Advertise

KABAR RASIKA

BAPERA Gelar Bansos dan Berbagi Untuk Sesama

BAPERA Gelar Bansos dan Berbagi Untuk Sesama

BAPERA Gelar Bansos dan Berbagi Untuk Sesama

KAJEN – Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kabupaten Pekalongan memberikan bantuan kepada lansia, penyandang disabilitas. Total ada empat orang yang mendapatkan bantuan berupa sembako, pampers, bantal, kasur lipat dan barang lain yang disesuaikan dengan kebutuhannya. Ketua DPD Bapera Kabupaten Pekalongan, M. Ashraff memimpin langsung kegiatan bhakti sosial ini yang mencakup wilayah di tiga kecamatan.

Bantuan pertama diserahkan kepada Moh. Riski (15 th) dan Moh. Ilyas (11 th), warga Ambokembang Gg. 6 RT.13 RW.06 Kedubgwuni yang merupakan penyandang disabilitas fisik. Moh. Riski mengalami celebral palsy sehingga badannya kurus tubuhnya kecil. Sedangkan adiknya, Moh. Ilyas menderita disabilitas intelektual hiperaktif. Sehingga sering mengumpat berkata kasar, cenderung merusak dan mengganggu lingkungan.

Kemudian tim Bapera Kabupaten Pekalongan menuju lokasi kedua di desa Wiroditan. Penerima bantuan tersebut bernama Wahyudi yang mengalami stroke sejak tahun 2019 mendapatkan bantuan kursi roda, pampers dan kasur lipat. Bantuan ketiga diberikan pada anak balita bernama Arya Zaki Pradana (2th) yang mengalami hidrocepalus. Orang tuanya sudah melalukan perawatan medis berupa operasi di RS Budi Rahayu untuk pemasangan selang. Bantuan berupa stroller bayi, susu dan pampers serta kebutuhan lainnya diberikan secara simbolis oleh Ashraff kepada orang tua Arya.

“Karena keluarga ini butuh biaya untuk kontrol di RS maka Bapera membantu untuk dilakukan perawatan intensif agar dapat meringankan beban keluarga”, terang Ashraff.

Bantuan kursi roda juga diberikan lansia warga Bukur yang mengalami stroke. Selain itu juga suaminya meninggal karena covid-19.

“Bapera mencoba untuk terus membantu siapa saja warga Kabupatem Pekalongan yang membutuhkan. Terutama yang belum tercover oleh Pemerintah Daerah. Sehingga diharapkan bantuan ini dapat meringankan. Selain itu juga bantuan ini semoga terus dapat berlanjut ditahun-tahun berikutnya tanpa batasan waktu”, pungkas Ashraff. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka