[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

BPJS Kesehatan Pekalongan Dorong Faskes Laksanakan Transformasi Mutu Layanan JKN

BPJS Kesehatan Pekalongan Dorong Faskes Laksanakan Transformasi Mutu Layanan JKN

BPJS Kesehatan Pekalongan Dorong Faskes Laksanakan Transformasi Mutu Layanan JKN

Transformasi digital merupakan kunci kualitas dan mutu layanan BPJS Kesehatan. Salah satunya yaitu implementasi antrean online terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). FKTP yang difungsikan sebagai gate-keeper dalam pelayanan kesehatan diharapkan mampu memberikan penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat dan tidak diskriminatif, sehingga tercapai kepuasan peserta.

“Mutu layanan prima adalah hal mutlak. Sistem antrean online ini juga kami tekankan untuk dioptimalkan dalam menyongsong transformasi mutu layanan. Kami mohon dukungannya agar transformasi mutu layanan yang menjadi fokus utama dalam peningkatan pelayanan peserta, dengan berbagai indikator salah satunya adalah digitalisasi layanan di seluruh fasilitas kesehatan dengan mengimplementasikan antrean online yang terkoneksi dengan Aplikasi Mobile JKN,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu usai memberikan apresiasi kepada FKTP paling berkomitmen dalam pemanfaatan antrean online terkoneksi Aplikasi Mobile JKN, Selasa (21/03).

Dia menjelaskan, BPJS Kesehatan bersama FKTP telah melakukan upaya transformasi digital dalam mengupayakan peningkatan kualitas layanan tersebut. Adapun manfaat adanya Aplikasi Mobile JKN bagi peserta JKN antara lain peserta mendapatkan kemudahan dan kenyamanan dalam mengakses layanan kesehatan.

Peserta dapat mengambil dan memantau antrean online dari rumah tanpa harus menunggu lama di fasilitas kesehatan. Selain itu juga, peserta dapat berkomunikasi dengan dokter di FKTP tempat peserta terdaftar melalui menu konsultasi pada Aplikasi Mobile JKN, serta memberikan kesempatan peserta untuk memberikan penilaian dan umpan balik kepada dokter setelah melakukan kontak online.

“Bagi fasilitas kesehatan, antrean online dapat mengurai antrean sehingga bisa mengurangi sisi emosi psikologis petugas di fasilitas kesehatan yang melayani peserta. Selain itu juga memberikan kemudahan berkomunikasi dan melakukan edukasi kesehatan kepada masing-masing peserta melalui menu konsultasi serta memperoleh informasi umpan balik yang diberikan oleh peserta terhadap layanan kontak online yang telah dilakukan,” ujarnya.

Adapun FKTP yang mendapatkan penghargaan paling berkomitmen dalam pemanfaatan antrean online terkoneksi Aplikasi Mobile JKN dengan pendaftaran pelayanan terbanyak menggunakan antrean online. Untuk kategori Puskesmas, penghargaan tersebut diraih oleh Puskesmas Limpung, Puskesmas Bendan dan Puskesmas Doro2. Sementara pada kategori klinik pratama, penghargaan diraih oleh Klinik Pratama QIM, Klinik Pratama Molek dan Klinik Pratama PMI Kab. Pekalongan.
Selanjutnya pada kategori Dokter Praktek Perorangan (DPP), penghargaan tersebut diraih oleh dr. Nurkholis, dr. Sewoyo Hadi, dan dr. Moh Hasyim Purwadi. Dan untuk kategori Dokter Gigi Praktek Perorangan (DRG) diraih oleh drg. Eltanin Kumala Dewi, drg. Tri Rahayu Ningsih, drg Gunarti.
Dia berharap, sinergi antara BPJS Kesehatan dengan FKTP terus ditingkatkan. Pihaknya mendukung dinas kesehatan yang terus berupaya mendorong fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkualitas.

“Semoga tidak ada lagi antrean yang mengular. Yang ada adalah kepastian layanan bagi peserta, serta waktu tunggu terstandar peserta akan dilayani kapan. Oleh karena itu harus dilakukan transformasi digital dengan antrean online,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Didiet Wisnuhardanto dalam sambutannya juga mengadvokasi kepada seluruh FKTP agar melaksanakan transformasi mutu layanan. Pihaknya berharap, seluruh fasilitas kesehatan berkomitmen melaksanakan transformasi mutu layanan salah satunya digitalisasi layanan. Termasuk optimalisasi pemanfaatan antrean online di fasiltas kesehatan ini.

“Antrean online harus terkoneksi dengan Aplikasi Mobile JKN, karena saya masih menemukan beberapa keluhan peserta yang masih susah dalam mengakses rujukan online. Ternyata masih ada beberapa kendala di fasilitas yang masih belum terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN dan juga masih ada kendala di beberapa rumah sakit,” ungkapnya.

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
KEDUNGWUNI – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, mendesak pemerintah daerah segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 tentang...
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB, Hj. Hindun, mengajak generasi muda agar tidak minder menjadi santri. Menurutnya, pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter,...
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan gratifikasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, tidak ada toleransi...
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
SRAGI – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menemukan sejumlah barang inventaris yang tidak berada di tempatnya saat melakukan pemeriksaan di Puskesmas Sragi 2, Senin (19/10/2026). Pemeriksaan ini dilakukan...
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
KABUPATEN TANGERANG — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 mencatat potensi transaksi sebesar USD 22,94 miliar atau 31,1 persen di atas target USD 17,5 miliar. Menteri Perdagangan Budi Santoso menutup pameran...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen