Advertise

KABAR RASIKA

Ribuan Pengunjung Padati Resepsi Hari Jadi dan Pembukaan Hybrid Expo Pekan Raya Kajen 2022

Ribuan Pengunjung Padati Resepsi Hari Jadi dan Pembukaan Hybrid Expo Pekan Raya Kajen 2022

Ribuan Pengunjung Padati Resepsi Hari Jadi dan Pembukaan Hybrid Expo Pekan Raya Kajen 2022

Kajen – Malam resepsi Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Ke-400 tahun sekaligus pembukaan Hybrid Expo Pekan Raya Kajen yang diselenggarakan di Halaman Pendopo Bupati Pekalongan pada (25/8) berlangsung meriah dan dipadati ribuan warga.

Kegiatan diawali dengan pertunjukan Polisi Cilik Polres Pekalongan, dilanjutkan dengan pertunjukan dari Juara Umum PKS se-Kabupaten Pekalongan serta penampilan Tari Renggong Manis.

Pesta Kembang Api dan Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Aditiya Sabda Anindita dari Doro, Kabupaten Pekalongan dengan lakon Pandowo Syukur berhasil menarik minat warga masyarakat untuk datang menyaksikan dan memadati halaman Pendopo Bupati dan Alun-alun Kajen. Terlebih lagi Pemkab juga menyediakan ribuan nasi megono, kopi serta camilan palawija rebus gratis untuk seluruh masyarakat.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM dalam sambutannya mengungkapkan bahwa acara kembali digelar menyusul dengan redanya pandemi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan, “Alhamdulillah setelah 2 tahun vakum ditiadakan karena pandemi yang melanda kita dapat kembali menyelenggarakan acara yang meriah seperti ini. Ini semua berkat kerja keras kita bersama-sama sehingga pandemi Covid-19 di daerah kita mulai reda dan membaik,” ujarnya.

Karenanya bupati berharap agar situasi yang kondusif dan aman yang telah tercipta selama ini dapat terus dijaga, “Kita harus tetap taat prokes, karena berbagai acara kami dari Pemkab akan memberikan kelonggaran. Tetapi masyarakat kami himbau harus tetap taat prokes,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa Hybrid Expo Pekan Raya Kajen 2022 akan berlangsung sejak tanggal 25-30 Agustus 2022, “Insya Allah nanti dihari terakhir juga akan ada pertunjukan dari artis ibu kota,” ungkap bupati Fadia.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. HJ. Hindun MH. dalam sambutannya berharap agar Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Ke-400 Tahun dapat dijadikan sebagai saat untuk melakukan introspeksi dan kembali mengulas perjalanan sejarah para pendahulu, “Ini perlu kita lakukan agar hal-hal baik dapat kita teruskan, dan yang tidak baik dapat kita buang. Sambil menggali hal-hal yang lebih baik lagi agar masyarakat kita semuanya sejahtera,” ujarnya.

Hindun mengatakan bahwa antusiasme seluruh masyarakat dalam menyambut dan ikut menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan merupakan suatu gambaran keberhasilan program-program pemerintah dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat seperti kesehatan dan pendidikan, “Ini tentu harus kita teruskan,”tuturnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pekalongan selaku Ketua Panitia HUT Ke-77 Kemerdekaan RI dan Peringatan Hari Jadi Ke-400 Kabupaten Pekalongan Wahyu Koncoro, ST, MM melaporkan bahwa kegiatan malam resepsi merupakan acara puncak dari Rangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Ke-400 Tahun.

“Rangkaian Hari Jadi Ke-400 atau Ke-4 Abad bertema Pekalongan Setara Bangkit Maju Bersama. Dimana kegiatan pada hari ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang sudah ada. Pada tanggal 23 terlaksana ziarah ke Makam Mandurorejo Bupati Pekalongan yang pertama. kemudian dilanjutkan doa bersama antar umat beragama, dan tadi kita sudah melaksanakan Kirab Ageng yang dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-400,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut Wahyu juga menambahkan, bahwa Pemkab Pekalongan juga menggelar berbagai perlombaan dalam rangka memperingai Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Ke-400 Tahun.

Setelah resepsi dan membuka mengikuti acara resepsi, bupati dan tamu undangan yang hadir meninjau stand-stand Hybrid Expo Pekan Raya Kajen di Alun-alun Kajen

Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka