan Kistoro Bikin Publik Makin Bingung
KTP 2
Masuk Radar Kejati! KTP Kibarkan Mosi Tidak Percaya, DPRD: Kami Kini Lebih Berani
KTP 1
Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Menggema di DPRD, KTP : "Biang Keroknya Sekda!"

TERKINI

WhatsApp Image 2026-06-18 at 06.38
Peredaran Rokok Ilegal Masih Ditemukan, Pemkab Pekalongan Minta Masyarakat Aktif Melapor
KAJEN – Peredaran rokok ilegal masih menjadi persoalan yang mendapat perhatian serius di Kabupaten Pekalongan. Selain merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, praktik tersebut juga berpotensi menimbulkan...
KTP 3
Kejati Sudah Turun, BPK Sudah Temukan, Kini Pengakuan Kistoro Bikin Publik Makin Bingung
KAJEN – Polemik sewa-menyewa eks Pendopo Nusantara Kabupaten Pekalongan terus bergulir dan memunculkan pertanyaan baru. Setelah persoalan tersebut diketahui menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)...
KTP 2
Masuk Radar Kejati! KTP Kibarkan Mosi Tidak Percaya, DPRD: Kami Kini Lebih Berani
KAJEN – Polemik sewa-menyewa eks Pendopo Nusantara Kabupaten Pekalongan semakin memanas. Di tengah desakan publik yang terus menguat, DPRD Kabupaten Pekalongan mengungkapkan bahwa persoalan tersebut kini...
KTP 1
Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Menggema di DPRD, KTP : "Biang Keroknya Sekda!"
KAJEN – Audiensi antara Koalisi Transparansi Pekalongan (KTP) dengan DPRD Kabupaten Pekalongan di Ruang Rapat Komisi A, Senin (15/6/2026), berlangsung panas. Ketegangan memuncak saat salah satu perwakilan...
IMG-20260613-WA0009
Kerumunan Pemuda Diduga Hendak Tawuran di Kajen Dibubarkan, Tiga Orang Diamankan
KAJEN – Sejumlah pemuda yang berkumpul di kawasan Taman Pendopo Kajen, Kabupaten Pekalongan, dibubarkan aparat kepolisian pada Jumat (12/6/2026) dini hari setelah muncul laporan masyarakat mengenai potensi...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-06-10 at 12.11
34 Kades Segera Turun Tahta, Pilkades Serentak Pekalongan Mulai Dipanaskan
WhatsApp Image 2026-06-07 at 10.36
DPRD Kab. Pekalongan Disorot : Giliran Kunker Lengkap, Giliran Rapat Kok Banyak Kursi Kosong?
WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong