Advertise

KABAR RASIKA

BPJS Kesehatan Pekalongan Apresiasi 28 Pemangku Kepentingan Utama atas Kontribusi dalam Program JKN

BPJS Kesehatan Pekalongan Apresiasi 28 Pemangku Kepentingan Utama atas Kontribusi dalam Program JKN

BPJS Kesehatan Pekalongan Apresiasi 28 Pemangku Kepentingan Utama atas Kontribusi dalam Program JKN

: Dok. Bpjs Kesehatan Cabang Pekalongan

BPJS Kesehatan Pekalongan Apresiasi 28 Pemangku Kepentingan Utama atas Kontribusi dalam Program JKN

Adapun Janji Layanan JKN tersebut adalah menerima pendaftaran dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK)/Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Kartu Indonesia Sehat (KIS) Digital, tidak meminta fotokopi dokumen untuk pendaftaran, pelayanan tanpa biaya tambahan, menyediakan obat yang dibutuhkan tanpa biaya tambahan, melayani dengan ramah tanpa diskriminasi, melayani di luar wilayah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sesuai ketentuan, melayani konsultasi online dan tidak membatasi hari rawat pasien (sesuai indikasi medis),

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah mendukung JKN. Kami mengapresiasi kepada seluruh pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, organisasi, badan usaha yang telah bermitra sehingga BPJS Kesehatan dapat tumbuh dan berkembang,” sambung Cici.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto dengan bangga mengumumkan bahwa Kota Pekalongan telah mencapai UHC pada bulan Mei lalu. Hal ini memberikan motivasi untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih mudah, cepat dan setara.

“Alhamdulillah Kota Pekalongan sudah meraih UHC pada bulan Mei lalu. Saya berharap, dengan ditetapkannya UHC tersebut dapat memberikan motivasi dalam memberikan layanan kesehatan yang lebih mudah, cepat dan setara,” ujarnya.

Budiyanto berharap dengan capaian UHC ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kota Pekalongan. Sama seperti Cici, dia pun menginginkan agar capaian UHC ini menginspirasi daerah lain untuk semangat memberi jaminan kesehatan kepada masyarakat.

“Kami berharap bisa mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Saya berharap dengan tercapainya UHC di Kota Pekalongan bisa menginspirasi Kabupaten lainnya untuk segera UHC, karena kami merasakan sendiri manfaatnya tidak sering mendapat telepon lagi seperti sebelumnya,” harapnya.

Tag :

BACA JUGA :

Banggar
60 Ribu Jiwa Terdampak Banjir, DPRD Pekalongan: Jangan Biarkan Pengungsi Kelaparan!
RAPAT 1
60 Ribu Warga Mengungsi, DPRD Pekalongan Kunci Anggaran: Tak Boleh Ada yang Kelaparan
Picture1
RSUD Kajen Raih Penghargaan Nasional BPJS Kesehatan Lewat Inovasi NeuCare untuk Pasien Stroke
WhatsApp Image 2025-11-28 at 14.26
Kantor Imigrasi Pemalang Turut Berpartisipasi Dalam Pekan Batik Nusantara 2025

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
SRAGI – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan memicu insiden memilukan. Dua unit rumah milik warga di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, roboh...
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
KEDENGWUNI – Penanganan kasus dugaan teror penembakan di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terus bergulir. Kepolisian memastikan penyelidikan dilakukan secara serius,...
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
KAJEN – Suasana malam di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, mendadak mencekam. Satu tembakan misterius dilepaskan orang tak dikenal ke arah rumah Ahmad Muzakhim alias...
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim
KAJEN – Teror senjata api mengguncang wilayah Kabupaten Pekalongan. Rumah milik Ahmad Muzakhim alias Mas Boim yang berada di wilayah Sidodadi Indah Kedungwuni ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) pada...
IMG-20260215-WA0017
PWI Kab Pekalongan Raih Penghargaan Jateng, Diapresiasi atas Sukses OKK
TEGAL – PWI Kabupaten Pekalongan kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Organisasi wartawan ini meraih penghargaan dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-80 PWI tingkat Jawa Tengah...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades
ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka