Advertise

KABAR RASIKA

Baru Saja Rehabilitasi Kok Sudah Rusak, Bupati Fadia : Lapor ke Saya

Baru Saja Rehabilitasi Kok Sudah Rusak, Bupati Fadia : Lapor ke Saya

Baru Saja Rehabilitasi Kok Sudah Rusak, Bupati Fadia : Lapor ke Saya

SRAGI – Secara tegas Bupati Pekalongan,Fadia Arafiq meminta seluruh masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pembangunan di Kabupaten Pekalongan. Terutama pembangunan atau rehabilitasi jalan yang menjadi prioritas dalam visi misi Bupati Pekalongan. Bupati mengajak warga untuk melapor ke Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalongan apabila ada jalan yang baru saja diperbaiki tetapi langsung rusak. Fadia juga akan segera menindaklanjutinya dengan memerintahkan rekanan atau kontraktor untuk memperbaikinya.

“Kita nggak usah heboh, kalau jalan rusak masih ada masa pemeliharaan lapor saja. Saya wajibkan semua kontraktor membenahi jalannya apabila tidak sesuai dengan spek. Itu aturan dari kita, jadi jangan bingung, bahwa kita berpihak pada kontraktor tidak begitu, ” terang Bupati Pekalongan usai peresmian Jalan Desa Bulaksari dan Desa Tegalontar, Kecamatan Sragi, Senin (08/01/2023).

Dalam perbaikan jalan, semua ada aturan jadi harus sesuai dengan RAB ataupun juknis. Sehingga jalan tetap berkualitas dan masyarakat bisa menikmati jalan dengan lama.

“Kami dari pemerintah Kabupaten Pekalongan mau taunya jalan ini harus selesai dan bagus. Jika ada yang tidak sesuai, laporkan biar bisa secepatnya diperbaiki. Dengan laporan itu, jadi kita biar kasih tau kontraktornya supaya secepatnya diperbaiki

Dalam peresmian dua ruas jalan di Desa Bulaksari-Sidosari senilai Rp 1,9 miliar. Sedangkan ruas jalan Tegallontar Sragi Rp 900 juta dengan panjang 500 m, lebar 5 meter yang semuanya merupakan rigid atau beton.

“Jadi kita ingin membangun jalan yang terbaik disini, karena kalau dibangun aspal biasa disini cenderung cepat rusak. Jadi kita buat yang awet biar berumur panjang. Sehingga bisa bermanfaat cukup lama bagi masyarakat, “harapnya.

Sementara Kepala Desa Tegalontar Kecamatan Sragi, Muh Rizal mengaku dengan adanya pembangunan jalan tersebut cukup membantu masyarakat sekitar. Karena sebelumnya jalan tersebut rusak parah dan sering terjadi kecelakaan.

“Kami ucapkan terimakasih kepada ibu bupati. Karena selama ini masyarakat Tegallontar sudah lama berharap agar jalan ini diperbaiki. Sebab sering terjadi kecelakaan, dan setelah diperbaiki masyarakat diminta untuk berhati-hati dan menjaga jalan ini agar tetap bagus dan baik, “ungkapnya.

Dalam peresmian dihadiri oleh Asisten II, OPD terkait, Muspika tokoh masyarakat Desa Bulaksari – Tegallontar Sragi, seperti biasa diisi dengan udik udikan.

Tag :

BACA JUGA :

BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras

TERKINI

BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
KAJEN – Skandal dugaan kredit bermasalah di PT BPR BKK Kabupaten Pekalongan (Perseroda) kian menggelinding. Kasus yang sempat terkesan jalan di tempat itu kini resmi masuk radar Kejaksaan Tinggi...
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak bisa lagi dijalankan dengan pola tambal sulam atau program seremonial yang berjalan sendiri-sendiri. Ketua DPRD Kabupaten...
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati tidak dapat menjalankan seluruh kewenangan kepala daerah secara bebas layaknya bupati definitif. Sejumlah kewenangan strategis...
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras
KAJEN – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengguncang lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai memantik sikap politik dari legislatif. DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan akan menghormati proses...
CALO
ASN Diduga Jadi Broker Outsourcing, Puluhan Juta Menguap — Janji Tinggal Janji
KAJEN — Dugaan praktik percaloan tenaga kerja (outsourcing) kembali mencuat di lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial T diduga menjadi “broker” outsourcing...
Muat Lebih

POPULER

RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras