Advertise

KABAR RASIKA

Ada 630 Koperasi Yang Terdaftar, Hanya 146 Koperasi Yang Aktif

Ada 630 Koperasi Yang Terdaftar, Hanya 146 Koperasi Yang Aktif

Ada 630 Koperasi Yang Terdaftar, Hanya 146 Koperasi Yang Aktif

: Dok. Bagus Rasika FM

REWARD – Plh Bupati Pekalongan, H. Riswadi usai peringatan Hari Koperasi Indonesia tahun 2023 dengan memberikan penghargaan bagi Koperasi yang berprestasi (12/07/2023 )

KAJEN – Plh Bupati Pekalongan, H. Riswadi menghadiri peringatan Hari Koperasi Indonesia tahun 2023 tingkat kabupaten Pekalongan, Rabu (12/7/2023) di Kantor Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan.

Dalam membacakan sambutan dari Menteri Koperasi dan UMKM, Riswadi menyampaikan, Koperasi sebagai salah satu ciri ekonomi kebangsaan dapat terus tumbuh dan memberikan sumbangsih ditengah upaya percepatan pemulihan ekonomi di Indonesia.

Pada kesempatan ini, Riswadi mengucapkan selamat Hari Koperasi Indonesia tahun 2023 dan berharap Koperasi terus tumbuh sebagai langkah gotong royong menciptakan ekonomi yang kuat.

“Di ulang tahun ke 76 ini umur yang tua, koperasi semakin tergilas oleh perkembangan jaman, liberalisasi dan kapitalisasi. Itu terbukti dari yang disampaikan oleh ibu Kepala Dinas, bahwa Koperasi yang terdaftar dalam sistem ada 600an tetapi hanya 140an yang bisa berjalan dengan baik”, ungkap Riswadi.

Ini merupakan bukti atau hal-hal lain yang harus di diskusikan, lanjut Riswadi, untuk dibahas bersama terkait perkembangan ekonomi bahwa Koperasi merupakan soko guru ekonomi bangsa yang seharusnya mampu bersaing dengan usaha apapun karena dilakukan dari dan oleh anggota koperasi sehingga dapat memberikan manfaat secara ekonomi. Dengan adanya UU Koperasi yang baru diharapkan mampu ini akan condong kepada para pelaku koperasi di Indonesia khususnya di Kabupaten Pekalongan sehingga mampu menjawab tantangan global di masa sekarang.

Ditanya bagaimana langkah Pemkab. untuk menghidupkan kembali koperasi di Kabupaten Pekalongan, Riswadi menambahkan, Kepala Dinas terkait dan jajarannya akan melakukan koordinasi dan pemetaan terhadap koperasi dari pengurusan koperasi secara internal, regenerasi pengurus dan hal-hal lainnya.

“Atau memang pengurusnya yang mungkin apriori dan ini menjadi bagian dari PR yang tidak gampang di urai. Namun demikian untuk menghadapi masalah tidak ada masalah yang tidak bisa di selesaikan”, ungkap Riswadi.

Dihari Koperasi yang ke 76 tahun ini juga diberikan penghargaan salah satunya kepada Koperasi Petani Teh Paninggaran Berdikari Makmur Kabupaten Pekalongan yang telah meraih juara 3 pada ajang The Golden Leaf Award 2022 di Australia untuk kategori Feature Green Tea.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Naker Kabupaten Pekalongan, Siti Masruroh usai upacara dalam rangka apel besar Hari Koperasi tingkat Kabupaten. “Ini merupakan contoh bahwa koperasi yang bergerak di sector real ini yang perlu terus kita kembangkan. Dan ini menjadi tantangan bagi gerakan koperasi di Kabuten Pekalongan”, kata Masruroh.

Dalam laporannya, Masruroh menyampaikan bahwa dari 630 koperasi yang terdaftar hanya 146 saja yang masih berjalan dan bergerak dalam bidang unit simpan pinjam. Tetapi yang disektor real dan pertanian yang masih terus harus di dorong. Dan Koperasi Petani Teh Paninggaran Berdikari Makmur dapat menjadi contoh bagi koperasi-koperasi yang lain untuk dapat melakukan pertanggung jawaban kepada anggota dan RAT.

“Dan ini menjadi tantangan kita bersama karena dukungan ini perlu. Termasuk kegiatan peringatan hari Koperasi ini juga atas dukungan swadaya teman-teman gerakan koperasi”, jelas Masruroh.

Pihaknya terus mendorong kepada koperasi untuk berkembang dan pihaknya juga melakukan pembinaan dalam bentuk penyuluhan atau pendampingan dari Kementrian karena dukungan SDM di Dinkop UMKM Naker sangat terbatas. Harapannya dengan adanya pengawasan terhadap koperasi dapat mengukur “kesehatan” sebuah koperasi dengan adanya form yang sudah disediakan oleh Kementrian. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

kopdes1-1-300x200
Seluruh Desa dan Kelurahan di Kabupaten Pekalongan Kini Miliki Koperasi Merah Putih, Siap Jadi Motor Ekonomi Rakyat
WhatsApp Image 2025-07-26 at 12.24
Bersih dari Narkoba! Polres Pekalongan Sidak Urine Anggota Polsek Lebakbarang
WhatsApp Image 2025-06-17 at 11.21
Tragis! Seorang Kakek Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Kos Kedungwuni
WhatsApp Image 2025-06-17 at 11.04
DPRD Kawal Serius Proses Ganti Tanah Musnah Untuk Bendung Gerak Jeruksari

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
SRAGI – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan memicu insiden memilukan. Dua unit rumah milik warga di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, roboh...
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
KEDENGWUNI – Penanganan kasus dugaan teror penembakan di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terus bergulir. Kepolisian memastikan penyelidikan dilakukan secara serius,...
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
KAJEN – Suasana malam di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, mendadak mencekam. Satu tembakan misterius dilepaskan orang tak dikenal ke arah rumah Ahmad Muzakhim alias...
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim
KAJEN – Teror senjata api mengguncang wilayah Kabupaten Pekalongan. Rumah milik Ahmad Muzakhim alias Mas Boim yang berada di wilayah Sidodadi Indah Kedungwuni ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) pada...
IMG-20260215-WA0017
PWI Kab Pekalongan Raih Penghargaan Jateng, Diapresiasi atas Sukses OKK
TEGAL – PWI Kabupaten Pekalongan kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Organisasi wartawan ini meraih penghargaan dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-80 PWI tingkat Jawa Tengah...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2024-01-25 at 16.14
Pasar Desa Mrican Berdiri Tanpa Koordinasi, Kades Mrican Buka Suara
MA 1
TPA Bojonglarang Hampir Penuh, Pemkab Siapkan Opsi “Bakar Sampah Jadi Listrik”
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka