Advertise

KABAR RASIKA

RSUD Kajen Targetkan Akreditasi Paripurna

RSUD Kajen Targetkan Akreditasi Paripurna

RSUD Kajen Targetkan Akreditasi Paripurna

KAJEN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kajen Hari ini, Senin (24/10) melaksanakan kegiatan survei akreditasi yang dilaksanakan oleh Tim dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna. Dalam kegiatan tersebut Bupati Fadia Arafiq turut hadir dalam rangka memberikan dukungan atas kegiatan akreditasi yang dilaksanakan.

Bupati dalam sambutannya, menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim surveyor akreditasi dan juga menjelaskan bahwa RSUD Kajen merupakan salah satu rumah sakit daerah di Kabupaten Pekalongan yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, “Rumah sakit swasta memang dikenal memberikan pelayanan yang terbaik untuk pasien. Tetapi selama ini RSUD Kajen juga telah memberikan pelayanan yang sama baiknya dengan rumah sakit swasta. RSUD Kajen tidak kalah,” ujar bupati.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan sangat mendukung RSUD Kajen, “Kami Pemerintah sangat mensupport RSUD Kajen. Saya ingin rumah sakit ini yang memang letaknya ada di Kabupaten Pekalongan benar-benar bisa lebih bagus. Bahkan dapat lebih baik dari pada rumah sakit swasta” tuturnya.

Namun begitu kepada tim surveyor akreditasi, Bupati mengatakan bahwa RSUD Kajen masih memiliki sejumlah kekurangan, akan tetapi ia berjanji untuk terus melakukan pembenahan, “Saya yakin masih ada kekurangan-kekurangan karena anggaran yang terbatas dan kita juga harus selalu sesuai dengan aturan. Semuanya berbasis aturan. Namun, Saya sebagai Bupati dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan tentunya akan mensupport penuh RSUD Kajen ini dan akan melakukan perbaikan apa-apa yang yang belum baik,” kata bupati.

Bupati berharap agar kegiatan akreditasi yang dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar dan RSUD Kajen dapat mencapai paripurna, “Saya berharap agar kita bisa mencapai paripurna dan bisa mendapatkan akreditasi dengan baik. Mudah-mudahan tim kami dari RSUD Kajen selalu mempertahankan kebaikan-kebaikan yang sudah ada dan selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan ,” tandas Bupati Fadia.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Fadia Arafiq juga sempat mengungkapkan bahwa Pemkab Pekalongan berencana untuk melakukan pembangunan RSUD Kajen menjadi lebih bagus pada Tahun 2023 nanti.

Sementara itu, Surveyor Akreditasi Nina Nilawati mengungkapkan bahwa timnya telah melaksanakan kegiatan survei di RSUD Kajen selama 2 hari ini, “Yang pertama secara daring pada tanggal 20 Oktober 2022 yang meliputi dokumen. Memang untuk dokumen sudah oke, apalagi kemarin sudah survei simulasi. Kemudian tanggal 24-25 Oktober 2022 kami juga melakukan penelitian dilapangan pada hari ini dan besok,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut Nina juga membagikan kesannya terhadap RSUD Kajen yang menurutnya terlihat bersih dan telah melaksanakan sesuai dengan strandar. Namun begitu nina mengatakan bahwa pelayanan kepada pasien dan juga peningkatan kenyamanan bagi para pengunjung serta pasien rumah sakit masih dapat ditingkatkan lebih baik lagi.

Direktur RSUD Kajen Imam Prasetyo dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa Bupati dan Pemkab Pekalongan selama ini berkomitmen untuk mendukung RSUD Kajen untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, “Kami dari RSUD Kajen selalu berupaya memberikan pelayanan yang baik, memberikan peningkatan mutu dan sarana dan prasarana yang baik kepada masyarakat. Untuk saat ini dukungan dari Bupati dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan sangat luar biasa sekali bahkan hari ini Bupati dapat hadir untuk memberikan dukungan, kami sangat berterima kasih dan semoga dengan dukungan dari ibu bupati RSUD Kajen dapat mencapai predikat Paripurna atau bintang lima, “ tutur Imam.

Sumber : Prokompim Kab. PKL

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2023-11-10 at 15.23
Petugas PLN Tersengat Listrik, Jatuh dari Ketinggian 6 Meter
WhatsApp Image 2025-09-11 at 08.30
Panik di Pekalongan! Lebih Dari Rp 36 Miliar Ludes Ditarik Nasabah BPR-BKK