Advertise

KABAR RASIKA

Bapak Asuh Diharapkan Bantu Atasi Stunting

Bapak Asuh Diharapkan Bantu Atasi Stunting

Bapak Asuh Diharapkan Bantu Atasi Stunting

KAJEN – Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS/Bapak Asuh) diharapkan dapat mengatasi stunting di Kabupaten Pekalongan.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE, MM mengukuhkan BAAS dalam kegiatan Gebyar Bangga Kencana yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah ke-72 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-400 dan bertempat di Halaman Kantor Dinas P3A dan PPKB Kabupaten Pekalongan Kecamatan Kajen, Senin (29/8).

Bupati berharap Program BAAS dapat efektif menyukseskan penurunan stunting di Kabupaten Pekalongan, “Mudah-mudahan dengan adanya Bapak Asuh ini dapat menurunkan stunting di Kabupaten Pekalongan, juga menurunkan kematian ibu dan anak serta mencegah anak yang masih muda untuk menikah muda,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa Bapak Asuh berperan memantau anak-anak yang memang tidak berkecukupan gizi agar stunting menurun di Kabupaten Pekalongan.

Selain program BAAS, dalam kesempatan tersebut Bupati Fadia juga mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting, serta me-launcing Sekolah Lansia, Sekolah Siaga Kependudukan dan Dapur Atasi Stunting Kabupaten Pekalongan.

Bupati berharap semua dapat bekerja optimal sesuai dengan peran dan fungsinya dalam upaya penurunan stunting, “Semua yang dikukuhkan hebat-hebat. Jika semuanya dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan baik, tingkat keberhasilannya akan tinggi,” ujarya.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah drg. Widwiiyono, M.Kes. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kasus stunting di Kabupaten Pekalongan telah turun drastis bahkan berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Tengah.

“Provinsi Jawa Tengah sudah berada di bawah rata-rata Nasional dan Kabupaten Pekalongan Alhamdulillah berkat kerja keras seluruh jajaran Pemkab Pekalongan sehingga stunting di Kabupaten Pekalongan bisa turun drastis,” ujarnya.

Widwiyono berharap pengukuhan yang telah dilaksanakan dapat ditindaklanjuti nantinya dengan melakukan upaya intervensi sehingga kasus stunting di Kabupaten pekalongan tidak hanya turun tetapi nantinya dapat mencapai Zero kasus.

Sementara itu, Kepala Dinas P3A dan PPKB Kabupaten Pekalongan dr. Eko Wigiantoro, M.Kes dalam laporannya menyampaikan kegiatan Gebyar Bangga Kencana untuk menyosialisasikan dan mengaktualisasikan program Bangga Kencana di tengah masyarakat.

“Tujuan yakni untuk meningkatkan capaian indikator Program Bangga Kencana yang mendukung paket kinerja piroritas pembangunan nasional.” Ungkap Eko.

Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
SRAGI – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan memicu insiden memilukan. Dua unit rumah milik warga di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, roboh...
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
KEDENGWUNI – Penanganan kasus dugaan teror penembakan di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terus bergulir. Kepolisian memastikan penyelidikan dilakukan secara serius,...
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
KAJEN – Suasana malam di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, mendadak mencekam. Satu tembakan misterius dilepaskan orang tak dikenal ke arah rumah Ahmad Muzakhim alias...
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim
KAJEN – Teror senjata api mengguncang wilayah Kabupaten Pekalongan. Rumah milik Ahmad Muzakhim alias Mas Boim yang berada di wilayah Sidodadi Indah Kedungwuni ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) pada...
IMG-20260215-WA0017
PWI Kab Pekalongan Raih Penghargaan Jateng, Diapresiasi atas Sukses OKK
TEGAL – PWI Kabupaten Pekalongan kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Organisasi wartawan ini meraih penghargaan dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-80 PWI tingkat Jawa Tengah...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2024-01-25 at 16.14
Pasar Desa Mrican Berdiri Tanpa Koordinasi, Kades Mrican Buka Suara
MA 1
TPA Bojonglarang Hampir Penuh, Pemkab Siapkan Opsi “Bakar Sampah Jadi Listrik”
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka