WONOPRINGGO – Hujan deras memicu ambruknya tembok bagian atas kompleks Ruko Gaden Plaza, Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Jumat (16/1/2026) malam. Peristiwa sekitar pukul 19.30 WIB itu merusak enam unit ruko dan melukai dua warga yang sedang berteduh di lokasi.
Reruntuhan tembok jatuh menimpa deretan toko di bawahnya, membuat sebagian bangunan rusak parah. Ruko yang terdampak antara lain Bakso dan Mie Ayam Mbak Anief, Salon Astri, Estetik Stiker, serta tiga unit ruko kosong.
Suasana sempat mencekam karena suara gemuruh terdengar di tengah derasnya hujan. Sejumlah pemilik toko dan warga berlarian menyelamatkan diri saat tembok mulai retak dan runtuh.
Kudung Sulastri (42), pemilik Salon Astri, mengaku sempat mendengar suara berderak dari atas bangunan sekitar pukul 19.15 WIB. Awalnya ia mengira suara tersebut berasal dari hujan, namun belasan menit kemudian tembok benar-benar ambruk.
“Sekitar 19.30 suara makin keras, lalu tembok atas runtuh. Saya langsung lari keluar,” katanya.
Dua warga yang sedang berteduh ikut menjadi korban.
Tahayu (60) asal Kedungwuni mengalami luka lecet di tangan kiri.
Arga Ardiansyah (13), pelajar asal Wonopringgo, mengalami luka lecet di punggung dan kaki kanan.
Selain bangunan, dua sepeda motor—Honda PCX dan Suzuki Smash—yang terparkir di lokasi ikut tertimpa reruntuhan.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, bangunan ruko yang berdiri sejak 2007 diduga sudah mengalami pelapukan struktur. Sejumlah besi penyangga terlihat berkarat sehingga tidak kuat menahan beban saat diguyur hujan lebat.
Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 80 juta.
Hingga malam itu, area sekitar ruko dipasangi garis pembatas untuk mencegah warga mendekat karena masih berpotensi terjadi runtuhan susulan.