Advertise

KABAR RASIKA

PBB-P2 Pekalongan Baru Tembus 8 Persen, BPKD Gaspol Kejar Target Rp28 Miliar

PBB-P2 Pekalongan Baru Tembus 8 Persen, BPKD Gaspol Kejar Target Rp28 Miliar

PBB-P2 Pekalongan Baru Tembus 8 Persen, BPKD Gaspol Kejar Target Rp28 Miliar

Edy Herijanto, Kepala BPKD Kabupaten Pekalongan, yang akan terus mendorong optimalisasi penerimaan PBB-P2 2026 melalui berbagai strategi percepatan dan kemudahan layanan pembayaran. (Dok. Istimewa)

KAJEN – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pekalongan terus menggenjot penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026. Hingga akhir April, realisasi penerimaan baru mencapai Rp2.429.243.364 atau sekitar 8 persen dari target Rp28 miliar.

Kepala BPKD Kabupaten Pekalongan, Edy Herijanto, menjelaskan capaian tersebut belum optimal karena aktivitas pemungutan di tingkat desa baru mulai berjalan pada April.

“Desa-desa baru aktif melakukan pemungutan pada bulan April, sehingga realisasi sampai akhir bulan tersebut belum maksimal,” ujarnya.

Untuk mempercepat capaian target, BPKD bersama pemerintah daerah menerapkan sejumlah strategi. Salah satunya dengan memberikan pembebasan sanksi administratif atau denda bagi wajib pajak yang memiliki tunggakan sejak 2013 hingga 2025.

Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat agar segera melunasi kewajibannya tanpa terbebani denda, sekaligus meningkatkan kesadaran pajak.

Selain itu, BPKD juga mengidentifikasi sejumlah kendala di lapangan. Di antaranya masih adanya objek tanah yang belum diketahui subjek atau pemiliknya, serta wajib pajak yang belum melakukan pembayaran.

Untuk mengatasi hal tersebut, BPKD melakukan berbagai langkah, mulai dari peningkatan sosialisasi dan literasi perpajakan, pendataan ulang objek pajak, hingga memperluas akses pembayaran.

Saat ini, masyarakat dapat membayar PBB-P2 melalui berbagai kanal, seperti ATM, kantor pos, toko modern, perbankan, hingga platform digital.

“Kami membuka berbagai kanal pembayaran agar masyarakat lebih mudah, mulai dari ATM, kantor pos, toko modern seperti Alfamart dan Indomaret, Bank Jateng, hingga platform digital seperti Tokopedia dan GoPay,” jelasnya.

Meski realisasi awal tahun masih rendah, BPKD mencatat tingkat kepatuhan masyarakat Kabupaten Pekalongan tergolong tinggi. Pada 2025 lalu, capaian PBB-P2 bahkan mencapai 99 persen dari target.

Dengan berbagai strategi yang dijalankan, BPKD optimistis realisasi penerimaan PBB-P2 tahun 2026 akan terus meningkat seiring optimalisasi pemungutan dan kemudahan layanan yang diberikan kepada masyarakat. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-05-05 at 16.07
Tak Ngebut Tapi Terguling! Mobil SPPG di Kesesi Mendadak Terbalik Usai Benturan Misterius
admin-ajax
BOCOR! Kontrak Pendopo Nusantara Rp2,9 Miliar - Tagihan Mandek, Siapa yang Bikin “Kebal Tagihan”?
BONGOL LAGI
Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN
RETRET
Ketua DPRD Pekalongan Ikut Kursus Kepemimpinan di Magelang, Fokus Perkuat Fungsi Pengawasan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-05-05 at 16.07
Tak Ngebut Tapi Terguling! Mobil SPPG di Kesesi Mendadak Terbalik Usai Benturan Misterius
KAJEN — Sebuah mobil SPPG mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di Jalan Raya Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden terjadi secara...
admin-ajax
BOCOR! Kontrak Pendopo Nusantara Rp2,9 Miliar - Tagihan Mandek, Siapa yang Bikin “Kebal Tagihan”?
Sudah tiga kali ditagih dan dipanggil, penyewa tak merespons. BPK beri catatan dan bagian pengawasan mengaku belum terima laporan. PEKALONGAN – Tabir persoalan sewa Pendopo Nusantara (Pendopo Lawas) di...
MUSTADJIRIN
Hardiknas 2026 di Pekalongan: Kekurangan 1.730 Guru, Krisis Tenaga Pendidik Makin Nyata
KAJEN – Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan menghadapi tekanan serius di tahun 2026. Kekurangan tenaga pendidik kian nyata, bahkan disebut berada di ambang “bangkrut” jika tidak segera ditangani...
BONGOL LAGI
Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN
KAJEN – Dugaan praktik percaloan tenaga kerja outsourcing mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial Tanto, warga Desa Kwasen, Kecamatan Kesesi,...
PDIP 2
Instruksi DPP PDIP soal Suara Terbanyak Bikin Panas Internal: Riswadi Buka-bukaan, “Ini Urusan Ruwet”
PEKALONGAN – Instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang beredar di media sosial memantik polemik serius di internal partai hingga ke daerah. Dokumen yang diunggah...
Muat Lebih

POPULER

PDIP 2
Instruksi DPP PDIP soal Suara Terbanyak Bikin Panas Internal: Riswadi Buka-bukaan, “Ini Urusan Ruwet”
BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
IMG-20240823-WA0027
Dukung ketahanan Pangan, Kodim Pekalongan Tanam Padi Varietas Protan